Senin, 23 Oktober 2017 | 22.25 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Meski Banyak Penolakan, Bulog Tetap Minta Tambahan Kuota Impor Daging Kerbau

Meski Banyak Penolakan, Bulog Tetap Minta Tambahan Kuota Impor Daging Kerbau

Reporter : Fadilah | Jumat, 2 September 2016 - 14:28 WIB

IMG-17044

Daging kerbau. (Ilustrasi)

Jakarta, kini.co.id – Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog, Djarot Kusumayakti mengatakan impor daging kerbau dari India ini akan didistribusikan ke wilayah di Pulau Jawa seperti Jabodetabek, Bandung, kemudian ada juga yang akan didistribusikan ke wilayah seperti Sumatera Barat dan Kalimantan.

“Di Jawa Timur dan Jawa Tengah menolak daging impor kerbau dari India masuk ke wilayahnya. Alasannya daging sapi lokal yang dimiliki sudah cukup,” kata Djarot, di Kantornya, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Jumat, (2/9/2016).

(Baca juga: Mulai Besok, 700 Ton Daging Kerbau Banjiri Pasar Indonesia)

Kendati demikian Djarot mengaku masih akan akan mengajukan usulan tambahan kuota impor daging kerbau ini. Kuotanya sebanyak 70.000 ton untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri hingga akhir tahun 2016 nanti.

“Tujuannya (tambahan kuota impor) agar betul-betul terjadi pemenuhan daging kerbau ke masyarakat,” kata Djarot.

Terkait permintaan tersebut, Djarot mengaku sudah mendapatkan peesetujuan dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno.

Sekarang tinggal minta izinnya kepada menteri terkait seperti Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, serta Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

(Baca Juga: Cicipi Daging Kerbau, Rini Soemarno: Bisa Jadi Alternatif)

Sebagai informasi harga daging di Indonesia sampai saat ini masih berada di kisaran Rp 110.000-120.000/kg. Harga tersebut dirasa membebani sebaguan masyarakat, khususnya masyarakat menengah ke bawah yang tidak mampu membeli dan mengonsumsi sumber protein hewani yang sangat penting.

Atas dasar itulah pemerintah melalui Perum Bulog mengimpor daging kerbau dari India. Dengan demikian pemerintah dapat menyediakan harga daging yang bervariasi dengan harga yang murah.

Adapun landasan hukum untuk mengimpor daging kerbau yakni Peraturan Pemerintah (PP) No. 4 tahun 2016. Berlandaskan PP tersebut, Pemerintah memberikan penugasan kepada Perum Bulog untuk mendatangkan daging kerbau dari India yang pada tahap pertama ini sebanyak 10.000 ton dan akan didatangkan terus sesuai kebutuhan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Hormati Bawas MA Soal Akan Periksa Hakim yang menangkan Novanto
Hukum - Senin, 23 Oktober 2017 - 19:46 WIB

KPK Hormati Bawas MA Soal Akan Periksa Hakim yang menangkan Novanto

Badan Pengawas Mahkamah Agung (Bawas MA) akan segera memeriksa hakim yang menangani praperadilan Ketua DPR Setya Novanto, Cepi Iskandar.Juru Bicara ...
Ini alasan Fraksi Nasdem setuju Perppu Ormas jadi UU
Politik - Senin, 23 Oktober 2017 - 18:05 WIB

Ini alasan Fraksi Nasdem setuju Perppu Ormas jadi UU

Fraksi Partai NasDem menyatakan setuju Perppu Ormas disahkan menjadi undang-undang.

“RUU penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 2 Tahun 2017 tentang ...
Fraksi PAN komitmen tetap tolak Perppu ormas
Politik - Senin, 23 Oktober 2017 - 16:59 WIB

Fraksi PAN komitmen tetap tolak Perppu ormas

Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) mengatakan sampai saat ini tidak ada kondisi apapun yang mengatakan kebutuhan mendesak terbantah dengan UU ...
Tujuh fraksi mendukung, tiga menolak Perppu ormas
Politik - Senin, 23 Oktober 2017 - 16:46 WIB

Tujuh fraksi mendukung, tiga menolak Perppu ormas

Sebanyak tujuh fraksi atau mayoritas yang ada di Komisi II DPR menyepakati peraturan pemerintan pengganti undang-undang (Perppu) tentang organisasi kemasyarakatan ...
Mantan Dirut PNRI Nangis di Sidang Andi Narogong
Hukum - Senin, 23 Oktober 2017 - 15:50 WIB

Mantan Dirut PNRI Nangis di Sidang Andi Narogong

Mantan Direktur Utama PNRI, Isnu Edhi Wijaya menangis di sidang lanjutan perkara e-KTP (Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik).Awalnya, Ia mengaku ...
Luhut: Kereta cepat Jakarta – Bandung akan tembus langsung Bandara Kertajati
Ekonomi - Senin, 23 Oktober 2017 - 15:24 WIB

Luhut: Kereta cepat Jakarta – Bandung akan tembus langsung Bandara Kertajati

Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung dimungkinan terkoneksi langsung ke Bandara Antarbangsa Kertajati, di Majalengka, ...