Senin, 24 April 2017 | 12.29 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Ketahuan Bawa Mobil, Siswa Ini Dipecat

Ketahuan Bawa Mobil, Siswa Ini Dipecat

Jumat, 12 Agustus 2016 - 11:30 WIB

IMG-16620

Ilustrasi

Purwakarta, kini.co.id – Larangan membawa kendaraan bagi siswa ke sekolah tampaknya diterapkan dengan tegas oleh Pemkab Purwakarta. Pasalnya, salahseorang siswa di SMAN 3 Purwakarta dipecat gara-gara ketahuan membawa mobil ke sekolah.

Siswa kelas 2 yang berinisial An itu ketahuan meski telah memarkirkan mobilnya jauh dari sekolah yakni di sekitar Pasar Senen.

“Memang anaknya ini agak bandel. Pernah kita berita teguran tapi ternyata mengulanginya lagi. Akhirnya kita panggil orang tuanya dan An resmi kita keluarkan kemarin,” tegas Emma saat ditemui di SMAN 3 Purwakarta, Jumat (12/8/2016).

Menurut Emma, anak itu sengaja diberi mobil oleh orangtuanya dengan alasan rumah jauh dan tidak ada yang mengantar ke sekolah. An juga dikenal berasal dari keluarga berada sehingga orangtuanya pun memberi anaknya kendaraan.

Emma mengaku semenjak Pemkab Purwakarta kembali menegaskan Perbup No 46 tahun 2014 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tawuran dan Pengunaan Kendaraan Bermotor Bagi Peserta Didik dan Perbup No 69 tahun 2015 tentang Pendidikan Berkarekter melalui Surat Edaran No 024/1737/Disdikpora perihal Larangan dan Sanksi Mengendarai Kendaraan Bermotor Bagi Siswa di Kabupaten Purwakarta, banyak masyrakat yang mulai aktif melaporkan jika ada siswa yang membawa kendaraan ke sekolah.

Sementara, Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi mengatakan, sebagai solusi pihaknya masih mau menerima An sebagai siswa di Kabupaten Purwakarta. Namun An harus bersekolah di sekitaran rumahnya yang berada di Bungursari.

“Tidak ada kata spesial bagi para siswa yang bersekolah di Kabupaten Purwakarta. Siapa pun orang tua dari anak tersebut dia akan tetap memberlakukan hukuman berupa tidak naik kelas atau dikeluarkan dari sekolah jika terbukti membawa kendaraan,” katanya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:42 WIB

Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

Unit Lakalantas Polres Bogor Kabupaten, mengkonfirmasi data nama-nama korban meninggal dunia dan luka berat dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di ...
Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:22 WIB

Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas

Kecelakaan maut yang melibatkan 12 kendaaran terjadi di Jl Raya Puncak, tepatnya di tanjakan Selarong, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu ...
Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:41 WIB

Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing

Kuping dan hidung milik Abraham Lunggana alias Haji Lulung terselamatkan. Karena tidak jadi dipotong, pasalnya Basuki Purnama alias Ahok terbukti ...
KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:02 WIB

KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan

Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan KPK perlu melakukan penyelidikan sendiri ...
Menolak Forum Khilafah Internasional
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:18 WIB

Menolak Forum Khilafah Internasional

Rencana Forum Khilafah Internasional yang akan diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Minggu (23/4) besok mendapatakan penolakan dari salah satu ...
Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:01 WIB

Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin menyatakan persoalan kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bukan ...