Minggu, 30 April 2017 | 13.52 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Berhaji Pakai Kuota Negara Lain Bukan Kejadian Pertama

Berhaji Pakai Kuota Negara Lain Bukan Kejadian Pertama

Selasa, 23 Agustus 2016 - 17:11 WIB

IMG-16795

Jamaah Haji. (Ilustrasi)

Jakarta, kini.co.id – Kementerian agama mengaku kasus Warga Negara Indonesia (WNI) yang menggunakan kuota haji negara lain bukan hal pertama kali.

Pernyataan tersebut terkuak menyusul sebanyak 177 WNI ditangkap otoritas Filipina lantaran hendak berangkat haji dengan menggunakan paspor palsu.

“Seperti tahun yang sebelumnya ada yang non kuota sebenarnya. Mereka memperoleh kuota di luar negeri,” ujar Inspektur Jenderal Kemenag, M Jasin di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (23/8/2016).

Menurut Jasin, para jemaah haji Indonesia ilegal yang menggunakan kuota negara lain itu kerap masuk ke tenda-tenda jemaah Indonesia yang menggunakan kuota Indonesia.

Lanjut Jasin, mereka bahkan menggunakan fasilitas yang disediakan Kemenag di tenda-tenda tersebut. Padahal, fasilitas dan pelayanan dari Kemenag itu untuk jemaah haji Indonesia yang mendaftar secara resmi.

Informasiā€Ž mengenai penangkapan 177 WNI calon haji pertama kali disampaikan Kepala Imigrasi Filipina, Jaime Morente. Dia mengatakan, lima warga Filipina yang mendampingi jemaah Indonesia tersebut juga ditangkap.

Menurut dia, paspor 177 WNI itu diperoleh secara ilegal. Paspor itu disediakan oleh para pendamping warga Filipina.

Jemaah Indonesia dilaporkan membayar mulai US$ 6 ribu – US$ 10 ribu atau sekitar Rp79.110.000 hingga Rp131.850 000 perorang demi bisa naik haji dengan cepat, tanpa usah menunggu antrean bertahun-tahun. Mereka pun mencoba menggunakan kuota haji yang diberikan Arab Saudi kepada Filipina.

“Identitas jemaah Indonesia itu terungkap setelah didapati mereka tidak berbahasa Filipina. Mereka kemudian mengaku sebagai warga negara Indonesia yang masuk ke Filipina secara terpisah sebagai turis,” kata Morente seperti dikutip dari VOA Indonesia belum lama ini.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kembali Sindir Ahok, Habiburokhman: Monyet Juga Banyak yang Ajak Foto
Nasional - Minggu, 30 April 2017 - 12:16 WIB

Kembali Sindir Ahok, Habiburokhman: Monyet Juga Banyak yang Ajak Foto

Setelah menyindir soal ribuan karangan bunga yang diberikan warga kepada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ...
Habib Rizieq Ungkap Teror Kepada Mahasiswa dan Pelajar Indonesia di Madinah
Nasional - Sabtu, 29 April 2017 - 23:06 WIB

Habib Rizieq Ungkap Teror Kepada Mahasiswa dan Pelajar Indonesia di Madinah

Saat ini Imam Besar FPI, Habib Rizieq beserta seluruh keluarganya tengah menjalankan ibadah umroh ke Saudi Arabiah. Sejumlah kalangan menilai ...
Habiburokhman: Mau Tau Jumlah Orang Bego, Cek Aja Karangan Bunga di Balaikota
Nasional - Sabtu, 29 April 2017 - 21:01 WIB

Habiburokhman: Mau Tau Jumlah Orang Bego, Cek Aja Karangan Bunga di Balaikota

Kepala Bidang Advokat DPP Gerindra Habiburokhman kembali melontarkan sindiran pedasnya atas ribuan karangan bunga dari warga untuk Gubernur dan Wakil ...
Fahida Idris Adakan Sayembara Laporkan Nathan ke Polisi
Peristiwa - Sabtu, 29 April 2017 - 20:28 WIB

Fahida Idris Adakan Sayembara Laporkan Nathan ke Polisi

Wakil Ketua Komite 3 DPD RI, Fahira Idris mengadakan sayembara bagi siapa saja yang berhasil melaporkan Nathan ke Polisi. Bahkan ...
Buni Yani dan Rizieq Shihab Diancam Bunuh oleh Orang Ini
Nasional - Sabtu, 29 April 2017 - 20:18 WIB

Buni Yani dan Rizieq Shihab Diancam Bunuh oleh Orang Ini

Buni Yani, tersangka kasus dugaan pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) mendapatkan ancaman pembunuhan oleh akun Twitter @NathanSuwanto. Tak ...
Dua Kakek Babak Belur usai Curi Sempak
Peristiwa - Sabtu, 29 April 2017 - 17:42 WIB

Dua Kakek Babak Belur usai Curi Sempak

Dua pelaku berusia lanjut berani mencuri celana dalam alias sempak di minimarket di Jalan Kapten Muslim, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan ...