Minggu, 26 Februari 2017 | 21.31 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Tahun Depan, Listrik Golongan 900 VA Tak Lagi Disubsidi

Tahun Depan, Listrik Golongan 900 VA Tak Lagi Disubsidi

Reporter : Fadilah | Rabu, 24 Agustus 2016 - 08:12 WIB

IMG-16799

Subsidi listrik. (Ilustrasi)

Jakarta, kini.co.id – Pencabutan subsidi listrik untuk 18 juta pelanggan golongan 900 VA akan segera dilaksanakan di tahun 2017 mendatang. Sebab 18 juta pelanggan golongan 900 VA itu dianggap sudah mampu secara ekonomi, sehingga tidak lagi layak mendapatkan subsidi.

“Kalau untuk pelanggan 900 VA tidak lagi di subsidi, jadi kita lepas karena mereka orang mampu,” kata Direktur Utama (Dirut) PT PLN (Persero).

Pencabutan terhadap 18 juta orang itu tidak lain merupakan akibat dari dipangkasnya subsidi listrik di tahun depan.

Dimana dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2017 subsidi listrik hanya dipatok Rp48,6 triliun. Angka tersebut turun sebanyak Rp2,1 triliun jika dibandingkan dengan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2016 yang dipatok sebesar Rp50,7 triliun.

Sedangkan untuk pelanggan golongan 450 VA dipastikan Sofyan akan tetap mendapatkan subsidi dari pemerintah. Sebab mayoritas masyarakat pelanggan golongan 450 VA merupakan masyarakat miskin.

“Tetap jalan subsidi untuk 450 VA,” singkatnya.

Diakui Sofyan kebijakan pencabutan susbisidi bagi 18 juta pelanggan golongan 900 VA sungguh dilematis, sebab masih ada beberapa dari mereka yang secara ekonomi adalah masyarakat yang tidak mampu.

Namun pencabutan tersebut harus tetap dilakukan agar subsidi yang diberikan pemerintah lebih tepat sasaran.

Sekedar informasi, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (KESDM) mencatat sepanjang lima tahun terakhir ini subsidi listrik paling tinggi pada tahun 2012 sebesar Rp103,3 triliun.

Pada 2013 subsidi listrik mencapai Rp 101,2 triliun, kemudian mulai menurun tahun 2015 sebesar Rp56,55 triliun, lalu dipangkas lagi dalam APBN-P 2016 menjadi Rp50,7 triliun dan subsidi listrik dalam RAPBN 2017 kembali menurun menjadi Rp48,6 triliun.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Jokowi-Turnbull Sepakat Saling Hormati Integritas Wilayah
- Minggu, 26 Februari 2017 - 12:36 WIB

Jokowi-Turnbull Sepakat Saling Hormati Integritas Wilayah

Presiden Jokowi dan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull menyepakati untuk saling menghormati integritas wilayah dan tidak mencampuri urusan dalam negeri ...
Ini Nasehat Menag dan MUI Banyaknya Ajakan Tak Sholatkan Jenazah Pendukung Penista Agama
Peristiwa - Minggu, 26 Februari 2017 - 11:59 WIB

Ini Nasehat Menag dan MUI Banyaknya Ajakan Tak Sholatkan Jenazah Pendukung Penista Agama

Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin mengajak umat beragama untuk menjadikan rumah ibadah sebagai tempat saling merekatkan persaudaraan dan memperkokoh peri ...
Memalukan, Anggota DPRD Mengaku Bawa Bom di Manado
Nasional - Sabtu, 25 Februari 2017 - 18:37 WIB

Memalukan, Anggota DPRD Mengaku Bawa Bom di Manado

Penumpang pesawat Wings Air IW-1162 rute Manado-Melonguane, Joutje Adam membuat masalah. Karenanya, Otoritas Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara terpaksa ...
Freeport Lakukan Perampokan Alam Secara Legal
Nasional - Sabtu, 25 Februari 2017 - 18:13 WIB

Freeport Lakukan Perampokan Alam Secara Legal

Pengamat Energi Universitas Gajah Mada, Fahmy Radhi mengatakan sudah saatnya pemerintah Indonesia menghentikan kerjasama dengan PT Freeport Indonesia di Timika, ...
Raja Arab Dijadwalkan Singgah, Masjid Istiqlal Bakal Disterilkan
Peristiwa - Sabtu, 25 Februari 2017 - 15:55 WIB

Raja Arab Dijadwalkan Singgah, Masjid Istiqlal Bakal Disterilkan

Selain ke Bali dan Lombok Raja Arab, Raja Salman bin Abdulaziz juga dijadwalkan akan singgah di Masjid Istiqlal Jakarta.Raja Salman ...
Waduh, Jokowi Didemo Anak Sekolah, Kenapa?
Pendidikan - Sabtu, 25 Februari 2017 - 15:29 WIB

Waduh, Jokowi Didemo Anak Sekolah, Kenapa?

Demo dilakukan mahasiswa mungkin biasa terlihat. Namun, kali ini peserta demo adalah pelajar dari beberapa kota di sekitar Jakarta.Tak tanggung-tanggung, ...