Rabu, 23 Agustus 2017 | 16.53 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Kontraksi, Bisnis Properti Tertekan di 2016

Kontraksi, Bisnis Properti Tertekan di 2016

Senin, 8 Agustus 2016 - 09:12 WIB

IMG-16515

Bisnis properti. Ist

Jakarta, kini.co.id – Maraknya pengembang yang membangun produk propertinya membuat masyarakat berhati-hati dalam membelanjakan uangnya di sektor ini.

Hasilnya, bisnis ini mengalami tekanan selama tahun 2016. Sebab keseimbangan antara pasokan dan permintaan menjadi terganggu.

“Pasar properti di Indonesia mengalami kontraksi dua tahun belakangan ini. Hal tersebut ditandai dengan banyaknya pengembang yang secara masif membangun produk-produk propertinya,” kata Tanto Kurniawan dikutip dari Okezone, Senin (8/8/2016).

Penulis buku ‘Cash Flow is KING’ ini mengatakan kejadian itu tidak bisa dihindari, sehingga sejak akhir 2015 hingga kuartal pertama 2016 bisnis properti di Indonesia mengalami tekanan yang cukup luar biasa.

Selain itu, kontraksi juga terlihat dari laporan keuangan bisnis properti yang tidak mencapai target.

Faktor lain juga adanya pembatasan dari bank untuk beri kredit pada pengembangan dari bisnis properti tersebut.

“Kita lihat juga ekonomi Indonesia beberapa tahun belakangan ini masih terdampak dari krisis ekonomi global,” kata Tanto yang juga menjabat sebagai Komisaris PT Mandiri Mega Jaya, anak usaha dari pengembang Hanson International itu.

-0-

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Ma’ruf Cahyono Buka Forum Tematik Bakohumas dan Sosialisasi HUT MPR RI
Politik - Rabu, 23 Agustus 2017 - 15:14 WIB

Ma’ruf Cahyono Buka Forum Tematik Bakohumas dan Sosialisasi HUT MPR RI

Sekretaris Jenderal MPR RI Ma’ruf Cahyono, membuka secara resmi Forum Tematik Bakohumas dan Sosialisasi Penyelenggaraan Peringatan HUT ke-72 MPR RI ...
Bareskrim Sikat Kelompok ‘Saracen’, Sindikat Penyebar Kebencian di Medsos
Hukum - Rabu, 23 Agustus 2017 - 15:06 WIB

Bareskrim Sikat Kelompok ‘Saracen’, Sindikat Penyebar Kebencian di Medsos

Bareskrim Polri melalui Satuan Tugas (Satgas) Patroli Siber Direktorat Sibernya mengungkap sindikat penyebar ujaran kebencian berkonten SARA yang disebar melalui ...
KPK Ambil Sampel Suara Bekas Sekda Kota Malang
Hukum - Rabu, 23 Agustus 2017 - 14:26 WIB

KPK Ambil Sampel Suara Bekas Sekda Kota Malang

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Cipto Wiyono dalam kasus dugaan korupsi di Kota ...
Akan Jadi Besan Budi Gunawan, Ini Celetukan Buwas
Peristiwa - Rabu, 23 Agustus 2017 - 14:24 WIB

Akan Jadi Besan Budi Gunawan, Ini Celetukan Buwas

Kepala BNN Komisaris Jendral Budi Waseso awal bulan nanti, tepatnya 2 September 2017 akan melangsungkan pernikahan putrinya, Nindya Nur Prasasti ...
Sebut Ada Negara Dalam Negara, DPR Ngotot Revisi UU KPK
Politik - Rabu, 23 Agustus 2017 - 14:18 WIB

Sebut Ada Negara Dalam Negara, DPR Ngotot Revisi UU KPK

Waki Ketua DPR RI Fahri Hamzah meminta pemerintah bersiap untuk menindaklanjuti rekomendasi pansus (KiniNews /Bayu Putra) DPR memastikan akan merevisi ...
Kemendag Kejar Target Ekspor Nasional 5,6 persen
Ekonomi - Rabu, 23 Agustus 2017 - 13:56 WIB

Kemendag Kejar Target Ekspor Nasional 5,6 persen

Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional terus mengupayakan sinergi antar-para pemangku kepentingan ekspor untuk mencapai target pertumbuhan ekspor ...