Kamis, 19 Januari 2017 | 15.42 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Ekspor Hasil Laut Meningkat Dibandingkan Tahun 2015

Ekspor Hasil Laut Meningkat Dibandingkan Tahun 2015

Reporter : Fadilah | Sabtu, 27 Agustus 2016 - 08:31 WIB

IMG-16878

Hasil laut. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Di tengah tren perlambatan ekonomi dunia, sektor perikanan dan hasil laut masih bisa diandalkan untuk menopang ekspor Indonesia.

Berdasarkan data yang dirilis Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) volume ekspor hasil laut Indonesia pada semester I mencapai 552.414 ton atau naik sebesar 7,34% jika dibandingkan dengan semester I 2015 yang hanya mencapai 514.640 ton.

Nilai ekspor pada semester I 2016 tercatat mencapai US$ 2,092 miliar. Angka tersebut naik sebesar 4,28% jika dibandingkan Semester I tahun 2015 yang hanya mencapai 2,02 miliar.

Kendati demikian, volume ekspor dan nilai hail laut Indonesia masih lebih rendah jika dibandingkan dengan tahun 2014 yang mencapai 604.820 ton dengan nilai US$ 2,20 miliar.

Adapun negara tujuan ekspor terbesar Indonesia yakni Amerika Serikat dengan nilai transaksi per tahunnya mencapai US$ 825 juta dengan volume 94.397 ton. Kemudian diikuti oleh Jepang dengan nilai transaksi US$ 300 juta dengan volume 54.834 ton.

“Sedangkan sisanya disusul oleh negara-negara di Asia Tenggara dengan total transaksi US$ 271 juta dan volume 134.248 ton per tahunnya,” demikian diungkapkan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, di Kantornya, Jakarta, Jumat, (26/8/2016).

KKP menargetkan nilai ekspor hasil laut sebesar US$ 5,36 miliar hingga akhir tahun. Target tersebut naik US$ 1,88 miliar jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Kami optimis tentu dengan target tersebut,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Eks Direktur Garuda Indonesia Jadi Tersangka Kasus Korupsi
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 14:38 WIB

Eks Direktur Garuda Indonesia Jadi Tersangka Kasus Korupsi

Mantan Direktur PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar resmi menjadi tersangka kasus dugaan korupsi di sebuah BUMN. Hal itu dikatakan Wakil ...
Kerjasama Jokowi dengan China Diduga Dimanfaatkan Pebisnis Datangkan TKA
Peristiwa - Kamis, 19 Januari 2017 - 13:59 WIB

Kerjasama Jokowi dengan China Diduga Dimanfaatkan Pebisnis Datangkan TKA

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah melakukan penandatanganan kerjasama dengan China untuk mendatangkan 10 juta turis asal China ke Indonesia.Komisioner Ombudsman ...
Polisi Gelar 75 Adegan Rekontruksi Pembunuhan Pulomas
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 13:54 WIB

Polisi Gelar 75 Adegan Rekontruksi Pembunuhan Pulomas

Rekontruksi kasus perampokan Pulomas yang menewaskan enam orang di rumah Dodi Triono, Jl Pulomas, Jakarta Timur yang dilakukan penyidik polisi, ...
Berkas Kasus Makar Sri Bintang Pamungkas Dikembalikan ke Polda
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 13:41 WIB

Berkas Kasus Makar Sri Bintang Pamungkas Dikembalikan ke Polda

Berkas kasus makar dan pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dilimpahkan Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI ...
Politisi PKB Minta Positif Tanggapi Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 13:26 WIB

Politisi PKB Minta Positif Tanggapi Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid

Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukman Edy meminta masyarakat bersikap positif terkait bendera Merah Putih yang dibubuhi kalimat Tauhid ...
Petisi Beruang Kurus, Bonbin Bandung Pertanyakan Maksud LSM
Peristiwa - Kamis, 19 Januari 2017 - 12:12 WIB

Petisi Beruang Kurus, Bonbin Bandung Pertanyakan Maksud LSM

Kondisi beruang kurus yang berada di Kebun Binatang (Bonbin) Bandung terkespose secara publik. Apalagi ada petisi "Penyelamatan beruang kelaparan di ...