Jumat, 18 Agustus 2017 | 21.24 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Mentan Sebut Harga Jual Beras oleh Bulog Lebih Mahal

Mentan Sebut Harga Jual Beras oleh Bulog Lebih Mahal

Reporter : Fadilah | Selasa, 30 Agustus 2016 - 14:19 WIB

IMG-16966

ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Menteri Pertanian (Mentan) RI, Amran Sulaiman melakukan inspeksi dadakan (sidak) ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta Timur, Selasa, (30/8/2016). Sidak ini dilakukan untuk mengecek harga beras di pasar tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Amran berujar bahwa harga beras yang dijual Bulog lebih mahal jika dibandingkan dengan beras kualitas sama IR 64 yang dijual pedagang. Harga beras Bulog dijual seharga Rp 7.800/kg, pedagang dari daerah bisa menjual beras di PIBC Rp 7.000-7.300/kg.

Padahal cetus Amran, Bulog merupakan pemain besar dan mempunyai uang yang besar, dan juga gudang yang besar. Sedangkan pedagang di pasar tersebut paling hanya memiliki modal Rp 20 juta dan kebanyakan dari mereka tidak memiliki mosal besar.

“Bulog ini pemain, masa harganya kalah sama pedagang kecil,” sindir Amran, di Jakarta, Selasa, (30/8/2016).

Perihal tersebut, Amran menduga ada yang tidak efisien. Ketidakefisienan tersebut diduga lantaran panjangnya distribusi.

Harga yang dijual Bulog itu sebenarnya bisa ditekan jika Bulog pandai mengaturnya.

“Misalnya beras yang dipanen di Kabupaten Sukoharjo, kemudian dikirim untuk disimpan ke gudang Bulog yang ada di wilayah lain, sebelum kemudian kembali dikirim ke Sukoharjo kembali untuk didistribusikan sebagai beras rastra,” kata Amran.

Amran juga mengusulkan agar perusahaan milik negara itu memakai manajemen pedagang kecil yang bisa menjual harga beras Rp 7000-7300/kg. Begitu digiling atau di panen langsung di lempar ke gudang sehingga tidak ada bunga penyimpanan dan perawatan jangka panjang.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Guyuran Bansos Pemerintahan Jokowi-JK di 2018
Politik - Jumat, 18 Agustus 2017 - 20:50 WIB

Guyuran Bansos Pemerintahan Jokowi-JK di 2018

Satu tahun menjelang Pemilihan Umum 2019, anggaran bantuan sosial pemerintahan Jokowi-JK melonjak ditahun 2018 naik dan jor-joran. Tak hanya dari ...
Isak Tangis Korban First Travel Adukan Nasibnya di DPR
Hukum - Jumat, 18 Agustus 2017 - 20:13 WIB

Isak Tangis Korban First Travel Adukan Nasibnya di DPR

Ratusan korban biro perjalanan umrah First Travel mengadukan nasibnya ke DPR dan diterima Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Kompleks ...
Kegagalan Penerimaan Pajak dan Serapannya
Ekonomi - Jumat, 18 Agustus 2017 - 18:58 WIB

Kegagalan Penerimaan Pajak dan Serapannya

Kebijakan fiskal Indonesia yang ingin membangun ekonomi tumbuh berkeadilan, namun hal tersebut tanpa dibarengi dengan kemampuan peneriman pajak yang dapat ...
Terkait Bom Thamrin, Terpidana Teroris Aman Abdurrahman Kembali Diperiksa
Peristiwa - Jumat, 18 Agustus 2017 - 18:05 WIB

Terkait Bom Thamrin, Terpidana Teroris Aman Abdurrahman Kembali Diperiksa

Terpidana kasus terorisme pelatihan militer Pegunungan Jalin Jantho, Aceh, Oman Rachman alias Abu Sulaiman Aman Abdurrahman kembali menjalani pemeriksaan di ...
Wapres Jusuf Kalla: SBY Menenangkan Situasi Politik
Politik - Jumat, 18 Agustus 2017 - 15:49 WIB

Wapres Jusuf Kalla: SBY Menenangkan Situasi Politik

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, kedatangan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke peringatan HUT RI di Istana Kepresidenan memberikan ...
Jusuf Kalla : UUD Boleh Berubah, Asal…
Politik - Jumat, 18 Agustus 2017 - 15:16 WIB

Jusuf Kalla : UUD Boleh Berubah, Asal…

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengajak bangsa Indonesia menjadikan momen peringatan Hari Konstitusi untuk senantiasa mengingat dan meneruskan visi para pendiri ...