Selasa, 25 April 2017 | 01.57 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Kecam Aksi Bom Bunuhdiri, KMNU USU: Warga Medan Tetap Solid

Kecam Aksi Bom Bunuhdiri, KMNU USU: Warga Medan Tetap Solid

Senin, 29 Agustus 2016 - 08:45 WIB

IMG-16926

Gereja Katolik Santo Yosep Jalan Dr Mansyur Medan usai kejadian percobaan bom bunuhdiri. (Kininews/NUR)

Medan, kini.co.id – Aksi percobaan bunuh diri di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep Medan dikecam berbagai pihak termasuk oleh mahasiswa.

Pasalnya, bukan hanya membuat panik, kejadian itu membuat citra kerukunan umat beragama di Medan tercoreng.

Untuk itu umat beragama diminta untuk tidak terprovokasi dan tetap bersatu dengan kejadian tersebut.

“Kita percaya warga Medan tetap solid. Tidak akan ada perpecahan kerukunan umat beragama yang sudah dibangun bertahun-tahun lamanya,” ujar Ketua Keluarga Mahasiswa Nahdatul Ulama (KMNU) USU, Julpian Harahap, Senin (29/8/2016).

Ia mengatakan pihaknya mengecam aksi bom bunuhdiri tersebut, dan meminta warga menunggu hasil pemeriksaan polisi terhadap pelaku.

(Baca juga: Ini Pelaku Bom Bunuhdiri di Medan)

Meski membawa-bawa nama Islam dalam aksinya, Julpian berharap aksi tersebut tidak membawa perpecahan pada umat beragama di Medan.

“Kita dukung Poldasu yang menangani kasus ini supaya tidak ada lagi teror yang mengatasnamakan agama. Kita percaya tidak ada agama yang membolehkan merusak rumah ibadah agama mana pun. Kami mendoakan semoga pastur yang diserang diberikan kekuatan dan kesehatan agar bisa lagi memberikan khotbah dan pesan cinta kasih untuk kita semua,” jelasnya.

Ia menegaskan kepolisian harus segera mengungkap siapa dalang dari aksi bom bunuhdiri yang dilakukan pria berusia 17 tahun tersebut.

Selain itu, sambungnya, ia berharap tidak ada oknum yang memanfaatkan kejadian ini untuk memecahbelah umat beragama dengan menghasut dan menebar kebencian di media sosial.

“Yang terpenting umat beragama di Medan jangan terprovokasi dengan penyataan-pernyataan penebar kebencian di media sosial akibat kejadian ini,” tutupnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Habib Rizieq Ajak Muslim Kuasa Medsos
Politik - Selasa, 25 April 2017 - 00:16 WIB

Habib Rizieq Ajak Muslim Kuasa Medsos

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menyebutkan, Laskar Cyber Muslim punya andil besar dalam setiap aksi bela ...
Ini yang Dilakukan Dokter Terhadap Novel
Nasional - Senin, 24 April 2017 - 17:41 WIB

Ini yang Dilakukan Dokter Terhadap Novel

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menyatakan tim dokter yang menangani Novel Baswedan ada empat tindakan. Setelah penyidik ...
Ahok Akan Bacakan Pledoi Kasusnya
Hukum - Senin, 24 April 2017 - 13:42 WIB

Ahok Akan Bacakan Pledoi Kasusnya

Sidang lanjutan dugaan penistan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Selasa (25/4) dengan agenda nota pembelaan atau pledoi.Menurut ...
Pilkada Serentak Gelombang Ketiga 27 Juni 2018
Politik - Senin, 24 April 2017 - 12:53 WIB

Pilkada Serentak Gelombang Ketiga 27 Juni 2018

Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak gelombang ke tiga diusulkan digelar pada 27 Juni 2018 mendatang. Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah ...
Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:42 WIB

Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

Unit Lakalantas Polres Bogor Kabupaten, mengkonfirmasi data nama-nama korban meninggal dunia dan luka berat dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di ...
Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:22 WIB

Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas

Kecelakaan maut yang melibatkan 12 kendaaran terjadi di Jl Raya Puncak, tepatnya di tanjakan Selarong, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu ...