Minggu, 23 April 2017 | 20.42 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Cerita Sri Mulyani Dicemburui Suaminya Karena Tax Amnesty

Cerita Sri Mulyani Dicemburui Suaminya Karena Tax Amnesty

Reporter : Fadilah | Kamis, 1 September 2016 - 13:36 WIB

IMG-17014

Ist

Depok, kini.co.id – Menteri Keuangan RI Sri Mulyani menjadi pembicara alias Keynote Speaker dalam seminar sosialisasi tax amnesty bertajuk ‘Tax Amnesty Update’ bagi para civitas akademika Universitas Indonesia (UI).

Dalam kesempatan tersebut wanita yang akrab disapa Ani itu sedikit bercerita tentang kepulangannya dari negeri Paman Sam (Amerika) dan menjabat sebagai Menkeu menggantikan Bambang Brodjonegoro.

“Semenjak saya jadi Menteri Keuangan, ada dua UU yang setiap hari tidur bersama saya, jadi bantal saya. UU APBN dan UU Tax Amnesty. Dia lebih dekat dari suami saya,” katanya, di Depok, Jawa Barat, Kamis, (1/9/2016).

Bahkan lanjut Ani kedua UU tersebut sempat membuat suaminya cemburu, lantaran 2 UU tersebut justru lebih sering diperhatikan ketimbang suaminya saat suaminya masih berada di Amerika.

Meski demikian, dia mengaku tak mempersoalkan hal tersebut. Sebab menurutnya, hal tersebut adalah kewajiban yang harus dilakukannya sebagai menteri.

Sebagai informasi, mengutip data statistik Tax Amnesty Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak, Rabu (31/8/2016) kemarin. Dana repatriasi yang masuk sudah tembus Rp 10 triliun.

Selain repatriasi, data statistik Tax Amnesty Ditjen Pajak mencatat deklarasi harta dari dalam negeri mencapai Rp 118 triliun, dan deklarasi harta dari luar negeri mencapai Rp 21,2 triliun. Sehingga, total harta yang direpatriasi maupun dideklarasi mencapai Rp 149 triliun.

Sedangkan total uang tebusan yang masuk mencapai Rp 3,12 triliun. Rinciannya, Sebanyak Rp 2,49 triliun uang tebusan dari wajib pajak orang pribadi non UMKM.

Kemudian, sebanyak Rp 438 miliar merupakan uang tebusan dari wajib pajak badan non UMKM. Sebanyak Rp 185 miliar uang tebusan dari wajib pajak orang pribadi UMKM.

Selanjutnya, sebanyak Rp 8,14 miliar uang tebusan dari wajib pajak badan UMKM. Data statistik tax amnesty ini terus bergerak karena selalu diperbaharui oleh Ditjen Pajak.

Berdasarkan data statistik tersebut, jumlah surat pernyataan harta yang masuk hingga hari ini mencapai 21.876. Sedangkan total sampai dengan akhir Agustus ini mencapai 22.220.

Program tax amnesty bergulir sejak Juli 2016 dan berakhir pada 31 Maret 2017. Melalui tax amnesty, pemerintah menargetkan ada tambahan penerimaan negara sebanyak Rp 165 triliun dari uang tebusan yang masuk.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:42 WIB

Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

Unit Lakalantas Polres Bogor Kabupaten, mengkonfirmasi data nama-nama korban meninggal dunia dan luka berat dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di ...
Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:22 WIB

Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas

Kecelakaan maut yang melibatkan 12 kendaaran terjadi di Jl Raya Puncak, tepatnya di tanjakan Selarong, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu ...
Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:41 WIB

Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing

Kuping dan hidung milik Abraham Lunggana alias Haji Lulung terselamatkan. Karena tidak jadi dipotong, pasalnya Basuki Purnama alias Ahok terbukti ...
KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:02 WIB

KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan

Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan KPK perlu melakukan penyelidikan sendiri ...
Menolak Forum Khilafah Internasional
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:18 WIB

Menolak Forum Khilafah Internasional

Rencana Forum Khilafah Internasional yang akan diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Minggu (23/4) besok mendapatakan penolakan dari salah satu ...
Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:01 WIB

Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin menyatakan persoalan kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bukan ...