Rabu, 24 Januari 2018 | 06.40 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Meski Banyak Penolakan, Bulog Tetap Minta Tambahan Kuota Impor Daging Kerbau

Meski Banyak Penolakan, Bulog Tetap Minta Tambahan Kuota Impor Daging Kerbau

Reporter : Fadilah | Jumat, 2 September 2016 - 14:28 WIB

IMG-17044

Daging kerbau. (Ilustrasi)

Jakarta, kini.co.id – Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog, Djarot Kusumayakti mengatakan impor daging kerbau dari India ini akan didistribusikan ke wilayah di Pulau Jawa seperti Jabodetabek, Bandung, kemudian ada juga yang akan didistribusikan ke wilayah seperti Sumatera Barat dan Kalimantan.

“Di Jawa Timur dan Jawa Tengah menolak daging impor kerbau dari India masuk ke wilayahnya. Alasannya daging sapi lokal yang dimiliki sudah cukup,” kata Djarot, di Kantornya, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Jumat, (2/9/2016).

(Baca juga: Mulai Besok, 700 Ton Daging Kerbau Banjiri Pasar Indonesia)

Kendati demikian Djarot mengaku masih akan akan mengajukan usulan tambahan kuota impor daging kerbau ini. Kuotanya sebanyak 70.000 ton untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri hingga akhir tahun 2016 nanti.

“Tujuannya (tambahan kuota impor) agar betul-betul terjadi pemenuhan daging kerbau ke masyarakat,” kata Djarot.

Terkait permintaan tersebut, Djarot mengaku sudah mendapatkan peesetujuan dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno.

Sekarang tinggal minta izinnya kepada menteri terkait seperti Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, serta Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

(Baca Juga: Cicipi Daging Kerbau, Rini Soemarno: Bisa Jadi Alternatif)

Sebagai informasi harga daging di Indonesia sampai saat ini masih berada di kisaran Rp 110.000-120.000/kg. Harga tersebut dirasa membebani sebaguan masyarakat, khususnya masyarakat menengah ke bawah yang tidak mampu membeli dan mengonsumsi sumber protein hewani yang sangat penting.

Atas dasar itulah pemerintah melalui Perum Bulog mengimpor daging kerbau dari India. Dengan demikian pemerintah dapat menyediakan harga daging yang bervariasi dengan harga yang murah.

Adapun landasan hukum untuk mengimpor daging kerbau yakni Peraturan Pemerintah (PP) No. 4 tahun 2016. Berlandaskan PP tersebut, Pemerintah memberikan penugasan kepada Perum Bulog untuk mendatangkan daging kerbau dari India yang pada tahap pertama ini sebanyak 10.000 ton dan akan didatangkan terus sesuai kebutuhan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hanura sepakat islah, Wiranto: OSO Ketua Umum yang sah
Politik - Selasa, 23 Januari 2018 - 21:48 WIB

Hanura sepakat islah, Wiranto: OSO Ketua Umum yang sah

Ketua Dewan Pembina sekaligus pendiri Partai Hanura, Jenderal (Purn) Wiranto, menyatakan bahwa Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai Ketua Umum Partai ...
Made Oka Masagung Sering Lupa, KPK: Tak Ada Gunanya
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:50 WIB

Made Oka Masagung Sering Lupa, KPK: Tak Ada Gunanya

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan tidak ada gunanya saksi mengatakan lupa padahal sebenarnya tidak lupa."Sebab untuk ...
Akankah KPK Gugurkan Praperadilan Fredrich Yunadi?
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:33 WIB

Akankah KPK Gugurkan Praperadilan Fredrich Yunadi?

Pasca menetapkan Fredrich Yunadi sebagai tersangka merintangi penyidikan perkara e-KTP, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara intens melakukan serangkaian kegiatan. Misalnya ...
KPK Belum Lihat Novanto Akui Kesalahannya di Kasus e-KTP
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:29 WIB

KPK Belum Lihat Novanto Akui Kesalahannya di Kasus e-KTP

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan sejauh ini pihaknya belum melihat Setya Novanto mengakui perbuatannya di kasus ...
Dampak gempa Banten, puluhan bangunan di Sukabumi rusak
Peristiwa - Selasa, 23 Januari 2018 - 19:30 WIB

Dampak gempa Banten, puluhan bangunan di Sukabumi rusak

Pascagempa yang terjadi di Lebak, Banten dengan kekuatan 6,4 Skala Richter (SR) Selasa, (23/1) sekitar pukul 13.34 WIB, sejumlah bangunan ...
Ratusan rumah di Lebak rusak terdampak gempa
Peristiwa - Selasa, 23 Januari 2018 - 19:24 WIB

Ratusan rumah di Lebak rusak terdampak gempa

Gempa tektonik berkekuatan 6,1 Skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (23/1) siang, menghancurkan sebanyak 311 unit rumah tersebar ...