Selasa, 24 April 2018 | 14.07 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Testimoni Fredy Budiman, BNN Garap Mantan Kalapas Nusakambangan

Testimoni Fredy Budiman, BNN Garap Mantan Kalapas Nusakambangan

Senin, 8 Agustus 2016 - 12:00 WIB

IMG-16519

Ist

Jakarta, kini.co.id – Menindaklanjuti validitas testimoni gembong narkoba yang telah dihukum mati Ferddy Budimaa, penyidik Badan Narkotika Nasional (BNN) akan memeriska mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Liberty Sitinjak.

Sebelumnya Sitinjak mengatakan bahwa ada oknum BNN yang meminta CCTV di sel Freddy untuk dicopot. Pengakuan tersebut membuat BNN dan Menkumham melakukan investigasi.

“Betul, Mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Sitinjak, akan diperiksa oleh penyidik Badan Narkotika Nasional,” ujar Kadiv Humas BNN, Slamet Pribadi, Senin (8/8/2016).

Manurut Slamet, Sitinjak akan diperiksa terkait dugaan keterlibatan petugas BNN dalam peredaran narkotika yang dilakukan terpidana mati, Freddy Budiman.

Koordinator Kontras, Haris Azhar sebelumnya mengungkapkan sejumlah hal yang pernah diceritakan Freddy Budiman.

Salah satu hal yang diceritakan terpidana mati kasus narkotika yang sudah dieksekusi itu adalah soal keterlibatan oknum aparat keamanan, baik kepolisian, TNI, maupun BNN dalam jaringan narkoba yang dijalaninya.

Selain itu, Haris juga mengungkapkan, soal dugaan oknum BNN yang meminta agar kamera pengawas atau CCTV di sel Freddy di Lapas Batu, Nusakambangan dicopot. Hal itu berdasarkan cerita Kalapas Batu, Liberty Sitinjak.

‎Sitinjak pernah bercerita beberapa kali diminta pejabat BNN yang sering berkunjung ke Nusakambangan. Dia meminta agar mencabut dua kamera yang mengawasi ‎Freddy Budiman tersebut.

“‎Saya menganggap ini aneh, hingga muncul pertanyaan, kenapa pihak BNNberkeberatan adanya kamera yang mengawasi Freddy Budiman? Bukankah status Freddy Budiman sebagai penjahat kelas “kakap” justru harus diawasi secara ketat? Pertanyaan saya ini terjawab oleh cerita dan kesaksian Freddy Budiman s‎endiri,” ujar Haris belum lama ini.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...