Selasa, 30 Mei 2017 | 05.44 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Dalami Kasus RJ Lino, KPK Garap Senior Manajer PT Pelindo II

Dalami Kasus RJ Lino, KPK Garap Senior Manajer PT Pelindo II

Senin, 22 Agustus 2016 - 14:12 WIB

IMG-16759

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ist

Jakarta, kini.co.id – ‎Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi pengadaan quay container crane (QCC) di PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II tahun anggaran 2010.

Pelaksana Harian Kabiro Humas KPK, Yuyuk Andriati mengatakan, pihaknya hari ini memeriksa Senior Manager Peralatan PT Pelindo II dan PJ Direktur Utama PT Jasa Peralatan Pelabuhan Indonesia (JPPI)‎, Haryadi Budi Kuncoro.

“Yang bersangkutan jadi saksi buat tersangka RJL ( Richard Jost Lino),” ujar ‎ Yuyuk saat dikonfirmasi, Senin (22/8/2016).

Diketahui, pemeriksaan tersebut bukan pertamanya kalinya Haryadi diperiksa. Pada 19 Februari, 14 Maret, dan 19 Mei lalu dia juga sudah menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK.

Pemeriksaan ini dilakukan karena KPK membutuhkan keterangan dia. Sebab diduga kuat Haryadi mengetahui banyak kasus ini.

Dalam kasus dugaan korupsi pengadaan quay container crane (QCC) di PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II tahun anggaran 2010 ini, KPK baru menetapkan eks Dirut PT Pelindo II, RJ Lino sebagai tersangka pada 18 Desember 2015 lalu. Lino diduga menyalahgunakan wewenangnya selama menjadi Dirut PT Pelindo II dengan menunjuk langsung perusahaan asal Tiongkok, Wuxi Huadong Heavy Machinery Co., Ltd. (HDHM), dalam proyek pengadaan QCC.

Atas perbuatannya itu, Lino dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Soal e-KTP, Setnov Kirim Pesan pada Mantan Sekjen Kemendagri
Nasional - Senin, 29 Mei 2017 - 22:23 WIB

Soal e-KTP, Setnov Kirim Pesan pada Mantan Sekjen Kemendagri

Ketua DPR, Setya Novanto rupanya mengirimkan pesan kepada mantan Sekjen Kemendagri, Diah Anggraini soal proyek e-KTP.Pesan tersebut disampaikan Zudan Arif ...
30 Titik Bangli Masih Berdiri di Kota Bekasi
Nasional - Senin, 29 Mei 2017 - 21:48 WIB

30 Titik Bangli Masih Berdiri di Kota Bekasi

Sebanyak 30 titik bangunan liar (bangli) masih berdiri kokoh di Kota Bekasi. Jenis bangunannya beragam, dari semi permanen hingga permanen.Lokasinya ...
Habib Rizieq Praperadilankan Penetapan Tersangka
Hukum - Senin, 29 Mei 2017 - 19:48 WIB

Habib Rizieq Praperadilankan Penetapan Tersangka

Kuasa hukum Imam Besar (FPI) Habib Rizieq Syihab menyatakan akan mengajukan gugatan praperadilan terhadap penetapan tersangka dugaan penyebaran percakapan dan ...
Habib Rizieq Tersangka Dugaan Percakapan Pornografi
Hukum - Senin, 29 Mei 2017 - 19:21 WIB

Habib Rizieq Tersangka Dugaan Percakapan Pornografi

Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab sebagai tersangka terkait dugaan penyebaran percakapan dan foto pornografi ...
Ini Peringatan Pemkot Bekasi untuk The Jakmania
Nasional - Senin, 29 Mei 2017 - 19:21 WIB

Ini Peringatan Pemkot Bekasi untuk The Jakmania

Pemerintah Kota Bekasi memberi peringatan kepada panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persija Jakarta kontra Arema FC dalam lanjutan liga 1, di ...
Andi Narogong Mengaku Pernah Dilempar Piring
Nasional - Senin, 29 Mei 2017 - 19:19 WIB

Andi Narogong Mengaku Pernah Dilempar Piring

Terdakwa pertama kasus e-KTP (Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik); Irman membantah tudingan Andi Agustinus alias Andi Narogong yang menyebut dirinya ...