Senin, 24 April 2017 | 12.28 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>WNI Diculik Lagi, Indonesia Harus Buktikan Kedaulatannya

WNI Diculik Lagi, Indonesia Harus Buktikan Kedaulatannya

Selasa, 9 Agustus 2016 - 14:12 WIB

IMG-16561

Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid. (Kininews/Ist)

Jakarta, kini.co.id – Seorang warga negara Indonesia kembali menjadi korban penculikan di wilayah Kinabatangan, Sabah, Malaysia, berdekatan dengan wilayah perbatasan Laut Filipina pada Rabu (3/8/2016) lalu.

WNI yang diculik itu bernama Herman bin Manggak. Ia adalah kapten kapal nelayan penangkap udang Malaysia.

Menanggapi hal tersebut, Wakil ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid mengatakan, penyandraan WNI yang bertubi-tubi tersebut menantang negara untuk membuktikan kedaulatannya.

“Ya menurut saya itu adalah menantang negara untuk membuktikan kedaulatannya. Karena Indonesia sebagai negara berdaulat harus melindungi seluruh negara bangsa Indonesia,” ujar Hidayat kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (9/8).

“Dan tentu kita tidak bisa merengek-rengek apapun untuk tidak lakukan tindakan ke Indonesia,” tambahnya.

Lanjut Hidayat, apabila negara Indonesia benar-benar berdaulat dengan melindungi rakyatnya secara intens maka negara lain akan menghormati secara sungguh-sungguh.

Wakil Ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini meminta pemerintah supaya menuntut pemerintah Filipina untuk membantu membebaskan WNI tersebut.

“Masa udah sebulan lebih disandera dan engga juga bebas-bebas lantas dimana kedaulatan bangsa Indonesia. Harus dilakukan diplomasi yang efektif dan maksimal untuk bebaskan warga Indonesia termasuk sendera,” jelasnya.

Akan tetapi kata Hidayat, secara prinsip pihaknya mendesak peran Indonesia untuk membebaskan WNI dari penculikan apapun. Ia menambahkan, Indonesia tidak bole dari teror untuk membayar tebusan dan permintaan lainnya.

“Menurut saya jangan bayar tebusan ini karena kalau tebusan ini dibayar itu juga akan alasan orang untuk menculik dalam kondisi apapun dan itu tidak boleh. Apalagi Indonesia lagi kesulitan keuangan dan APBN dipangkas aja. Masa dikasih ke para penculik sehingga diperlukan lobi yang efektif dengan pemerintah Filipina,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:42 WIB

Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

Unit Lakalantas Polres Bogor Kabupaten, mengkonfirmasi data nama-nama korban meninggal dunia dan luka berat dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di ...
Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:22 WIB

Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas

Kecelakaan maut yang melibatkan 12 kendaaran terjadi di Jl Raya Puncak, tepatnya di tanjakan Selarong, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu ...
Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:41 WIB

Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing

Kuping dan hidung milik Abraham Lunggana alias Haji Lulung terselamatkan. Karena tidak jadi dipotong, pasalnya Basuki Purnama alias Ahok terbukti ...
KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:02 WIB

KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan

Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan KPK perlu melakukan penyelidikan sendiri ...
Menolak Forum Khilafah Internasional
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:18 WIB

Menolak Forum Khilafah Internasional

Rencana Forum Khilafah Internasional yang akan diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Minggu (23/4) besok mendapatakan penolakan dari salah satu ...
Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:01 WIB

Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin menyatakan persoalan kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bukan ...