Senin, 19 Februari 2018 | 10.33 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Siang Ini Budi Waseso Deklarasi Nyalon Gubernur DKI

Pilkada DKI

Siang Ini Budi Waseso Deklarasi Nyalon Gubernur DKI

Reporter : Rakisa | Minggu, 7 Agustus 2016 - 12:01 WIB

IMG-16514

Kepala BNN Komjen Budi Waseso (Buwas)

Jakarta, kini.co.id – Sejumlah kejutan menjelang tahapan pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 dimulai para kontestan yang ikut berlaga kian bertambah. Salah satunya adalah Kepala BNN, Komisaris Jenderal Pol Budi Waseso.

Lembaga anti narkoba yang tengah menjadi sorotan publik ini, ternyata sang bos anti narkoba Buwas, Minggu (7/8/2016) siang ini pukul 13.00 WIB menurut rencana akan mendeklarasikan secara resmi pencalonan Gubernur DKI.

Lantas siapa dibalik pencalonan mantan Kabareskrim Mabes Polri itu, konon dikabarkan Buwas sudah mengantongi dukungan dari sejumlah parpol. Salah satunya adalah dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Deklarasi pencalonan Buwas sedikit berbeda tidak digelar digedung, namun di lapangan Bulu Tangkis milik warga RW 05 Kelurahan Rawa Bunga, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. Deklarasi itu sekaligus akan dijadikan ajang Buwas untuk bertemu dengan warga sekitar Jatinegara dan para pendukungnya.

Agus Harta, Koordinator Jaringan Budi Waseso (JBW) selaku inisiator deklarasi membenarkan rencana deklarasi tersebut.

“Ya bang Insya Allah nanti jam satu siang kita akan deklarasikan pak Buwas,” ujarnya saat dihubungi.

Menurutnya, deklarasi itu akan dihadiri sejumlah relawan yang mendukung pencalonan Buwas juga berharap pencalonan Buwas akan mendapatkan dukungan sejumlah partai politik yang saat ini sedang mencari figur yang tepat untuk memimpin DKI Jakarta yang mampu menjadi lawan tangguh buat calon incubment Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Rencananya kami akan mendekati sejumlah partai politik,” jelas Agus.

Sejumlah partai seperti PDI Perjuangan, PKS, PKB dan Partai Gerindra akan didekati untuk mendorong Buwas untuk maju DKI-1.

Dengan mengusung tagline “Memimpin Jakarta Dengan Imam, Hati dan Pikiran yang Sehat”, Buwas dinilai sebagai jendral yang layak dan mampu memimpin Jakarta kedepan.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Nazaruddin dan Mekeng Dihadirkan dalam Sidang Setya Novanto Hari Ini
Hukum - Senin, 19 Februari 2018 - 10:26 WIB

Nazaruddin dan Mekeng Dihadirkan dalam Sidang Setya Novanto Hari Ini

Sidang perkara korupsi pengadaan e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto kembali digelar.Agendanya adalah pemeriksaan sejumlah saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut ...
Ini Tanggapan Fadli Zon Soal Video Anies Dihadang Paspampres
Politik - Senin, 19 Februari 2018 - 10:05 WIB

Ini Tanggapan Fadli Zon Soal Video Anies Dihadang Paspampres

Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, menyayangkan insiden pencegahan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) ...
Pegadaian perkenalkan produk syariah ke dibeberapa ponpes
Ekonomi - Sabtu, 17 Februari 2018 - 16:21 WIB

Pegadaian perkenalkan produk syariah ke dibeberapa ponpes

Untuk meningkatkan tingkat literasi masyarakat terhadap produk-produk Industri Jasa Keuangan (IJK), PT Pegadaian (Persero) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Otoritas ...
KPU tetapkan 14 parpol peserta Pemilu 2019
Politik - Sabtu, 17 Februari 2018 - 13:17 WIB

KPU tetapkan 14 parpol peserta Pemilu 2019

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan sebanyak 14 partai politik resmi menjadi peserta pemilu 2019, empat diantaranya merupakan parpol baru.Adapun ...
92 ribu kendaraan diprediksi kembali ke Jakarta melalui GT Cikarut
Peristiwa - Sabtu, 17 Februari 2018 - 13:02 WIB

92 ribu kendaraan diprediksi kembali ke Jakarta melalui GT Cikarut

PT Jasa Marga memprediksikan puncak arus balik libur Imlek terjadi pada Ahad (18/2) besok melalui GT Cikarang Utama menuju Jakarta."Sebanyak ...
KontraS desak Polri selidiki lagi penyebab kematian terduga teroris Jefri
Peristiwa - Sabtu, 17 Februari 2018 - 10:42 WIB

KontraS desak Polri selidiki lagi penyebab kematian terduga teroris Jefri

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mengkritik penjelasan kepolisian mengenai penyebab kematian terduga teroris Muhamad Jefri alias ...