Selasa, 26 September 2017 | 01.44 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Ketua DPR Sayangkan Sikap Polisi Anarkis Pukul Penjaga Warnet di Medan

Ketua DPR Sayangkan Sikap Polisi Anarkis Pukul Penjaga Warnet di Medan

Senin, 8 Agustus 2016 - 14:36 WIB

IMG-16529

Polisi tertangkap kamera CCTV memukul penjaga warnet. Ist

Jakarta, kini.co.id – Ketua DPR RI Ade Komarudin menyayangkan sikap seorang aparat kepolisian yang memukul penjaga warnet di Medan beberapa waktu lalu.

Menurut pria yang akrab disapa Akom ini, aksi pemukulan oleh anggota polisi tersebut tidak boleh dibenarkan. Seyogyanya mengatasi masalah harus dengan cara dialog bukan anarkisme.

“Kita harus lihat perkaranya secara utuh, ya. Polisinya kan sebenarnya mau bersihkan warnet dari anak sekolah yang bolos. Tapi memang tindakan pemukulan terhadap penjaga warnet tersebut tidak boleh dibenarkan.

Sebaiknya kedua belah pihak berdialog untuk mencari jalan damai. Kita tidak setuju anak anak dibiarkan main di warnet pada jam sekolah, dan kita juga tidak suka polisi yang menindak dengan kekerasan,” ujar Akom kepada wartawan, Senin (8/8/2016).

Mengatasi kenakalan anak sekolahan tersebut kata Akom menjadi peran ketua RT setempat dan orang tua untuk memberikan disiplin yang benar terhadap anak dan pelaku usaha warnet di lingkungan RT-nya.

Lanjut Akom, Ketua RT harus berkoordinasi dengan orangtua setempat untuk menyatakan keberatan warnet dibuka untuk anak-anak sekolah di jam-jam sekolah.

“Pengaturan seperti itu tidak harus selalu formal. Tapi dengan membangun komunikasi antara warga dengan para pemilik warnet. Kalau tidak diindahkan baru bisa koordinasi dengan pihak keamanan dan pemberi izin usaha,” jelasnya.

Sementara itu Akom meminta fenomena warnet yang menjamur sebagai game centre (pusat bermain game online) harus pula diatur agar fasilitas internet digunakan untuk tujuan komunikasi dan edukasi yang lebih baik.

“Untuk kepala kepala daerah yang mengurusi wilayah perkotaan, saya menghimbau dibuatkan program-program edukasi yang menarik minat anak dan remaja yang menggunakan internet. Jadi warnet tidak melulu buat main. Sekali sekali boleh, kalau ketagihan itu yang tidak baik,” tandasnya.

Kemudian Akom juga mengingatkan para kepala kepolisian di daerah untuk mengedukasi anak buahnya agar menjadi lebih humanis. Pendekatan penertiban masyarakat harus bernuansa pendispilinan ketimbang penghukuman.

“Coba kalau apel pagi itu anak anak buah diingatkan. Bahwa polisi adalah bagian dari masyarakat sipil yang bertugas menjaga keteriban dan kemanan bersama. Jadi, pendekatannya mendisiplinkan, menggugah kesadaran, bukan menghukum,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Gerakan Indonesia shalat subuh berjamaah kembali dideklarasikan di At Tin – TMII
Peristiwa - Selasa, 26 September 2017 - 01:37 WIB

Gerakan Indonesia shalat subuh berjamaah kembali dideklarasikan di At Tin – TMII

Setelah dicetuskan pada Milad Front Pembela Islam (FPI) ke-19 di Stadion Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara pada Sabtu (19/8) ...
Bawa 119 bal ganja, pengemudi pikap diamankan Polisi
Peristiwa - Selasa, 26 September 2017 - 00:34 WIB

Bawa 119 bal ganja, pengemudi pikap diamankan Polisi

Ditlantas Polda Metro Jaya mengamankan satu mobil truk pikap yang mencurigakan di Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Senin (25/9) malam. ...
Lulusan sarjana diharapkan mampu membudayakan etika akademik
Pendidikan - Selasa, 26 September 2017 - 00:06 WIB

Lulusan sarjana diharapkan mampu membudayakan etika akademik

Wakil Gubernur Sumatera Utara, Nurhajizah Marpaung berpesan setelah selesai menimba ilmu di perguruan tinggi, keinginan para mahasiswa dan orang tua ...
Polri pesan 5000 senjata non serbu dari Pindad
Peristiwa - Senin, 25 September 2017 - 23:31 WIB

Polri pesan 5000 senjata non serbu dari Pindad

Mabes Polri menyatakan bahwa pembelian senjata untuk mempersenjatai anggota Polri adalah dari PT Pindan dengan jumlah pesanan sebanyak 5.000 pucuk ...
Kebijakan infrastruktur pemerintah sudah di arah yang tepat
Ekonomi - Senin, 25 September 2017 - 23:16 WIB

Kebijakan infrastruktur pemerintah sudah di arah yang tepat

CEO dan Komisaris Crown Group, Iwan Sunito memberikan pandangannya terkait pembangunan infrastruktur yang saat ini sedang dilaksanakan oleh Pemerintah ...
IKM perlu manfaatkan platform digital
Ekonomi - Senin, 25 September 2017 - 22:31 WIB

IKM perlu manfaatkan platform digital

Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi digital karena dari jumlah penduduk sebesar 250 juta lebih jiwa, sekitar 93,4 juta ...