Jumat, 27 April 2018 | 00.27 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Mentan Sebut Harga Jual Beras oleh Bulog Lebih Mahal

Mentan Sebut Harga Jual Beras oleh Bulog Lebih Mahal

Reporter : Fadilah | Selasa, 30 Agustus 2016 - 14:19 WIB

IMG-16966

ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Menteri Pertanian (Mentan) RI, Amran Sulaiman melakukan inspeksi dadakan (sidak) ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta Timur, Selasa, (30/8/2016). Sidak ini dilakukan untuk mengecek harga beras di pasar tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Amran berujar bahwa harga beras yang dijual Bulog lebih mahal jika dibandingkan dengan beras kualitas sama IR 64 yang dijual pedagang. Harga beras Bulog dijual seharga Rp 7.800/kg, pedagang dari daerah bisa menjual beras di PIBC Rp 7.000-7.300/kg.

Padahal cetus Amran, Bulog merupakan pemain besar dan mempunyai uang yang besar, dan juga gudang yang besar. Sedangkan pedagang di pasar tersebut paling hanya memiliki modal Rp 20 juta dan kebanyakan dari mereka tidak memiliki mosal besar.

“Bulog ini pemain, masa harganya kalah sama pedagang kecil,” sindir Amran, di Jakarta, Selasa, (30/8/2016).

Perihal tersebut, Amran menduga ada yang tidak efisien. Ketidakefisienan tersebut diduga lantaran panjangnya distribusi.

Harga yang dijual Bulog itu sebenarnya bisa ditekan jika Bulog pandai mengaturnya.

“Misalnya beras yang dipanen di Kabupaten Sukoharjo, kemudian dikirim untuk disimpan ke gudang Bulog yang ada di wilayah lain, sebelum kemudian kembali dikirim ke Sukoharjo kembali untuk didistribusikan sebagai beras rastra,” kata Amran.

Amran juga mengusulkan agar perusahaan milik negara itu memakai manajemen pedagang kecil yang bisa menjual harga beras Rp 7000-7300/kg. Begitu digiling atau di panen langsung di lempar ke gudang sehingga tidak ada bunga penyimpanan dan perawatan jangka panjang.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...