Selasa, 24 Januari 2017 | 06.04 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Kecam Aksi Bom Bunuhdiri, KMNU USU: Warga Medan Tetap Solid

Kecam Aksi Bom Bunuhdiri, KMNU USU: Warga Medan Tetap Solid

Senin, 29 Agustus 2016 - 08:45 WIB

IMG-16926

Gereja Katolik Santo Yosep Jalan Dr Mansyur Medan usai kejadian percobaan bom bunuhdiri. (Kininews/NUR)

Medan, kini.co.id – Aksi percobaan bunuh diri di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep Medan dikecam berbagai pihak termasuk oleh mahasiswa.

Pasalnya, bukan hanya membuat panik, kejadian itu membuat citra kerukunan umat beragama di Medan tercoreng.

Untuk itu umat beragama diminta untuk tidak terprovokasi dan tetap bersatu dengan kejadian tersebut.

“Kita percaya warga Medan tetap solid. Tidak akan ada perpecahan kerukunan umat beragama yang sudah dibangun bertahun-tahun lamanya,” ujar Ketua Keluarga Mahasiswa Nahdatul Ulama (KMNU) USU, Julpian Harahap, Senin (29/8/2016).

Ia mengatakan pihaknya mengecam aksi bom bunuhdiri tersebut, dan meminta warga menunggu hasil pemeriksaan polisi terhadap pelaku.

(Baca juga: Ini Pelaku Bom Bunuhdiri di Medan)

Meski membawa-bawa nama Islam dalam aksinya, Julpian berharap aksi tersebut tidak membawa perpecahan pada umat beragama di Medan.

“Kita dukung Poldasu yang menangani kasus ini supaya tidak ada lagi teror yang mengatasnamakan agama. Kita percaya tidak ada agama yang membolehkan merusak rumah ibadah agama mana pun. Kami mendoakan semoga pastur yang diserang diberikan kekuatan dan kesehatan agar bisa lagi memberikan khotbah dan pesan cinta kasih untuk kita semua,” jelasnya.

Ia menegaskan kepolisian harus segera mengungkap siapa dalang dari aksi bom bunuhdiri yang dilakukan pria berusia 17 tahun tersebut.

Selain itu, sambungnya, ia berharap tidak ada oknum yang memanfaatkan kejadian ini untuk memecahbelah umat beragama dengan menghasut dan menebar kebencian di media sosial.

“Yang terpenting umat beragama di Medan jangan terprovokasi dengan penyataan-pernyataan penebar kebencian di media sosial akibat kejadian ini,” tutupnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Sepasang Suami Istri Ini Berangkat ke Suriah Dari Medan
Nasional - Selasa, 24 Januari 2017 - 00:08 WIB

Sepasang Suami Istri Ini Berangkat ke Suriah Dari Medan

Tujuh belas orang WNI yang diduga bergabung dengan ISIS dan di deportasi Pemerintah Turki ke Indonesia saat ini masih menjalani ...
Habib Rizieq Minta Pemerintah Tarik Peredaran Uang Berlogo Palu Arit
Hukum - Senin, 23 Januari 2017 - 22:07 WIB

Habib Rizieq Minta Pemerintah Tarik Peredaran Uang Berlogo Palu Arit

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mempertanyakan simbol Palu-Arit yang terdapat pada uang pecahan baru Bank Indonesia. ...
Kasus Suap Pengadaan Pesawat, KPK Bakal Panggil Lagi Istri Emirsyah Satar
Hukum - Senin, 23 Januari 2017 - 17:24 WIB

Kasus Suap Pengadaan Pesawat, KPK Bakal Panggil Lagi Istri Emirsyah Satar

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK); Febri Diansyah mengatakan penyidik bisa saja kembali memanggil istri mantan Direktur PT Garuda ...
Potensi Jual Beli Jabatan Jelang Pilkada Mencapai Rp9 Triliun
Politik - Senin, 23 Januari 2017 - 14:59 WIB

Potensi Jual Beli Jabatan Jelang Pilkada Mencapai Rp9 Triliun

Wakil Direktur MAK, Virgo Sulianto Gohardi mengatakan modus jual beli jabatan seringkali dilakukan pada moment menjelang atau setelah Pilkada."Tujuannya adalah ...
Muhammadiyah : Potensi Jual Beli Jabatan ASN Bernilai Rp 44 Triliun
Politik - Senin, 23 Januari 2017 - 14:57 WIB

Muhammadiyah : Potensi Jual Beli Jabatan ASN Bernilai Rp 44 Triliun

Wakil Direktur Madrasah Anti Korupsi (MAK), Virgo Sulianto Gohardi menduga sekitar 90% dari proses pengisian 21.000 jabatan kepala dinas di ...
Jika Habib Rizieq Ditahan, Pelawak Kiwil: Saya Siap Menggantikan
Peristiwa - Senin, 23 Januari 2017 - 14:24 WIB

Jika Habib Rizieq Ditahan, Pelawak Kiwil: Saya Siap Menggantikan

Dukungan terhadap imam besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab mengalir dari berbagai kalangan, termasuk selebritis.Pelawak Kiwil misalnya, yang ...