Minggu, 26 Februari 2017 | 21.37 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Berhaji Pakai Kuota Negara Lain Bukan Kejadian Pertama

Berhaji Pakai Kuota Negara Lain Bukan Kejadian Pertama

Selasa, 23 Agustus 2016 - 17:11 WIB

IMG-16795

Jamaah Haji. (Ilustrasi)

Jakarta, kini.co.id – Kementerian agama mengaku kasus Warga Negara Indonesia (WNI) yang menggunakan kuota haji negara lain bukan hal pertama kali.

Pernyataan tersebut terkuak menyusul sebanyak 177 WNI ditangkap otoritas Filipina lantaran hendak berangkat haji dengan menggunakan paspor palsu.

“Seperti tahun yang sebelumnya ada yang non kuota sebenarnya. Mereka memperoleh kuota di luar negeri,” ujar Inspektur Jenderal Kemenag, M Jasin di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (23/8/2016).

Menurut Jasin, para jemaah haji Indonesia ilegal yang menggunakan kuota negara lain itu kerap masuk ke tenda-tenda jemaah Indonesia yang menggunakan kuota Indonesia.

Lanjut Jasin, mereka bahkan menggunakan fasilitas yang disediakan Kemenag di tenda-tenda tersebut. Padahal, fasilitas dan pelayanan dari Kemenag itu untuk jemaah haji Indonesia yang mendaftar secara resmi.

Informasiā€Ž mengenai penangkapan 177 WNI calon haji pertama kali disampaikan Kepala Imigrasi Filipina, Jaime Morente. Dia mengatakan, lima warga Filipina yang mendampingi jemaah Indonesia tersebut juga ditangkap.

Menurut dia, paspor 177 WNI itu diperoleh secara ilegal. Paspor itu disediakan oleh para pendamping warga Filipina.

Jemaah Indonesia dilaporkan membayar mulai US$ 6 ribu – US$ 10 ribu atau sekitar Rp79.110.000 hingga Rp131.850 000 perorang demi bisa naik haji dengan cepat, tanpa usah menunggu antrean bertahun-tahun. Mereka pun mencoba menggunakan kuota haji yang diberikan Arab Saudi kepada Filipina.

“Identitas jemaah Indonesia itu terungkap setelah didapati mereka tidak berbahasa Filipina. Mereka kemudian mengaku sebagai warga negara Indonesia yang masuk ke Filipina secara terpisah sebagai turis,” kata Morente seperti dikutip dari VOA Indonesia belum lama ini.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Jokowi-Turnbull Sepakat Saling Hormati Integritas Wilayah
- Minggu, 26 Februari 2017 - 12:36 WIB

Jokowi-Turnbull Sepakat Saling Hormati Integritas Wilayah

Presiden Jokowi dan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull menyepakati untuk saling menghormati integritas wilayah dan tidak mencampuri urusan dalam negeri ...
Ini Nasehat Menag dan MUI Banyaknya Ajakan Tak Sholatkan Jenazah Pendukung Penista Agama
Peristiwa - Minggu, 26 Februari 2017 - 11:59 WIB

Ini Nasehat Menag dan MUI Banyaknya Ajakan Tak Sholatkan Jenazah Pendukung Penista Agama

Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin mengajak umat beragama untuk menjadikan rumah ibadah sebagai tempat saling merekatkan persaudaraan dan memperkokoh peri ...
Memalukan, Anggota DPRD Mengaku Bawa Bom di Manado
Nasional - Sabtu, 25 Februari 2017 - 18:37 WIB

Memalukan, Anggota DPRD Mengaku Bawa Bom di Manado

Penumpang pesawat Wings Air IW-1162 rute Manado-Melonguane, Joutje Adam membuat masalah. Karenanya, Otoritas Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara terpaksa ...
Freeport Lakukan Perampokan Alam Secara Legal
Nasional - Sabtu, 25 Februari 2017 - 18:13 WIB

Freeport Lakukan Perampokan Alam Secara Legal

Pengamat Energi Universitas Gajah Mada, Fahmy Radhi mengatakan sudah saatnya pemerintah Indonesia menghentikan kerjasama dengan PT Freeport Indonesia di Timika, ...
Raja Arab Dijadwalkan Singgah, Masjid Istiqlal Bakal Disterilkan
Peristiwa - Sabtu, 25 Februari 2017 - 15:55 WIB

Raja Arab Dijadwalkan Singgah, Masjid Istiqlal Bakal Disterilkan

Selain ke Bali dan Lombok Raja Arab, Raja Salman bin Abdulaziz juga dijadwalkan akan singgah di Masjid Istiqlal Jakarta.Raja Salman ...
Waduh, Jokowi Didemo Anak Sekolah, Kenapa?
Pendidikan - Sabtu, 25 Februari 2017 - 15:29 WIB

Waduh, Jokowi Didemo Anak Sekolah, Kenapa?

Demo dilakukan mahasiswa mungkin biasa terlihat. Namun, kali ini peserta demo adalah pelajar dari beberapa kota di sekitar Jakarta.Tak tanggung-tanggung, ...