Rabu, 13 Desember 2017 | 10.18 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Kecam Aksi Bom Bunuhdiri, KMNU USU: Warga Medan Tetap Solid

Kecam Aksi Bom Bunuhdiri, KMNU USU: Warga Medan Tetap Solid

Senin, 29 Agustus 2016 - 08:45 WIB

IMG-16926

Gereja Katolik Santo Yosep Jalan Dr Mansyur Medan usai kejadian percobaan bom bunuhdiri. (Kininews/NUR)

Medan, kini.co.id – Aksi percobaan bunuh diri di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep Medan dikecam berbagai pihak termasuk oleh mahasiswa.

Pasalnya, bukan hanya membuat panik, kejadian itu membuat citra kerukunan umat beragama di Medan tercoreng.

Untuk itu umat beragama diminta untuk tidak terprovokasi dan tetap bersatu dengan kejadian tersebut.

“Kita percaya warga Medan tetap solid. Tidak akan ada perpecahan kerukunan umat beragama yang sudah dibangun bertahun-tahun lamanya,” ujar Ketua Keluarga Mahasiswa Nahdatul Ulama (KMNU) USU, Julpian Harahap, Senin (29/8/2016).

Ia mengatakan pihaknya mengecam aksi bom bunuhdiri tersebut, dan meminta warga menunggu hasil pemeriksaan polisi terhadap pelaku.

(Baca juga: Ini Pelaku Bom Bunuhdiri di Medan)

Meski membawa-bawa nama Islam dalam aksinya, Julpian berharap aksi tersebut tidak membawa perpecahan pada umat beragama di Medan.

“Kita dukung Poldasu yang menangani kasus ini supaya tidak ada lagi teror yang mengatasnamakan agama. Kita percaya tidak ada agama yang membolehkan merusak rumah ibadah agama mana pun. Kami mendoakan semoga pastur yang diserang diberikan kekuatan dan kesehatan agar bisa lagi memberikan khotbah dan pesan cinta kasih untuk kita semua,” jelasnya.

Ia menegaskan kepolisian harus segera mengungkap siapa dalang dari aksi bom bunuhdiri yang dilakukan pria berusia 17 tahun tersebut.

Selain itu, sambungnya, ia berharap tidak ada oknum yang memanfaatkan kejadian ini untuk memecahbelah umat beragama dengan menghasut dan menebar kebencian di media sosial.

“Yang terpenting umat beragama di Medan jangan terprovokasi dengan penyataan-pernyataan penebar kebencian di media sosial akibat kejadian ini,” tutupnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Ini yang Janggal Dalam Dakwaan Novanto Menurut Pengacara
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 10:16 WIB

Ini yang Janggal Dalam Dakwaan Novanto Menurut Pengacara

Pengacara Ketua DPR RI, Setya Novanto, Maqdir Ismail mengatakan pihaknya sudah menerima dan membaca surat dakwaan Jaksa KPK terhadap kliennya. ...
Kuasa Hukum Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 09:10 WIB

Kuasa Hukum Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor

Kuasa Hukum Setya Novanto, Firman Wijaya tiba di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang ada di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.Firman tiba ...
Susunan Majelis Hakim yang Sidangkan Perkara Novanto
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 08:29 WIB

Susunan Majelis Hakim yang Sidangkan Perkara Novanto

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat telah menetapkan susunan Majelis Hakim dalam perkara korupsi pengadaan e-KTP (Kartu Tanda Penduduk berbasis ...
Pimpinan KPK Pantau Sidang Novanto
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 08:26 WIB

Pimpinan KPK Pantau Sidang Novanto

Sidang kasus dugaan korupsi megaproyek pengadaan e-KTP, dengan tersangka Setya Novanto, akan mulai digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu, 13 ...
KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 01:11 WIB

KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pencegahan terhadap dua pengusaha dari PT Sumber Swarna, Joe Fandy Yoesman dan Ali Tonang bepergian ...
Seminar ‘Jejak pelacur arab  dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi
Pendidikan - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:54 WIB

Seminar ‘Jejak pelacur arab dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi

Penyelenggaraan seminar bertajuk "Jejak Pelacur Arab dalam Seni Baca Al Qur'an" yang digelar UIN Sumatera Utara, Senin (11/12) disesalkan ...