Rabu, 13 Desember 2017 | 10.16 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Mentan Sebut Harga Jual Beras oleh Bulog Lebih Mahal

Mentan Sebut Harga Jual Beras oleh Bulog Lebih Mahal

Reporter : Fadilah | Selasa, 30 Agustus 2016 - 14:19 WIB

IMG-16966

ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Menteri Pertanian (Mentan) RI, Amran Sulaiman melakukan inspeksi dadakan (sidak) ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta Timur, Selasa, (30/8/2016). Sidak ini dilakukan untuk mengecek harga beras di pasar tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Amran berujar bahwa harga beras yang dijual Bulog lebih mahal jika dibandingkan dengan beras kualitas sama IR 64 yang dijual pedagang. Harga beras Bulog dijual seharga Rp 7.800/kg, pedagang dari daerah bisa menjual beras di PIBC Rp 7.000-7.300/kg.

Padahal cetus Amran, Bulog merupakan pemain besar dan mempunyai uang yang besar, dan juga gudang yang besar. Sedangkan pedagang di pasar tersebut paling hanya memiliki modal Rp 20 juta dan kebanyakan dari mereka tidak memiliki mosal besar.

“Bulog ini pemain, masa harganya kalah sama pedagang kecil,” sindir Amran, di Jakarta, Selasa, (30/8/2016).

Perihal tersebut, Amran menduga ada yang tidak efisien. Ketidakefisienan tersebut diduga lantaran panjangnya distribusi.

Harga yang dijual Bulog itu sebenarnya bisa ditekan jika Bulog pandai mengaturnya.

“Misalnya beras yang dipanen di Kabupaten Sukoharjo, kemudian dikirim untuk disimpan ke gudang Bulog yang ada di wilayah lain, sebelum kemudian kembali dikirim ke Sukoharjo kembali untuk didistribusikan sebagai beras rastra,” kata Amran.

Amran juga mengusulkan agar perusahaan milik negara itu memakai manajemen pedagang kecil yang bisa menjual harga beras Rp 7000-7300/kg. Begitu digiling atau di panen langsung di lempar ke gudang sehingga tidak ada bunga penyimpanan dan perawatan jangka panjang.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kuasa Hukum Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 09:10 WIB

Kuasa Hukum Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor

Kuasa Hukum Setya Novanto, Firman Wijaya tiba di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang ada di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.Firman tiba ...
Susunan Majelis Hakim yang Sidangkan Perkara Novanto
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 08:29 WIB

Susunan Majelis Hakim yang Sidangkan Perkara Novanto

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat telah menetapkan susunan Majelis Hakim dalam perkara korupsi pengadaan e-KTP (Kartu Tanda Penduduk berbasis ...
Pimpinan KPK Pantau Sidang Novanto
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 08:26 WIB

Pimpinan KPK Pantau Sidang Novanto

Sidang kasus dugaan korupsi megaproyek pengadaan e-KTP, dengan tersangka Setya Novanto, akan mulai digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu, 13 ...
KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 01:11 WIB

KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pencegahan terhadap dua pengusaha dari PT Sumber Swarna, Joe Fandy Yoesman dan Ali Tonang bepergian ...
Seminar ‘Jejak pelacur arab  dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi
Pendidikan - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:54 WIB

Seminar ‘Jejak pelacur arab dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi

Penyelenggaraan seminar bertajuk "Jejak Pelacur Arab dalam Seni Baca Al Qur'an" yang digelar UIN Sumatera Utara, Senin (11/12) disesalkan ...
Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi
Peristiwa - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:31 WIB

Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi

Mabes Polri merilis identitas 19 terduga teroris yang ditangkap pada rentang waktu 9-11 Desember 2017.Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo ...