Selasa, 28 Februari 2017 | 21.42 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Ekspor Hasil Laut Meningkat Dibandingkan Tahun 2015

Ekspor Hasil Laut Meningkat Dibandingkan Tahun 2015

Reporter : Fadilah | Sabtu, 27 Agustus 2016 - 08:31 WIB

IMG-16878

Hasil laut. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Di tengah tren perlambatan ekonomi dunia, sektor perikanan dan hasil laut masih bisa diandalkan untuk menopang ekspor Indonesia.

Berdasarkan data yang dirilis Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) volume ekspor hasil laut Indonesia pada semester I mencapai 552.414 ton atau naik sebesar 7,34% jika dibandingkan dengan semester I 2015 yang hanya mencapai 514.640 ton.

Nilai ekspor pada semester I 2016 tercatat mencapai US$ 2,092 miliar. Angka tersebut naik sebesar 4,28% jika dibandingkan Semester I tahun 2015 yang hanya mencapai 2,02 miliar.

Kendati demikian, volume ekspor dan nilai hail laut Indonesia masih lebih rendah jika dibandingkan dengan tahun 2014 yang mencapai 604.820 ton dengan nilai US$ 2,20 miliar.

Adapun negara tujuan ekspor terbesar Indonesia yakni Amerika Serikat dengan nilai transaksi per tahunnya mencapai US$ 825 juta dengan volume 94.397 ton. Kemudian diikuti oleh Jepang dengan nilai transaksi US$ 300 juta dengan volume 54.834 ton.

“Sedangkan sisanya disusul oleh negara-negara di Asia Tenggara dengan total transaksi US$ 271 juta dan volume 134.248 ton per tahunnya,” demikian diungkapkan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, di Kantornya, Jakarta, Jumat, (26/8/2016).

KKP menargetkan nilai ekspor hasil laut sebesar US$ 5,36 miliar hingga akhir tahun. Target tersebut naik US$ 1,88 miliar jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Kami optimis tentu dengan target tersebut,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Rontok Turap Beton Kali Bekasi karena Konstruksi Bangunan
Nasional - Selasa, 28 Februari 2017 - 17:41 WIB

Rontok Turap Beton Kali Bekasi karena Konstruksi Bangunan

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bekasi, Dicky Irawan menyebutkan pihanya ...
TNI Siapkan Pengamanan VVIP untuk Raja Salman
Nasional - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:44 WIB

TNI Siapkan Pengamanan VVIP untuk Raja Salman

Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar Apel Gabungan Pengamanan Very-Very Important Person (VVIP) kunjungan kenegaraan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul ...
TPPU Bambang Irianto, KPK Periksa Anak dan Istri Walikota Madiun
Hukum - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:24 WIB

TPPU Bambang Irianto, KPK Periksa Anak dan Istri Walikota Madiun

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Walikota Madiun, Bambang Irianto. Dalam mengusut ...
Rampung Diperiksa KPK, Penyuap Emirsyah Satar Irit Bicara
Hukum - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:22 WIB

Rampung Diperiksa KPK, Penyuap Emirsyah Satar Irit Bicara

Pendiri PT Mugi Rekso Abadi (MRA), Soetikno Soedarjo rampung diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa, (28/2/2017).Soetikno yang diperiksa sejak ...
Luhut Tegaskan Rakyat Papua Dapat Jatah Saham Freeport, Tapi…
Ekonomi - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:18 WIB

Luhut Tegaskan Rakyat Papua Dapat Jatah Saham Freeport, Tapi…

Polemik perusahaan tambang di Papua, Freeport masih terus berlangsung.Masalah semakin melebar ketika Freeport berkeras ingin menentang peraturan pemerintah Indonesia. Dan ...
Ini Tanggapan Habib Rizieq Soal Permintaan Maaf Ahok
Hukum - Selasa, 28 Februari 2017 - 15:32 WIB

Ini Tanggapan Habib Rizieq Soal Permintaan Maaf Ahok

Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab hadir di sidang ke-12 dugaan penistaan agama sebagai ahli agama, Selasa (28/2/2017).Rizieq pun mengaku ...