Rabu, 13 Desember 2017 | 06.52 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Nyangkut Kasus Suap Gatot, DPW PAN Sumut Akan Beri Bantuan Hukum Anggotanya

Nyangkut Kasus Suap Gatot, DPW PAN Sumut Akan Beri Bantuan Hukum Anggotanya

Senin, 8 Agustus 2016 - 13:44 WIB

IMG-16527

Ist

Medan, kini.co.id – Kasus suap mantan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Gatot Pujonugroho terus bergulir dan menyeret satu per pastu politisi di lingkungan DPRD Sumut.

Tak terkecuali 2 anggota Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hussein dan Parluhutan Siregar yang kini sedang ditahan KPK.

Dalam hal ini, DPW PAN Sumut mengaku akan segera menjenguk kedua anggotanya tersebut untuk menguatkan secara mental.

“Kami tentu terkejut dan prihatin, kami akan jenguk untuk menguatkan beliau,” ujar DPW PAN Sumut Yahdi Khoir Harahap, Senin (8/8/2016).

Menurut Yahdi, pihaknya juga akan memberikan bantuan hukum apabila dibutuhkan oleh kedua kader yang kini masih berstatus anggota DPRD Sumut tersebut.

“Kita masih menunggu keputusan DPP PAN sebelum mengambil langkah,” katanya.

Sebelumnya, Zulkifli Husien dan Parluhutan Siregar bersama lima anggota DPRD Sumut lainnya yang juga berstatus tersangka, yakni Muhammad Affan (PDIP), Zulkifli Effendi Siregar (Hanura), Guntur Manurung (Demokrat), Bustami HS (PPP) dan Budiman Nadapdap (PDIP) ditahan KPK setelah menjalani pemeriksaan kedua di Gedung KPK Jalan HR. Rasuna Said, Jakarta Selatan pada Jumat lalu.

Ketujuhnya diduga menerima hadiah atau janji dari Gatot Pujo Nugroho saat masih sebagai Gubernur Sumut terkait pengesahan sejumlah APBD dan LKPJ Sumut serta pembatalan hak interpelasi.

Tersangka Muhammad Affan, Guntur Manurung dan Parluhutan Siregar ditahan di Rumah Tahanan Polres Metro Jakarta Pusat, sedangkan Bustami HS, Budiman Nadapdap dan Zulkifli Effendi Siregar ditahan di Rumah Tahanan Negara Klas I Salemba, Jakarta Pusat. Sementara itu, Zulkifli Husein ditahan di Rumah Tahanan Polres Metro Jakarta Timur.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 01:11 WIB

KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pencegahan terhadap dua pengusaha dari PT Sumber Swarna, Joe Fandy Yoesman dan Ali Tonang bepergian ...
Seminar ‘Jejak pelacur arab  dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi
Pendidikan - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:54 WIB

Seminar ‘Jejak pelacur arab dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi

Penyelenggaraan seminar bertajuk "Jejak Pelacur Arab dalam Seni Baca Al Qur'an" yang digelar UIN Sumatera Utara, Senin (11/12) disesalkan ...
Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi
Peristiwa - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:31 WIB

Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi

Mabes Polri merilis identitas 19 terduga teroris yang ditangkap pada rentang waktu 9-11 Desember 2017.Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo ...
JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 21:54 WIB

JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga

Politisi senior Partai Golkar, Jusuf Kalla, menilai Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto akan sulit mengalahkan Airlangga Hartarto dalam pemilihan ...
Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:55 WIB

Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi

Wabah penyakit difteri saat ini tangah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya ada 23 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa ...
Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:51 WIB

Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram

Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo mengaku kecewa dengan kinerja yang ditunjukan oleh PT Pertamina (Persero) atas kelangkaan Liquefied Petroleum ...