Sabtu, 24 Juni 2017 | 05.25 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Testimoni Fredy Budiman, BNN Garap Mantan Kalapas Nusakambangan

Testimoni Fredy Budiman, BNN Garap Mantan Kalapas Nusakambangan

Senin, 8 Agustus 2016 - 12:00 WIB

IMG-16519

Ist

Jakarta, kini.co.id – Menindaklanjuti validitas testimoni gembong narkoba yang telah dihukum mati Ferddy Budimaa, penyidik Badan Narkotika Nasional (BNN) akan memeriska mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Liberty Sitinjak.

Sebelumnya Sitinjak mengatakan bahwa ada oknum BNN yang meminta CCTV di sel Freddy untuk dicopot. Pengakuan tersebut membuat BNN dan Menkumham melakukan investigasi.

“Betul, Mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Sitinjak, akan diperiksa oleh penyidik Badan Narkotika Nasional,” ujar Kadiv Humas BNN, Slamet Pribadi, Senin (8/8/2016).

Manurut Slamet, Sitinjak akan diperiksa terkait dugaan keterlibatan petugas BNN dalam peredaran narkotika yang dilakukan terpidana mati, Freddy Budiman.

Koordinator Kontras, Haris Azhar sebelumnya mengungkapkan sejumlah hal yang pernah diceritakan Freddy Budiman.

Salah satu hal yang diceritakan terpidana mati kasus narkotika yang sudah dieksekusi itu adalah soal keterlibatan oknum aparat keamanan, baik kepolisian, TNI, maupun BNN dalam jaringan narkoba yang dijalaninya.

Selain itu, Haris juga mengungkapkan, soal dugaan oknum BNN yang meminta agar kamera pengawas atau CCTV di sel Freddy di Lapas Batu, Nusakambangan dicopot. Hal itu berdasarkan cerita Kalapas Batu, Liberty Sitinjak.

‎Sitinjak pernah bercerita beberapa kali diminta pejabat BNN yang sering berkunjung ke Nusakambangan. Dia meminta agar mencabut dua kamera yang mengawasi ‎Freddy Budiman tersebut.

“‎Saya menganggap ini aneh, hingga muncul pertanyaan, kenapa pihak BNNberkeberatan adanya kamera yang mengawasi Freddy Budiman? Bukankah status Freddy Budiman sebagai penjahat kelas “kakap” justru harus diawasi secara ketat? Pertanyaan saya ini terjawab oleh cerita dan kesaksian Freddy Budiman s‎endiri,” ujar Haris belum lama ini.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Gagal Diakusisi, Seluruh Gerai 7-Eleven Resmi Tutup
Ekonomi - Sabtu, 24 Juni 2017 - 04:43 WIB

Gagal Diakusisi, Seluruh Gerai 7-Eleven Resmi Tutup

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) memastikan tidak mengakuisisi semua gerai 7-eleven (sevel) yang dimiliki oleh PT Modern Sevel Indonesia, ...
Harry Tanoe Tersangka, Ini Kalimat SMS yang Dikirimkan ke Jaksa
Hukum - Jumat, 23 Juni 2017 - 21:42 WIB

Harry Tanoe Tersangka, Ini Kalimat SMS yang Dikirimkan ke Jaksa

CEO MNC Group, Hary Tanoesoedibjo resmi ditetapkan sebagai tersangka lantaran SMS yang dikirimkan kepada jaksa Yulianto diduga mengandung unsur ancaman. ...
Dari Rakyat Indonesia untuk Palestina
Politik - Jumat, 23 Juni 2017 - 20:41 WIB

Dari Rakyat Indonesia untuk Palestina

Ribuan massa dari Voice of Palestine, Garda Suci Merah Putih dan Solidaritas Muslimin Indonesia untuk Al-Quds mendatangi Kedutaan Besar Amerika ...
Jalanan Jakarta Mulai Lengang
Nasional - Jumat, 23 Juni 2017 - 17:18 WIB

Jalanan Jakarta Mulai Lengang

Ibukota Jakarta tak lagi sesumpek biasanya. Setiap tahun menjelang Lebaran, puluhan bahkan ratusan ribu orang pergi menuju kampung halaman untuk berkumpul ...
Wakapolri: Ramadhan Angka Kriminalitas Menurun
Nasional - Jumat, 23 Juni 2017 - 16:36 WIB

Wakapolri: Ramadhan Angka Kriminalitas Menurun

Polisi menyebutkan selama Ramadhan, angka kriminalitas cukup mengalami penurunan hingga antara 20 sampai 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Termasuk arus ...
Melalui Twitter, Presiden Jokowi Ucapkan Selamat Mudik
Peristiwa - Jumat, 23 Juni 2017 - 10:56 WIB

Melalui Twitter, Presiden Jokowi Ucapkan Selamat Mudik

Presiden Jokowi yang direncakan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah di Jakarta turut mengucapkan selamat mudik kepada masyarakat ...