Kamis, 23 Maret 2017 | 11.20 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Dalami Kasus RJ Lino, KPK Garap Senior Manajer PT Pelindo II

Dalami Kasus RJ Lino, KPK Garap Senior Manajer PT Pelindo II

Senin, 22 Agustus 2016 - 14:12 WIB

IMG-16759

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ist

Jakarta, kini.co.id – ‎Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi pengadaan quay container crane (QCC) di PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II tahun anggaran 2010.

Pelaksana Harian Kabiro Humas KPK, Yuyuk Andriati mengatakan, pihaknya hari ini memeriksa Senior Manager Peralatan PT Pelindo II dan PJ Direktur Utama PT Jasa Peralatan Pelabuhan Indonesia (JPPI)‎, Haryadi Budi Kuncoro.

“Yang bersangkutan jadi saksi buat tersangka RJL ( Richard Jost Lino),” ujar ‎ Yuyuk saat dikonfirmasi, Senin (22/8/2016).

Diketahui, pemeriksaan tersebut bukan pertamanya kalinya Haryadi diperiksa. Pada 19 Februari, 14 Maret, dan 19 Mei lalu dia juga sudah menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK.

Pemeriksaan ini dilakukan karena KPK membutuhkan keterangan dia. Sebab diduga kuat Haryadi mengetahui banyak kasus ini.

Dalam kasus dugaan korupsi pengadaan quay container crane (QCC) di PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II tahun anggaran 2010 ini, KPK baru menetapkan eks Dirut PT Pelindo II, RJ Lino sebagai tersangka pada 18 Desember 2015 lalu. Lino diduga menyalahgunakan wewenangnya selama menjadi Dirut PT Pelindo II dengan menunjuk langsung perusahaan asal Tiongkok, Wuxi Huadong Heavy Machinery Co., Ltd. (HDHM), dalam proyek pengadaan QCC.

Atas perbuatannya itu, Lino dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kuota Haji 2017 Ditambah Menjadi 221.000 Jamaah
Nasional - Kamis, 23 Maret 2017 - 11:12 WIB

Kuota Haji 2017 Ditambah Menjadi 221.000 Jamaah

Pada 2017 ini, kuota jamaah untuk Ibadah Haji bertambah menjadi 221.00 orang. Kuota tersebut dibagi untuk haji reguler sebanyak 204.000 ...
KPK Rahasiakan Penerima Suap e-KTP yang Kembalikan Uang, Ada Apa?
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 11:07 WIB

KPK Rahasiakan Penerima Suap e-KTP yang Kembalikan Uang, Ada Apa?

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, terus mempertanyakan sikap KPK yang merahasiakan nama-nama penerima suap proyek pengadaan e-KTP. Bahkan dianggap melindungi ...
Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:58 WIB

Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP

Sidang ketiga kasus korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) akan kembali digelar hari ini, Kamis (23/3/2017) di Pengadilan ...
Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:53 WIB

Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi

Putusan Pengadilan Tinggi Urusan Agama (PTUN) akan dijadikan KPK sebagai pintu masuk kembali mengusut dugaan korupsi di reklamasi teluk Jakarta.Hal ...
Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 17:01 WIB

Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku

Publik digegerkan dengan menghilangnya dokumen sengketa Pilkada Dogiayi, Papua di Mahkamah Konstitusi.Hal ini jelas menjengkelkan, mengingat beberapa kasus sengketa pilkada ...
Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:33 WIB

Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki

Publik heboh membicarakan mobil dinas yang belum dikembalikan Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Pasalnya, kendaraan dinas Presiden Jokowi sempat ...