Kamis, 23 Maret 2017 | 11.19 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Ekspor Hasil Laut Meningkat Dibandingkan Tahun 2015

Ekspor Hasil Laut Meningkat Dibandingkan Tahun 2015

Reporter : Fadilah | Sabtu, 27 Agustus 2016 - 08:31 WIB

IMG-16878

Hasil laut. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Di tengah tren perlambatan ekonomi dunia, sektor perikanan dan hasil laut masih bisa diandalkan untuk menopang ekspor Indonesia.

Berdasarkan data yang dirilis Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) volume ekspor hasil laut Indonesia pada semester I mencapai 552.414 ton atau naik sebesar 7,34% jika dibandingkan dengan semester I 2015 yang hanya mencapai 514.640 ton.

Nilai ekspor pada semester I 2016 tercatat mencapai US$ 2,092 miliar. Angka tersebut naik sebesar 4,28% jika dibandingkan Semester I tahun 2015 yang hanya mencapai 2,02 miliar.

Kendati demikian, volume ekspor dan nilai hail laut Indonesia masih lebih rendah jika dibandingkan dengan tahun 2014 yang mencapai 604.820 ton dengan nilai US$ 2,20 miliar.

Adapun negara tujuan ekspor terbesar Indonesia yakni Amerika Serikat dengan nilai transaksi per tahunnya mencapai US$ 825 juta dengan volume 94.397 ton. Kemudian diikuti oleh Jepang dengan nilai transaksi US$ 300 juta dengan volume 54.834 ton.

“Sedangkan sisanya disusul oleh negara-negara di Asia Tenggara dengan total transaksi US$ 271 juta dan volume 134.248 ton per tahunnya,” demikian diungkapkan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, di Kantornya, Jakarta, Jumat, (26/8/2016).

KKP menargetkan nilai ekspor hasil laut sebesar US$ 5,36 miliar hingga akhir tahun. Target tersebut naik US$ 1,88 miliar jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Kami optimis tentu dengan target tersebut,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kuota Haji 2017 Ditambah Menjadi 221.000 Jamaah
Nasional - Kamis, 23 Maret 2017 - 11:12 WIB

Kuota Haji 2017 Ditambah Menjadi 221.000 Jamaah

Pada 2017 ini, kuota jamaah untuk Ibadah Haji bertambah menjadi 221.00 orang. Kuota tersebut dibagi untuk haji reguler sebanyak 204.000 ...
KPK Rahasiakan Penerima Suap e-KTP yang Kembalikan Uang, Ada Apa?
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 11:07 WIB

KPK Rahasiakan Penerima Suap e-KTP yang Kembalikan Uang, Ada Apa?

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, terus mempertanyakan sikap KPK yang merahasiakan nama-nama penerima suap proyek pengadaan e-KTP. Bahkan dianggap melindungi ...
Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:58 WIB

Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP

Sidang ketiga kasus korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) akan kembali digelar hari ini, Kamis (23/3/2017) di Pengadilan ...
Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:53 WIB

Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi

Putusan Pengadilan Tinggi Urusan Agama (PTUN) akan dijadikan KPK sebagai pintu masuk kembali mengusut dugaan korupsi di reklamasi teluk Jakarta.Hal ...
Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 17:01 WIB

Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku

Publik digegerkan dengan menghilangnya dokumen sengketa Pilkada Dogiayi, Papua di Mahkamah Konstitusi.Hal ini jelas menjengkelkan, mengingat beberapa kasus sengketa pilkada ...
Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:33 WIB

Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki

Publik heboh membicarakan mobil dinas yang belum dikembalikan Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Pasalnya, kendaraan dinas Presiden Jokowi sempat ...