Rabu, 18 Januari 2017 | 00.06 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Menipu Berkedok Lowongan Kerja di Medsos, Dua IRT Dicokok Polisi

Menipu Berkedok Lowongan Kerja di Medsos, Dua IRT Dicokok Polisi

Jumat, 26 Agustus 2016 - 16:12 WIB

IMG-16863

Korupsi. (Ilustrasi)

Lhokseumawe, kini.co.id – Para pencari kerja saat ini harus lebih berhati-hati dengan info-info lowongan kerja yang beredar di media sosial. Sebab saat marak penipuan yang berkedok jasa penyalur tenaga kerja yang sudah memakan banyak korban.

Seperti yang baru-baru ini terjadi di Aceh, pelaku penipuan asal Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Aceh ditangkap aparat Polres Lhokseumawe karena menipu belasan pengguna media sosial.

Dua ibu rumahtangga ini mengiming-imingi korbannya menjadi pegawai rumahsakit di Lhokseumawe. Lantas, korban yang tergiur menanyakan syarat kemudian pelaku meminta korban mengirim sejumlah uang.

“Jumlah uang yang diminta bervariasi antara Rp3 juta hingga Rp4 juta. Ada 19 korban yang sudah mereka tipu,” kata Kapolres Lhokseumawe, AKBP Hendri Budiman, Jumat (26/8/2016).

Kedua tersangka ditangkap pada Senin (22/8) lalu berdasarkan laporan dua korban yang mengaku dijanjikan menjadi pegawai di tiga rumah sakit serta berbagai instansi lainnya. Selama menjalankan aksinya, para tersangka sudah berhasil meraup Rp68 juta.

“Sisa barang bukti yang kami sita sekira Rp700 ribu, selebihnya sudah dipergunakan oleh tersangka,” imbuhnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk berhati-hati jika melihat lowongan kerja di media sosial. Ia juga mengimbau jangan mendaftar melalui calo atau perantara ketika melamar pekerjaan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tak Hanya Sebagai Pembina GMBI, Kapolda Jabar Mengaku membina 35 Orgnisasi
Hukum - Selasa, 17 Januari 2017 - 23:40 WIB

Tak Hanya Sebagai Pembina GMBI, Kapolda Jabar Mengaku membina 35 Orgnisasi

Kapolda Jabar, Irjen Anton Charliyan secara gentle mengakui dirinya memang sebagai pembina ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI). Tak hanya ...
PLN Diduga Lakukan Pemerasan kepada Warga Bekasi Utara
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 22:17 WIB

PLN Diduga Lakukan Pemerasan kepada Warga Bekasi Utara

Achmad Sugandi (53) warga perumahan Taman Wisma Asri RT 006 RW 014, Kelurahan Teluk pucung, Kecamatan Bekasi Utara, mengaku ...
Anggaran Besar jadi Alat Kampanye Walikota Bekasi
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 22:13 WIB

Anggaran Besar jadi Alat Kampanye Walikota Bekasi

Praktisi Politik dan Pemilhan kepala daerah, Jiwang Jiputro, menduga program kartu sakti berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang diluncurkan oleh ...
Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:43 WIB

Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI

Komisi III DPR berjanji akan menindaklanjuti pengaduan yang disampaikan pimpinan Front Pembela Islam terkait dugaan penyalahgunaan jabatan yang dilakukan Kapolda ...
Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:21 WIB

Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III

Pimpinan GNPF-MUI dan FPI mengadukan beberapa persoalan kepada Komisi III DPR yang akhir-akhir mencuat, salah satunya terkait insiden penyerangan yang ...
Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 20:56 WIB

Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami

Laman www.bmkg.go.id menyebutkan gempa bumi mengguncang Aceh dan Sabang. Goncangan sekuat 5,6 SR itu tak berpotensi tsunami. Bunyi dalam pernyataan ...