Rabu, 24 Januari 2018 | 06.42 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Agustus Diperkirakan Deflasi 0,06 Persen

Agustus Diperkirakan Deflasi 0,06 Persen

Reporter : Fadilah | Senin, 22 Agustus 2016 - 19:37 WIB

IMG-16775

Bank Indonesia (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Bank Indonesia (BI) memperkirakan laju Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Agustus bakal deflasi sebesar 0,06%.

Hal ini disebabkan pada minggu pertama hingga minggu ketiga Agustus 2016 ini IHK masih di level 0,06%.

Dengan pencapaian ini, target inflasi yang diproyeksikan berada di kisaran empat persen plus minus satu persen diperkirakan dapat tercapai.

Gubernur BI, Agus Martowardojo, berpendapat terjadinya Deflasi di Agustus ini juga mencerminkan semakin membaiknya makro ekonomi Indonesia saat ini.

“Dan saya rasa itu kabar baik,” tutur Gubernur BI, Agus Martowardojo, di Kantornya, Jakarta, Senin, (22/8/2016).

Sementara itu ditempat yang sama, Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara mengatakan, terjadinya Deflasi di bulan Agustus 2016 ini lantaran menurunnya sejumlah harga kebuuhan masyarakat usai lebaran.

Selain itu deflasi pada Agustus ini juga dianggapnya merupakan faktor musiman yang memang sudah biasa terjadi dari tahun ke tahun.

Dimana puncak inflasi di Juni dan Juli merupakan momen Ramadhan dan Lebaran sudah terlewati, sehingga permintaan masyarakat kembali normal.

“Kalau bulan ini Deflasi, ini lebih ke faktor musiman saja. Karena ada kenaikan harga saat lebaran, dan sekarang terkoreksi lagi. Memang sebulan dan dua bulan,” jelasnya.

Menurut Mirza sejauh ini laju inflasi tetap terkendali. Indikatornya yakni dengan melihat inflasi pada Juni dan Juli 2016 kemarin yang merupakan tren konsumsi tinggi, namun tercatat menjadi yang terendah dalam rata-rata lima tahun terakhir. Dimana inflasi pada Juni 2016 hanya 0,66% dan Juli 2016 hanya tercatat 0,69%.

Mirza menambahkan, IHK pasca dan Lebaran tahun ini tergolong sangat rendah. Sebab pasca puasa dan lebaran lima tahun belakangan, IHK selalu tercatat inflasi dengan rata-rata 0,37%. Hanya pasca puasa dan lebaran tahun 2013, IHK tercatat Deflasi 0,35%.

“Begitu juga dengan Agustus lima tahun ke belakang yang selalu mencatat inflasi dengan rata-rata mencapai 0,77%,” tandasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hanura sepakat islah, Wiranto: OSO Ketua Umum yang sah
Politik - Selasa, 23 Januari 2018 - 21:48 WIB

Hanura sepakat islah, Wiranto: OSO Ketua Umum yang sah

Ketua Dewan Pembina sekaligus pendiri Partai Hanura, Jenderal (Purn) Wiranto, menyatakan bahwa Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai Ketua Umum Partai ...
Made Oka Masagung Sering Lupa, KPK: Tak Ada Gunanya
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:50 WIB

Made Oka Masagung Sering Lupa, KPK: Tak Ada Gunanya

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan tidak ada gunanya saksi mengatakan lupa padahal sebenarnya tidak lupa."Sebab untuk ...
Akankah KPK Gugurkan Praperadilan Fredrich Yunadi?
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:33 WIB

Akankah KPK Gugurkan Praperadilan Fredrich Yunadi?

Pasca menetapkan Fredrich Yunadi sebagai tersangka merintangi penyidikan perkara e-KTP, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara intens melakukan serangkaian kegiatan. Misalnya ...
KPK Belum Lihat Novanto Akui Kesalahannya di Kasus e-KTP
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:29 WIB

KPK Belum Lihat Novanto Akui Kesalahannya di Kasus e-KTP

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan sejauh ini pihaknya belum melihat Setya Novanto mengakui perbuatannya di kasus ...
Dampak gempa Banten, puluhan bangunan di Sukabumi rusak
Peristiwa - Selasa, 23 Januari 2018 - 19:30 WIB

Dampak gempa Banten, puluhan bangunan di Sukabumi rusak

Pascagempa yang terjadi di Lebak, Banten dengan kekuatan 6,4 Skala Richter (SR) Selasa, (23/1) sekitar pukul 13.34 WIB, sejumlah bangunan ...
Ratusan rumah di Lebak rusak terdampak gempa
Peristiwa - Selasa, 23 Januari 2018 - 19:24 WIB

Ratusan rumah di Lebak rusak terdampak gempa

Gempa tektonik berkekuatan 6,1 Skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (23/1) siang, menghancurkan sebanyak 311 unit rumah tersebar ...