Senin, 23 April 2018 | 03.20 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Ketahuan Bawa Mobil, Siswa Ini Dipecat

Ketahuan Bawa Mobil, Siswa Ini Dipecat

Jumat, 12 Agustus 2016 - 11:30 WIB

IMG-16620

Ilustrasi

Purwakarta, kini.co.id – Larangan membawa kendaraan bagi siswa ke sekolah tampaknya diterapkan dengan tegas oleh Pemkab Purwakarta. Pasalnya, salahseorang siswa di SMAN 3 Purwakarta dipecat gara-gara ketahuan membawa mobil ke sekolah.

Siswa kelas 2 yang berinisial An itu ketahuan meski telah memarkirkan mobilnya jauh dari sekolah yakni di sekitar Pasar Senen.

“Memang anaknya ini agak bandel. Pernah kita berita teguran tapi ternyata mengulanginya lagi. Akhirnya kita panggil orang tuanya dan An resmi kita keluarkan kemarin,” tegas Emma saat ditemui di SMAN 3 Purwakarta, Jumat (12/8/2016).

Menurut Emma, anak itu sengaja diberi mobil oleh orangtuanya dengan alasan rumah jauh dan tidak ada yang mengantar ke sekolah. An juga dikenal berasal dari keluarga berada sehingga orangtuanya pun memberi anaknya kendaraan.

Emma mengaku semenjak Pemkab Purwakarta kembali menegaskan Perbup No 46 tahun 2014 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tawuran dan Pengunaan Kendaraan Bermotor Bagi Peserta Didik dan Perbup No 69 tahun 2015 tentang Pendidikan Berkarekter melalui Surat Edaran No 024/1737/Disdikpora perihal Larangan dan Sanksi Mengendarai Kendaraan Bermotor Bagi Siswa di Kabupaten Purwakarta, banyak masyrakat yang mulai aktif melaporkan jika ada siswa yang membawa kendaraan ke sekolah.

Sementara, Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi mengatakan, sebagai solusi pihaknya masih mau menerima An sebagai siswa di Kabupaten Purwakarta. Namun An harus bersekolah di sekitaran rumahnya yang berada di Bungursari.

“Tidak ada kata spesial bagi para siswa yang bersekolah di Kabupaten Purwakarta. Siapa pun orang tua dari anak tersebut dia akan tetap memberlakukan hukuman berupa tidak naik kelas atau dikeluarkan dari sekolah jika terbukti membawa kendaraan,” katanya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...