Rabu, 25 April 2018 | 03.33 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Kecam Aksi Bom Bunuhdiri, KMNU USU: Warga Medan Tetap Solid

Kecam Aksi Bom Bunuhdiri, KMNU USU: Warga Medan Tetap Solid

Senin, 29 Agustus 2016 - 08:45 WIB

IMG-16926

Gereja Katolik Santo Yosep Jalan Dr Mansyur Medan usai kejadian percobaan bom bunuhdiri. (Kininews/NUR)

Medan, kini.co.id – Aksi percobaan bunuh diri di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep Medan dikecam berbagai pihak termasuk oleh mahasiswa.

Pasalnya, bukan hanya membuat panik, kejadian itu membuat citra kerukunan umat beragama di Medan tercoreng.

Untuk itu umat beragama diminta untuk tidak terprovokasi dan tetap bersatu dengan kejadian tersebut.

“Kita percaya warga Medan tetap solid. Tidak akan ada perpecahan kerukunan umat beragama yang sudah dibangun bertahun-tahun lamanya,” ujar Ketua Keluarga Mahasiswa Nahdatul Ulama (KMNU) USU, Julpian Harahap, Senin (29/8/2016).

Ia mengatakan pihaknya mengecam aksi bom bunuhdiri tersebut, dan meminta warga menunggu hasil pemeriksaan polisi terhadap pelaku.

(Baca juga: Ini Pelaku Bom Bunuhdiri di Medan)

Meski membawa-bawa nama Islam dalam aksinya, Julpian berharap aksi tersebut tidak membawa perpecahan pada umat beragama di Medan.

“Kita dukung Poldasu yang menangani kasus ini supaya tidak ada lagi teror yang mengatasnamakan agama. Kita percaya tidak ada agama yang membolehkan merusak rumah ibadah agama mana pun. Kami mendoakan semoga pastur yang diserang diberikan kekuatan dan kesehatan agar bisa lagi memberikan khotbah dan pesan cinta kasih untuk kita semua,” jelasnya.

Ia menegaskan kepolisian harus segera mengungkap siapa dalang dari aksi bom bunuhdiri yang dilakukan pria berusia 17 tahun tersebut.

Selain itu, sambungnya, ia berharap tidak ada oknum yang memanfaatkan kejadian ini untuk memecahbelah umat beragama dengan menghasut dan menebar kebencian di media sosial.

“Yang terpenting umat beragama di Medan jangan terprovokasi dengan penyataan-pernyataan penebar kebencian di media sosial akibat kejadian ini,” tutupnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...