Kamis, 23 Maret 2017 | 11.13 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Mentan : Beras Surplus di Petani Bukti Rendahnya Serapan Bulog

Mentan : Beras Surplus di Petani Bukti Rendahnya Serapan Bulog

Reporter : Fadilah | Selasa, 30 Agustus 2016 - 12:55 WIB

IMG-16964

Ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta Timur, Selasa, (30/8/2016) untuk memeriksa stok harga beras. Pasalnya saat ini, beras sedang melimpah karena sedang musim panen raya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Amran yang saat itu ditemani oleh Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan, Syahrul Mamma, dan sejumlah pejabat dari Bulog, PT Food Station Cipinang, Perum Bulog, dan Kementerian Pertanian mengunjungi beberapa toko. Amran menanyakan berapa harga beras?

Pedagang tersebut pun menjawab harga beras yang dijualnya variatif, ada yang Rp 7.000/kg, ada juga yang Rp 7.200/kg dan ada juga yang Rp 7.800/kg.

Dari pantauanya tersebut, Amran menyimpulkan bahwa harga beras saat ini tengah stabil. Artinya apa? Beras dipetani kita kini tengah surplus.

“Jadi aman tak perlu khawatir,” ujar Amran, di Jakarta, Selasa, (30/8/2016).

Tapi yang menjadi catatan saat ini tambah Amran, jika di sini harganya saja Rp 7.000/kg, bagaimana harganya di petani? Pasti lebih rendah bukan? Akibatnya banyak petani yang tidak meraup untung.

“Ini beras, bukan pasir. Petani menderita harga segitu. Betapa ruginya ini petani. Nah Ini yang harus kita evaluasi,” kata Amran.

Melihat rendahnya harga beras di Petani lanjut Amran, ini membuktikan bahwa penyerapan beras oleh Bulog di lapangan masih sangat rendah. Sesuai Inpres Nomor 5 Tahun 201, Bulog sendiri membeli harga beras di petani paling rendah seharga Rp7.300/kg.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kuota Haji 2017 Ditambah Menjadi 221.000 Jamaah
Nasional - Kamis, 23 Maret 2017 - 11:12 WIB

Kuota Haji 2017 Ditambah Menjadi 221.000 Jamaah

Pada 2017 ini, kuota jamaah untuk Ibadah Haji bertambah menjadi 221.00 orang. Kuota tersebut dibagi untuk haji reguler sebanyak 204.000 ...
KPK Rahasiakan Penerima Suap e-KTP yang Kembalikan Uang, Ada Apa?
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 11:07 WIB

KPK Rahasiakan Penerima Suap e-KTP yang Kembalikan Uang, Ada Apa?

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, terus mempertanyakan sikap KPK yang merahasiakan nama-nama penerima suap proyek pengadaan e-KTP. Bahkan dianggap melindungi ...
Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:58 WIB

Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP

Sidang ketiga kasus korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) akan kembali digelar hari ini, Kamis (23/3/2017) di Pengadilan ...
Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:53 WIB

Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi

Putusan Pengadilan Tinggi Urusan Agama (PTUN) akan dijadikan KPK sebagai pintu masuk kembali mengusut dugaan korupsi di reklamasi teluk Jakarta.Hal ...
Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 17:01 WIB

Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku

Publik digegerkan dengan menghilangnya dokumen sengketa Pilkada Dogiayi, Papua di Mahkamah Konstitusi.Hal ini jelas menjengkelkan, mengingat beberapa kasus sengketa pilkada ...
Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:33 WIB

Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki

Publik heboh membicarakan mobil dinas yang belum dikembalikan Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Pasalnya, kendaraan dinas Presiden Jokowi sempat ...