Senin, 23 Oktober 2017 | 22.27 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Kontraksi, Bisnis Properti Tertekan di 2016

Kontraksi, Bisnis Properti Tertekan di 2016

Senin, 8 Agustus 2016 - 09:12 WIB

IMG-16515

Bisnis properti. Ist

Jakarta, kini.co.id – Maraknya pengembang yang membangun produk propertinya membuat masyarakat berhati-hati dalam membelanjakan uangnya di sektor ini.

Hasilnya, bisnis ini mengalami tekanan selama tahun 2016. Sebab keseimbangan antara pasokan dan permintaan menjadi terganggu.

“Pasar properti di Indonesia mengalami kontraksi dua tahun belakangan ini. Hal tersebut ditandai dengan banyaknya pengembang yang secara masif membangun produk-produk propertinya,” kata Tanto Kurniawan dikutip dari Okezone, Senin (8/8/2016).

Penulis buku ‘Cash Flow is KING’ ini mengatakan kejadian itu tidak bisa dihindari, sehingga sejak akhir 2015 hingga kuartal pertama 2016 bisnis properti di Indonesia mengalami tekanan yang cukup luar biasa.

Selain itu, kontraksi juga terlihat dari laporan keuangan bisnis properti yang tidak mencapai target.

Faktor lain juga adanya pembatasan dari bank untuk beri kredit pada pengembangan dari bisnis properti tersebut.

“Kita lihat juga ekonomi Indonesia beberapa tahun belakangan ini masih terdampak dari krisis ekonomi global,” kata Tanto yang juga menjabat sebagai Komisaris PT Mandiri Mega Jaya, anak usaha dari pengembang Hanson International itu.

-0-

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Hormati Bawas MA Soal Akan Periksa Hakim yang menangkan Novanto
Hukum - Senin, 23 Oktober 2017 - 19:46 WIB

KPK Hormati Bawas MA Soal Akan Periksa Hakim yang menangkan Novanto

Badan Pengawas Mahkamah Agung (Bawas MA) akan segera memeriksa hakim yang menangani praperadilan Ketua DPR Setya Novanto, Cepi Iskandar.Juru Bicara ...
Ini alasan Fraksi Nasdem setuju Perppu Ormas jadi UU
Politik - Senin, 23 Oktober 2017 - 18:05 WIB

Ini alasan Fraksi Nasdem setuju Perppu Ormas jadi UU

Fraksi Partai NasDem menyatakan setuju Perppu Ormas disahkan menjadi undang-undang.

“RUU penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 2 Tahun 2017 tentang ...
Fraksi PAN komitmen tetap tolak Perppu ormas
Politik - Senin, 23 Oktober 2017 - 16:59 WIB

Fraksi PAN komitmen tetap tolak Perppu ormas

Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) mengatakan sampai saat ini tidak ada kondisi apapun yang mengatakan kebutuhan mendesak terbantah dengan UU ...
Tujuh fraksi mendukung, tiga menolak Perppu ormas
Politik - Senin, 23 Oktober 2017 - 16:46 WIB

Tujuh fraksi mendukung, tiga menolak Perppu ormas

Sebanyak tujuh fraksi atau mayoritas yang ada di Komisi II DPR menyepakati peraturan pemerintan pengganti undang-undang (Perppu) tentang organisasi kemasyarakatan ...
Mantan Dirut PNRI Nangis di Sidang Andi Narogong
Hukum - Senin, 23 Oktober 2017 - 15:50 WIB

Mantan Dirut PNRI Nangis di Sidang Andi Narogong

Mantan Direktur Utama PNRI, Isnu Edhi Wijaya menangis di sidang lanjutan perkara e-KTP (Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik).Awalnya, Ia mengaku ...
Luhut: Kereta cepat Jakarta – Bandung akan tembus langsung Bandara Kertajati
Ekonomi - Senin, 23 Oktober 2017 - 15:24 WIB

Luhut: Kereta cepat Jakarta – Bandung akan tembus langsung Bandara Kertajati

Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung dimungkinan terkoneksi langsung ke Bandara Antarbangsa Kertajati, di Majalengka, ...