Minggu, 25 Februari 2018 | 22.39 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Kerusuhan Kampus Trisakti, 40 Preman Bayaran Ditangkap

Kerusuhan Kampus Trisakti, 40 Preman Bayaran Ditangkap

Reporter : Rakisa | Rabu, 24 Agustus 2016 - 13:12 WIB

IMG-16814

Kerusuhan di Kampus Trisakti. (Kininews/Rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Tolak kehadiran rektor yang sah, kerusuhan di Universitas Trisakti Jakarta pecah. Dalam kerusuhan itu muncul 40 orang yang diduga preman bayaran suruhan pihak orotita (rektor lama) untuk mengahalau rektor yang sah yakni, Ir Edi Hamid.

40 orang itu tiba di Polda Metro Jaya sekira pukul 11.00 WIB, Rabu (24/8/2016). Mereka saat ini dikumpulkan di depan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya untuk dilakukan pendataan.

“Mereka ini bukan mahasiswa, tapi preman bayaran,” ujar seorang anggota Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang enggan disebut namanya.

(Baca Juga: Tolak Rektor, Kampus Trisakti Memanas)

Sementara, seorang pemuda yang mengaku bernama Andre (28), mengakui bahwa dirinya bukanlah seorang mahasiswa. Ia dan teman-temannya hanya diminta seseorang untuk datang ke Trisakti.

“Saya bukan mahasiswa, saya kerja saja. Ada orang minta kami untuk datang ke Trisakti, tapi kita tidak demo. Hanya berdiri di depan saja,” jelas Andre seperti yang dilansir dari Detiknews.

Ia pun mengaku disuruh datang ke Kampus Trisakti dengan bayaran Rp150 ribu dan tidak tahu permasalahan apa yang terjadi di kampus tersebut.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut
Hukum - Minggu, 25 Februari 2018 - 19:26 WIB

Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memberhentikan sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Heri Hasan Basri yang terjerat OTT Satgas Anti Money Politik ...
Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:58 WIB

Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi

Petak jalan rel kereta api di kilometer 185 + 500 sampai dengan 186 + 600 (Stasiun Tanjung - Stasiun Losari  ...
Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi
Politik - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:25 WIB

Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Puan Maharani mengatakan partainya telah mengantongi kriteria dan nama-nama calon wakil ...
Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun
Ekonomi - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:19 WIB

Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun

PT Angkasa Pura I (Persero) di 2018 akan menginvestasikan Rp18,8 triliun untuk membangun sejumlah infrastruktur bandar udara untuk perbaikan dan ...
PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU
Hukum - Sabtu, 24 Februari 2018 - 14:17 WIB

PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU

Tak terima partainya tak lolos verifikasi, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra kekeuh akan menyeret seluruh ...