Rabu, 24 Januari 2018 | 06.35 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Mentan : Beras Surplus di Petani Bukti Rendahnya Serapan Bulog

Mentan : Beras Surplus di Petani Bukti Rendahnya Serapan Bulog

Reporter : Fadilah | Selasa, 30 Agustus 2016 - 12:55 WIB

IMG-16964

Ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta Timur, Selasa, (30/8/2016) untuk memeriksa stok harga beras. Pasalnya saat ini, beras sedang melimpah karena sedang musim panen raya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Amran yang saat itu ditemani oleh Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan, Syahrul Mamma, dan sejumlah pejabat dari Bulog, PT Food Station Cipinang, Perum Bulog, dan Kementerian Pertanian mengunjungi beberapa toko. Amran menanyakan berapa harga beras?

Pedagang tersebut pun menjawab harga beras yang dijualnya variatif, ada yang Rp 7.000/kg, ada juga yang Rp 7.200/kg dan ada juga yang Rp 7.800/kg.

Dari pantauanya tersebut, Amran menyimpulkan bahwa harga beras saat ini tengah stabil. Artinya apa? Beras dipetani kita kini tengah surplus.

“Jadi aman tak perlu khawatir,” ujar Amran, di Jakarta, Selasa, (30/8/2016).

Tapi yang menjadi catatan saat ini tambah Amran, jika di sini harganya saja Rp 7.000/kg, bagaimana harganya di petani? Pasti lebih rendah bukan? Akibatnya banyak petani yang tidak meraup untung.

“Ini beras, bukan pasir. Petani menderita harga segitu. Betapa ruginya ini petani. Nah Ini yang harus kita evaluasi,” kata Amran.

Melihat rendahnya harga beras di Petani lanjut Amran, ini membuktikan bahwa penyerapan beras oleh Bulog di lapangan masih sangat rendah. Sesuai Inpres Nomor 5 Tahun 201, Bulog sendiri membeli harga beras di petani paling rendah seharga Rp7.300/kg.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hanura sepakat islah, Wiranto: OSO Ketua Umum yang sah
Politik - Selasa, 23 Januari 2018 - 21:48 WIB

Hanura sepakat islah, Wiranto: OSO Ketua Umum yang sah

Ketua Dewan Pembina sekaligus pendiri Partai Hanura, Jenderal (Purn) Wiranto, menyatakan bahwa Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai Ketua Umum Partai ...
Made Oka Masagung Sering Lupa, KPK: Tak Ada Gunanya
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:50 WIB

Made Oka Masagung Sering Lupa, KPK: Tak Ada Gunanya

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan tidak ada gunanya saksi mengatakan lupa padahal sebenarnya tidak lupa."Sebab untuk ...
Akankah KPK Gugurkan Praperadilan Fredrich Yunadi?
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:33 WIB

Akankah KPK Gugurkan Praperadilan Fredrich Yunadi?

Pasca menetapkan Fredrich Yunadi sebagai tersangka merintangi penyidikan perkara e-KTP, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara intens melakukan serangkaian kegiatan. Misalnya ...
KPK Belum Lihat Novanto Akui Kesalahannya di Kasus e-KTP
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:29 WIB

KPK Belum Lihat Novanto Akui Kesalahannya di Kasus e-KTP

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan sejauh ini pihaknya belum melihat Setya Novanto mengakui perbuatannya di kasus ...
Dampak gempa Banten, puluhan bangunan di Sukabumi rusak
Peristiwa - Selasa, 23 Januari 2018 - 19:30 WIB

Dampak gempa Banten, puluhan bangunan di Sukabumi rusak

Pascagempa yang terjadi di Lebak, Banten dengan kekuatan 6,4 Skala Richter (SR) Selasa, (23/1) sekitar pukul 13.34 WIB, sejumlah bangunan ...
Ratusan rumah di Lebak rusak terdampak gempa
Peristiwa - Selasa, 23 Januari 2018 - 19:24 WIB

Ratusan rumah di Lebak rusak terdampak gempa

Gempa tektonik berkekuatan 6,1 Skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (23/1) siang, menghancurkan sebanyak 311 unit rumah tersebar ...