Rabu, 18 Januari 2017 | 12.59 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Produk Dimusnahkan, Produsen Snack Bikini Mengaku Jera

Produk Dimusnahkan, Produsen Snack Bikini Mengaku Jera

Jumat, 26 Agustus 2016 - 14:59 WIB

IMG-16861

Pemusnahan Snack Bikini. (Ist)

Bandung, kini.co.id – Produsen snack fenomenal bernama Bikini (Bihun Kekinian) sepertinya sudah jera dan akan berhati-hati dalam memproduksi produknya di kemudian hari. Hal ini sesuai dengan pengakuan TW (19) yang mengaku telah mendapat pelajaran berharga dari kejadian penangkapan dirinya akibat produk makanan yang dibuatnya.

TW, meminta maaf kepada masyarakat atas produk yang kemasannya membuat keresahan di tengah masyarakat.

“‎Saya memohon maaf. Tidak ada maksud dan niat buruk. Hal ini terjadi karena pengetahuan yang kurang. Maaf sebesar-besarnya dan semoga masyarakat bisa memaafkan,” ungkap TW, Jumat (26/8/2016)

TW juga mengaku akan tetap berusaha untuk memajukan usahanya. Ke depan dirinya bakal lebih berhati-hati dalam membuat kemasan produk agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di kalangan konsumen.

“Saya bakal lanjutkan usaha ini, cuma rubah desain tampilan dan namanya saja dan ke depan jadi lebih hati-hati,” pungkasnya.

Diketahui, tidak ada masalah dalam kualitas makanan Snack Bikini, hanya saja sampulnya yang berbau pornografi dan tak punya izin edar yang menjadi TW harus berurusan dengan pihak yang berwajib.

Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Bandung juga sudah memusnahkan jajanan tersebut.

“Hasil penyelidikan, ada ketidaktahuan dalam prosedur peredaran produk ini. ‎Maka dari itu kami putuskan untuk memberi sanksi administratif terhadap produsen dan produk dimusnahkan,” ujar Abdul Rahim.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
2016, BPJS Raup Rp 48,5 T dari Iuran
Ekonomi - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:34 WIB

2016, BPJS Raup Rp 48,5 T dari Iuran

Sepanjang tahun 2016, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan tealh meraup Rp48,53 triliun dari iuran. Jumlah ini naik 14 persen ...
Kapolri Perintahkan Usut Pengibaran Bendera Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid
Peristiwa - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:30 WIB

Kapolri Perintahkan Usut Pengibaran Bendera Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid

Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian memerintahkan jajarannya untuk menyelidiki dugaan penghinaan bendera Merah Putih bergambar pedang dan tulisan kalimat tauhid ...
Bahas Outlook 2017, Sri Mulyani Merapat ke DPR
Ekonomi - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:14 WIB

Bahas Outlook 2017, Sri Mulyani Merapat ke DPR

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani, mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, (18/1/2017). Ia datang untuk ...
FPI Tuntut Kapolda Jabar dan Metro Jaya Dicopot, Ini Kata Kapolri
Hukum - Rabu, 18 Januari 2017 - 11:28 WIB

FPI Tuntut Kapolda Jabar dan Metro Jaya Dicopot, Ini Kata Kapolri

Atas sejumlah hal, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab meminta Kapolri mencopot Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan ...
Kasus Pulomas Tuntas dalam Waktu Singkat, Kapolri Beri Penghargaan
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 11:01 WIB

Kasus Pulomas Tuntas dalam Waktu Singkat, Kapolri Beri Penghargaan

Kasus perampokan dan pembunuhan di rumah mewah kawasan Pulomas Jakarta Timur tuntas dalam waktu singkat. Bagaimana tidak, anggota Polda Metro ...
Ini Jawaban Panglima TNI dan Habib Rizieq soal FPI Disebut Anti Pancasila ?
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 10:44 WIB

Ini Jawaban Panglima TNI dan Habib Rizieq soal FPI Disebut Anti Pancasila ?

Ormas Islam, terutama Front Pembela Islam (FPI) kerap kali dituding sebagai ormas anti Pancasila. Ormas bentukan Habib Rizieq Shihab itu ...