Kamis, 19 Januari 2017 | 09.23 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Parkir Kendaraan di Terminal 3 Dikenakan Tarif, Ini Daftarnya

Parkir Kendaraan di Terminal 3 Dikenakan Tarif, Ini Daftarnya

Reporter : Fadilah | Jumat, 2 September 2016 - 09:34 WIB

IMG-17029

Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Terhitung mulai 1 September 2016 kemarin, Gedung parkir Terminal 3, Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng memberlakukan tarif parkir reguler.

Head of Corporate Secretary & Legal PT Angkasa Pura II Agus Haryadi menyatakan tarif parkir reguler di area gedung parkir Terminal 3 tersebut akan diberlakukan untuk kendaraan bermotor, sedan, Jeep, dan kendaraan sejenisnya.

“Untuk 0-10 menit dibebaskan dari biaya parkir, sedangkan 11 menit-1 jam dikenakan tarif Rp 5.000, kemudian tarif tiap jam berikutnya Rp 4.000. Namun apabila parkir sudah lebih dari 4 jam, maka dikenakan tarif Rp 10.000 per jam,” tuturnya di Jakarta, Jumat, (2/9/2016).

Agus menjelaskan Gedung Parkir di Terminal 3 hanya difungsikan untuk parkir reguler. Artinya bagi kendaraan yang ingin diparkir lama, semisal lebih dari 1 hari. Disarankan untuk memilih area parkir inap.

Adapun lokasinya yaitu terletak di sebelah menara air traffic controller (ATC) atau di depan kantor PT Angkasa Pura II (Persero).

“Tarifnya parkir inap kendaraan roda empat dipatok Rp 20.000 untuk empat jam pertama. Kemudian sebesar Rp 4.000 untuk setiap jam berikutnya,” kata Agus.

Bagi para pengguna yang memarkirkan kendaraannya di area parkir inap, disediakan juga bus gratis bagi pengguna atau penumpang pesawat dari area parkir inap ke terminal 1,2, dan 3.

Sebagai informasi sebelumnya Gedung Parkir Terminal 3 tidak dikenakan tarif sejak Agustus 2016.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Din Syamsudin: Kekerasan Verbal Pemodal Lebih Berbahaya dari Ormas Radikal
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 07:48 WIB

Din Syamsudin: Kekerasan Verbal Pemodal Lebih Berbahaya dari Ormas Radikal

Setelah munculnya gesekan dalam sosial masyarakat, sejumlah pihak menginginkan pembubaran ormas-ormas radikal.Lucunya, ormas radikal selalu dikaitkan dengan ormas Islam sehingga ...
Besok Sylviana Murni Dipanggil Bareskrim
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 02:54 WIB

Besok Sylviana Murni Dipanggil Bareskrim

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bareskrim Polri menjadwalkan pemeriksaan mantan Walikota Jakarta Pusat Sylviana Murni sebagai saksi dalam kasus ...
Diberondong Pertanyaan Sensitif Watim MUI, Ini Jawaban Wiranto
Hukum - Rabu, 18 Januari 2017 - 23:57 WIB

Diberondong Pertanyaan Sensitif Watim MUI, Ini Jawaban Wiranto

Saat menghadiri pembukaan Rapat Pleno Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Watim-MUI), Mentri Polhukam Wiranto yang mewakili Presdien Jokowi, Rabu (18/1) ...
Din Syamsudin Minta Tidak Hakimi Ormas Islam sebagai Radikal
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 23:34 WIB

Din Syamsudin Minta Tidak Hakimi Ormas Islam sebagai Radikal

Dia meminta pemerintah agar tidak hanya memperhatikan kekerasan fisik yang terjadi di lapangan untuk membubarkan ormas radikal. "Tapi mari juga ...
PLN Komentar soal Pembengkakan Tarif Listrik di Bekasi Utara
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 19:55 WIB

PLN Komentar soal Pembengkakan Tarif Listrik di Bekasi Utara

Terkait dengan keluhan warga Taman Wisma Asri kepada pihak PLN Rayon Medan Satria, Bekasi Utara soal pembengkakan tarif listrik yang ...
Kerjasama TNI dan Pemerintah Belum Maksimal
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 19:48 WIB

Kerjasama TNI dan Pemerintah Belum Maksimal

Anggota Komisi l DPR RI, Bobby Adhityo Rizaldi menyebutkan kerjasama antar TNI dan pemerintah belum maksimal pada beberapa program. Dengan ...