Minggu, 25 Februari 2018 | 22.37 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Kecam Aksi Bom Bunuhdiri, KMNU USU: Warga Medan Tetap Solid

Kecam Aksi Bom Bunuhdiri, KMNU USU: Warga Medan Tetap Solid

Senin, 29 Agustus 2016 - 08:45 WIB

IMG-16926

Gereja Katolik Santo Yosep Jalan Dr Mansyur Medan usai kejadian percobaan bom bunuhdiri. (Kininews/NUR)

Medan, kini.co.id – Aksi percobaan bunuh diri di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep Medan dikecam berbagai pihak termasuk oleh mahasiswa.

Pasalnya, bukan hanya membuat panik, kejadian itu membuat citra kerukunan umat beragama di Medan tercoreng.

Untuk itu umat beragama diminta untuk tidak terprovokasi dan tetap bersatu dengan kejadian tersebut.

“Kita percaya warga Medan tetap solid. Tidak akan ada perpecahan kerukunan umat beragama yang sudah dibangun bertahun-tahun lamanya,” ujar Ketua Keluarga Mahasiswa Nahdatul Ulama (KMNU) USU, Julpian Harahap, Senin (29/8/2016).

Ia mengatakan pihaknya mengecam aksi bom bunuhdiri tersebut, dan meminta warga menunggu hasil pemeriksaan polisi terhadap pelaku.

(Baca juga: Ini Pelaku Bom Bunuhdiri di Medan)

Meski membawa-bawa nama Islam dalam aksinya, Julpian berharap aksi tersebut tidak membawa perpecahan pada umat beragama di Medan.

“Kita dukung Poldasu yang menangani kasus ini supaya tidak ada lagi teror yang mengatasnamakan agama. Kita percaya tidak ada agama yang membolehkan merusak rumah ibadah agama mana pun. Kami mendoakan semoga pastur yang diserang diberikan kekuatan dan kesehatan agar bisa lagi memberikan khotbah dan pesan cinta kasih untuk kita semua,” jelasnya.

Ia menegaskan kepolisian harus segera mengungkap siapa dalang dari aksi bom bunuhdiri yang dilakukan pria berusia 17 tahun tersebut.

Selain itu, sambungnya, ia berharap tidak ada oknum yang memanfaatkan kejadian ini untuk memecahbelah umat beragama dengan menghasut dan menebar kebencian di media sosial.

“Yang terpenting umat beragama di Medan jangan terprovokasi dengan penyataan-pernyataan penebar kebencian di media sosial akibat kejadian ini,” tutupnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut
Hukum - Minggu, 25 Februari 2018 - 19:26 WIB

Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memberhentikan sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Heri Hasan Basri yang terjerat OTT Satgas Anti Money Politik ...
Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:58 WIB

Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi

Petak jalan rel kereta api di kilometer 185 + 500 sampai dengan 186 + 600 (Stasiun Tanjung - Stasiun Losari  ...
Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi
Politik - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:25 WIB

Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Puan Maharani mengatakan partainya telah mengantongi kriteria dan nama-nama calon wakil ...
Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun
Ekonomi - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:19 WIB

Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun

PT Angkasa Pura I (Persero) di 2018 akan menginvestasikan Rp18,8 triliun untuk membangun sejumlah infrastruktur bandar udara untuk perbaikan dan ...
PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU
Hukum - Sabtu, 24 Februari 2018 - 14:17 WIB

PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU

Tak terima partainya tak lolos verifikasi, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra kekeuh akan menyeret seluruh ...