Minggu, 19 Februari 2017 | 18.44 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Produk Dimusnahkan, Produsen Snack Bikini Mengaku Jera

Produk Dimusnahkan, Produsen Snack Bikini Mengaku Jera

Jumat, 26 Agustus 2016 - 14:59 WIB

IMG-16861

Pemusnahan Snack Bikini. (Ist)

Bandung, kini.co.id – Produsen snack fenomenal bernama Bikini (Bihun Kekinian) sepertinya sudah jera dan akan berhati-hati dalam memproduksi produknya di kemudian hari. Hal ini sesuai dengan pengakuan TW (19) yang mengaku telah mendapat pelajaran berharga dari kejadian penangkapan dirinya akibat produk makanan yang dibuatnya.

TW, meminta maaf kepada masyarakat atas produk yang kemasannya membuat keresahan di tengah masyarakat.

“‎Saya memohon maaf. Tidak ada maksud dan niat buruk. Hal ini terjadi karena pengetahuan yang kurang. Maaf sebesar-besarnya dan semoga masyarakat bisa memaafkan,” ungkap TW, Jumat (26/8/2016)

TW juga mengaku akan tetap berusaha untuk memajukan usahanya. Ke depan dirinya bakal lebih berhati-hati dalam membuat kemasan produk agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di kalangan konsumen.

“Saya bakal lanjutkan usaha ini, cuma rubah desain tampilan dan namanya saja dan ke depan jadi lebih hati-hati,” pungkasnya.

Diketahui, tidak ada masalah dalam kualitas makanan Snack Bikini, hanya saja sampulnya yang berbau pornografi dan tak punya izin edar yang menjadi TW harus berurusan dengan pihak yang berwajib.

Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Bandung juga sudah memusnahkan jajanan tersebut.

“Hasil penyelidikan, ada ketidaktahuan dalam prosedur peredaran produk ini. ‎Maka dari itu kami putuskan untuk memberi sanksi administratif terhadap produsen dan produk dimusnahkan,” ujar Abdul Rahim.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
PDIP Tuding Parpol Pendukung Ahok-Djarot Kurang Maksimal
Politik - Minggu, 19 Februari 2017 - 11:50 WIB

PDIP Tuding Parpol Pendukung Ahok-Djarot Kurang Maksimal

Ketua Bidang Hukum DPP PDIP, Trimedya Panjaitan menuding partai pendukung selain PDIP lemah mengintensifkan dukungan dari bawah dan kurang memiliki ...
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Mundur
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 21:50 WIB

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Mundur

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI), Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim mundur secara resmi. Juru bicara PTFI, Riza Pratama pun ...
KPK: Tiga Perkara Terkait Kasus Walikota Madiun
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 21:42 WIB

KPK: Tiga Perkara Terkait Kasus Walikota Madiun

Ada tiga perkara yang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berikan kepada Walikota Madiun Bambang Irianto (BI) sebagai tersangka tindak pidana korupsi. ...
Partisipasi Pemilih Pilkada DKI Hingga 77,5 Persen
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 17:59 WIB

Partisipasi Pemilih Pilkada DKI Hingga 77,5 Persen

Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz mengatakan tingkat partisipasi pemilih pada pilkada DKI Jakarta 2017 meningkat. ...
PAN: Karakter Ahok tak Sesuai dengan PAN
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 15:17 WIB

PAN: Karakter Ahok tak Sesuai dengan PAN

Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto, tengah mengumpulkan masukan dari sejumlah kader dan simpatin dalam penentuan sikap politik ...
Tuntut Copot Ahok, FUI Akan Berdemo ke DPR RI Selasa Depan
Peristiwa - Sabtu, 18 Februari 2017 - 13:23 WIB

Tuntut Copot Ahok, FUI Akan Berdemo ke DPR RI Selasa Depan

Sikap Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Presiden Jokowi yang membiarkan Ahok kembali menjabat menjadi Gubernur DKI Jakarta meski menyandang status ...