Kamis, 19 Januari 2017 | 15.43 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Mentan Sebut Harga Jual Beras oleh Bulog Lebih Mahal

Mentan Sebut Harga Jual Beras oleh Bulog Lebih Mahal

Reporter : Fadilah | Selasa, 30 Agustus 2016 - 14:19 WIB

IMG-16966

ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Menteri Pertanian (Mentan) RI, Amran Sulaiman melakukan inspeksi dadakan (sidak) ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta Timur, Selasa, (30/8/2016). Sidak ini dilakukan untuk mengecek harga beras di pasar tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Amran berujar bahwa harga beras yang dijual Bulog lebih mahal jika dibandingkan dengan beras kualitas sama IR 64 yang dijual pedagang. Harga beras Bulog dijual seharga Rp 7.800/kg, pedagang dari daerah bisa menjual beras di PIBC Rp 7.000-7.300/kg.

Padahal cetus Amran, Bulog merupakan pemain besar dan mempunyai uang yang besar, dan juga gudang yang besar. Sedangkan pedagang di pasar tersebut paling hanya memiliki modal Rp 20 juta dan kebanyakan dari mereka tidak memiliki mosal besar.

“Bulog ini pemain, masa harganya kalah sama pedagang kecil,” sindir Amran, di Jakarta, Selasa, (30/8/2016).

Perihal tersebut, Amran menduga ada yang tidak efisien. Ketidakefisienan tersebut diduga lantaran panjangnya distribusi.

Harga yang dijual Bulog itu sebenarnya bisa ditekan jika Bulog pandai mengaturnya.

“Misalnya beras yang dipanen di Kabupaten Sukoharjo, kemudian dikirim untuk disimpan ke gudang Bulog yang ada di wilayah lain, sebelum kemudian kembali dikirim ke Sukoharjo kembali untuk didistribusikan sebagai beras rastra,” kata Amran.

Amran juga mengusulkan agar perusahaan milik negara itu memakai manajemen pedagang kecil yang bisa menjual harga beras Rp 7000-7300/kg. Begitu digiling atau di panen langsung di lempar ke gudang sehingga tidak ada bunga penyimpanan dan perawatan jangka panjang.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Eks Direktur Garuda Indonesia Jadi Tersangka Kasus Korupsi
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 14:38 WIB

Eks Direktur Garuda Indonesia Jadi Tersangka Kasus Korupsi

Mantan Direktur PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar resmi menjadi tersangka kasus dugaan korupsi di sebuah BUMN. Hal itu dikatakan Wakil ...
Kerjasama Jokowi dengan China Diduga Dimanfaatkan Pebisnis Datangkan TKA
Peristiwa - Kamis, 19 Januari 2017 - 13:59 WIB

Kerjasama Jokowi dengan China Diduga Dimanfaatkan Pebisnis Datangkan TKA

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah melakukan penandatanganan kerjasama dengan China untuk mendatangkan 10 juta turis asal China ke Indonesia.Komisioner Ombudsman ...
Polisi Gelar 75 Adegan Rekontruksi Pembunuhan Pulomas
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 13:54 WIB

Polisi Gelar 75 Adegan Rekontruksi Pembunuhan Pulomas

Rekontruksi kasus perampokan Pulomas yang menewaskan enam orang di rumah Dodi Triono, Jl Pulomas, Jakarta Timur yang dilakukan penyidik polisi, ...
Berkas Kasus Makar Sri Bintang Pamungkas Dikembalikan ke Polda
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 13:41 WIB

Berkas Kasus Makar Sri Bintang Pamungkas Dikembalikan ke Polda

Berkas kasus makar dan pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dilimpahkan Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI ...
Politisi PKB Minta Positif Tanggapi Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 13:26 WIB

Politisi PKB Minta Positif Tanggapi Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid

Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukman Edy meminta masyarakat bersikap positif terkait bendera Merah Putih yang dibubuhi kalimat Tauhid ...
Petisi Beruang Kurus, Bonbin Bandung Pertanyakan Maksud LSM
Peristiwa - Kamis, 19 Januari 2017 - 12:12 WIB

Petisi Beruang Kurus, Bonbin Bandung Pertanyakan Maksud LSM

Kondisi beruang kurus yang berada di Kebun Binatang (Bonbin) Bandung terkespose secara publik. Apalagi ada petisi "Penyelamatan beruang kelaparan di ...