Minggu, 30 April 2017 | 13.56 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Tahun Depan, Listrik Golongan 900 VA Tak Lagi Disubsidi

Tahun Depan, Listrik Golongan 900 VA Tak Lagi Disubsidi

Reporter : Fadilah | Rabu, 24 Agustus 2016 - 08:12 WIB

IMG-16799

Subsidi listrik. (Ilustrasi)

Jakarta, kini.co.id – Pencabutan subsidi listrik untuk 18 juta pelanggan golongan 900 VA akan segera dilaksanakan di tahun 2017 mendatang. Sebab 18 juta pelanggan golongan 900 VA itu dianggap sudah mampu secara ekonomi, sehingga tidak lagi layak mendapatkan subsidi.

“Kalau untuk pelanggan 900 VA tidak lagi di subsidi, jadi kita lepas karena mereka orang mampu,” kata Direktur Utama (Dirut) PT PLN (Persero).

Pencabutan terhadap 18 juta orang itu tidak lain merupakan akibat dari dipangkasnya subsidi listrik di tahun depan.

Dimana dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2017 subsidi listrik hanya dipatok Rp48,6 triliun. Angka tersebut turun sebanyak Rp2,1 triliun jika dibandingkan dengan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2016 yang dipatok sebesar Rp50,7 triliun.

Sedangkan untuk pelanggan golongan 450 VA dipastikan Sofyan akan tetap mendapatkan subsidi dari pemerintah. Sebab mayoritas masyarakat pelanggan golongan 450 VA merupakan masyarakat miskin.

“Tetap jalan subsidi untuk 450 VA,” singkatnya.

Diakui Sofyan kebijakan pencabutan susbisidi bagi 18 juta pelanggan golongan 900 VA sungguh dilematis, sebab masih ada beberapa dari mereka yang secara ekonomi adalah masyarakat yang tidak mampu.

Namun pencabutan tersebut harus tetap dilakukan agar subsidi yang diberikan pemerintah lebih tepat sasaran.

Sekedar informasi, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (KESDM) mencatat sepanjang lima tahun terakhir ini subsidi listrik paling tinggi pada tahun 2012 sebesar Rp103,3 triliun.

Pada 2013 subsidi listrik mencapai Rp 101,2 triliun, kemudian mulai menurun tahun 2015 sebesar Rp56,55 triliun, lalu dipangkas lagi dalam APBN-P 2016 menjadi Rp50,7 triliun dan subsidi listrik dalam RAPBN 2017 kembali menurun menjadi Rp48,6 triliun.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kembali Sindir Ahok, Habiburokhman: Monyet Juga Banyak yang Ajak Foto
Nasional - Minggu, 30 April 2017 - 12:16 WIB

Kembali Sindir Ahok, Habiburokhman: Monyet Juga Banyak yang Ajak Foto

Setelah menyindir soal ribuan karangan bunga yang diberikan warga kepada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ...
Habib Rizieq Ungkap Teror Kepada Mahasiswa dan Pelajar Indonesia di Madinah
Nasional - Sabtu, 29 April 2017 - 23:06 WIB

Habib Rizieq Ungkap Teror Kepada Mahasiswa dan Pelajar Indonesia di Madinah

Saat ini Imam Besar FPI, Habib Rizieq beserta seluruh keluarganya tengah menjalankan ibadah umroh ke Saudi Arabiah. Sejumlah kalangan menilai ...
Habiburokhman: Mau Tau Jumlah Orang Bego, Cek Aja Karangan Bunga di Balaikota
Nasional - Sabtu, 29 April 2017 - 21:01 WIB

Habiburokhman: Mau Tau Jumlah Orang Bego, Cek Aja Karangan Bunga di Balaikota

Kepala Bidang Advokat DPP Gerindra Habiburokhman kembali melontarkan sindiran pedasnya atas ribuan karangan bunga dari warga untuk Gubernur dan Wakil ...
Fahida Idris Adakan Sayembara Laporkan Nathan ke Polisi
Peristiwa - Sabtu, 29 April 2017 - 20:28 WIB

Fahida Idris Adakan Sayembara Laporkan Nathan ke Polisi

Wakil Ketua Komite 3 DPD RI, Fahira Idris mengadakan sayembara bagi siapa saja yang berhasil melaporkan Nathan ke Polisi. Bahkan ...
Buni Yani dan Rizieq Shihab Diancam Bunuh oleh Orang Ini
Nasional - Sabtu, 29 April 2017 - 20:18 WIB

Buni Yani dan Rizieq Shihab Diancam Bunuh oleh Orang Ini

Buni Yani, tersangka kasus dugaan pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) mendapatkan ancaman pembunuhan oleh akun Twitter @NathanSuwanto. Tak ...
Dua Kakek Babak Belur usai Curi Sempak
Peristiwa - Sabtu, 29 April 2017 - 17:42 WIB

Dua Kakek Babak Belur usai Curi Sempak

Dua pelaku berusia lanjut berani mencuri celana dalam alias sempak di minimarket di Jalan Kapten Muslim, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan ...