Selasa, 24 Januari 2017 | 06.04 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>KPK Garap 3 Saksi Kasus Dugaan Korupsi IPDN Sumbar

KPK Garap 3 Saksi Kasus Dugaan Korupsi IPDN Sumbar

Senin, 15 Agustus 2016 - 12:14 WIB

IMG-16652

Ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Mendalami kasus dugaan korupsi pembangunan gedung kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Kabupaten Agam, Sumatera Barat tahun 2011, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa tiga orang saksi pada Senin (15/8).

Pelaksana Harian Kabiro Humas KPK, Yuyuk Andriati mengatakan, ketiga saksi tersebut diperiksa untuk tersangka Dudy Jocom, ‎Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Sekretariat Jenderal Kementerian Dalam Negeri.

Lanjut Yuyuk, ketiga saksi tersebut yakni dua orang staf PT Hutama Karya, Widi Sadmoko dan Andri Budi Setyawan, serta seorang swasta bernama Dwiyanto Sulistyo Budi. “Mereka jadi saksi untuk tersangka DJ,” ujar Yuyuk di gedung KPK.

Dalam kasus ini KPK telah memeriksa puluhan saksi. Bahkan KPK pernah memeriksa 42 saksi di Kampus IPDN, Sumbar secara maraton pada 17 Maret-23 Maret 2016. Pemeriksaan 42 saksi di Sumbar itu dilakukan KPK sebagai langkah efektifitas dan efisiensi. Sebab, semua saksi tinggal di Sumbar, sehingga akan memakan waktu dan tenaga jika semuanya dipanggil ke Jakarta.

Seperti diketahui, dalam kasus dugaan korupsi pembanguanan gedung kampus IPDN di Kabupaten Agam, Sumatera Barat tahun 2011 ini KPK telah menetapkan dua orang sebagai tersangka. Mereka adalah Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Sekretariat Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Dudy Jocom dan General Manager Divisi Gedung PT Hutama Karya, Budi Rachmat Kurniawan.‎

Kedua tersangka diduga menyalahgunakan kewenangan untuk memperkaya diri sendiri dan orang lain. Akibat perbuatan keduanya, negara diduga mengalami kerugian mencapai Rp 34 miliar dari total nilai proyek Rp 125 miliar.

Keduanya disangka melanggar Pasal 2 Ayat 1 huruf a atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.‎

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Sepasang Suami Istri Ini Berangkat ke Suriah Dari Medan
Nasional - Selasa, 24 Januari 2017 - 00:08 WIB

Sepasang Suami Istri Ini Berangkat ke Suriah Dari Medan

Tujuh belas orang WNI yang diduga bergabung dengan ISIS dan di deportasi Pemerintah Turki ke Indonesia saat ini masih menjalani ...
Habib Rizieq Minta Pemerintah Tarik Peredaran Uang Berlogo Palu Arit
Hukum - Senin, 23 Januari 2017 - 22:07 WIB

Habib Rizieq Minta Pemerintah Tarik Peredaran Uang Berlogo Palu Arit

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mempertanyakan simbol Palu-Arit yang terdapat pada uang pecahan baru Bank Indonesia. ...
Kasus Suap Pengadaan Pesawat, KPK Bakal Panggil Lagi Istri Emirsyah Satar
Hukum - Senin, 23 Januari 2017 - 17:24 WIB

Kasus Suap Pengadaan Pesawat, KPK Bakal Panggil Lagi Istri Emirsyah Satar

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK); Febri Diansyah mengatakan penyidik bisa saja kembali memanggil istri mantan Direktur PT Garuda ...
Potensi Jual Beli Jabatan Jelang Pilkada Mencapai Rp9 Triliun
Politik - Senin, 23 Januari 2017 - 14:59 WIB

Potensi Jual Beli Jabatan Jelang Pilkada Mencapai Rp9 Triliun

Wakil Direktur MAK, Virgo Sulianto Gohardi mengatakan modus jual beli jabatan seringkali dilakukan pada moment menjelang atau setelah Pilkada."Tujuannya adalah ...
Muhammadiyah : Potensi Jual Beli Jabatan ASN Bernilai Rp 44 Triliun
Politik - Senin, 23 Januari 2017 - 14:57 WIB

Muhammadiyah : Potensi Jual Beli Jabatan ASN Bernilai Rp 44 Triliun

Wakil Direktur Madrasah Anti Korupsi (MAK), Virgo Sulianto Gohardi menduga sekitar 90% dari proses pengisian 21.000 jabatan kepala dinas di ...
Jika Habib Rizieq Ditahan, Pelawak Kiwil: Saya Siap Menggantikan
Peristiwa - Senin, 23 Januari 2017 - 14:24 WIB

Jika Habib Rizieq Ditahan, Pelawak Kiwil: Saya Siap Menggantikan

Dukungan terhadap imam besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab mengalir dari berbagai kalangan, termasuk selebritis.Pelawak Kiwil misalnya, yang ...