Rabu, 24 Mei 2017 | 01.36 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Meski Banyak Penolakan, Bulog Tetap Minta Tambahan Kuota Impor Daging Kerbau

Meski Banyak Penolakan, Bulog Tetap Minta Tambahan Kuota Impor Daging Kerbau

Reporter : Fadilah | Jumat, 2 September 2016 - 14:28 WIB

IMG-17044

Daging kerbau. (Ilustrasi)

Jakarta, kini.co.id – Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog, Djarot Kusumayakti mengatakan impor daging kerbau dari India ini akan didistribusikan ke wilayah di Pulau Jawa seperti Jabodetabek, Bandung, kemudian ada juga yang akan didistribusikan ke wilayah seperti Sumatera Barat dan Kalimantan.

“Di Jawa Timur dan Jawa Tengah menolak daging impor kerbau dari India masuk ke wilayahnya. Alasannya daging sapi lokal yang dimiliki sudah cukup,” kata Djarot, di Kantornya, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Jumat, (2/9/2016).

(Baca juga: Mulai Besok, 700 Ton Daging Kerbau Banjiri Pasar Indonesia)

Kendati demikian Djarot mengaku masih akan akan mengajukan usulan tambahan kuota impor daging kerbau ini. Kuotanya sebanyak 70.000 ton untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri hingga akhir tahun 2016 nanti.

“Tujuannya (tambahan kuota impor) agar betul-betul terjadi pemenuhan daging kerbau ke masyarakat,” kata Djarot.

Terkait permintaan tersebut, Djarot mengaku sudah mendapatkan peesetujuan dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno.

Sekarang tinggal minta izinnya kepada menteri terkait seperti Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, serta Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

(Baca Juga: Cicipi Daging Kerbau, Rini Soemarno: Bisa Jadi Alternatif)

Sebagai informasi harga daging di Indonesia sampai saat ini masih berada di kisaran Rp 110.000-120.000/kg. Harga tersebut dirasa membebani sebaguan masyarakat, khususnya masyarakat menengah ke bawah yang tidak mampu membeli dan mengonsumsi sumber protein hewani yang sangat penting.

Atas dasar itulah pemerintah melalui Perum Bulog mengimpor daging kerbau dari India. Dengan demikian pemerintah dapat menyediakan harga daging yang bervariasi dengan harga yang murah.

Adapun landasan hukum untuk mengimpor daging kerbau yakni Peraturan Pemerintah (PP) No. 4 tahun 2016. Berlandaskan PP tersebut, Pemerintah memberikan penugasan kepada Perum Bulog untuk mendatangkan daging kerbau dari India yang pada tahap pertama ini sebanyak 10.000 ton dan akan didatangkan terus sesuai kebutuhan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Antisipasi Macet Arus Mudik, Pertamina Siagakan Mobile SPBU
Ekonomi - Rabu, 24 Mei 2017 - 00:09 WIB

Antisipasi Macet Arus Mudik, Pertamina Siagakan Mobile SPBU

Mengantisipasi kemacetan lalu lintas akibat antrian di SPBU saat musim mudik lebaran tahun ini, PT Pertamina (Persero) akan menyiagakan layanan ...
Kapolri Siap Ambil Alih Tugas KPK, Jika..
Hukum - Selasa, 23 Mei 2017 - 23:06 WIB

Kapolri Siap Ambil Alih Tugas KPK, Jika..

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan jajaran kepolisian siap mengambil alih tugas KPK dalam pemberantasan korupsi jika mendapat dukungan dari Komisi ...
JPU Banding: Tim Advokasi GNPF Merasa Aneh dan Tak Etis
Hukum - Selasa, 23 Mei 2017 - 22:39 WIB

JPU Banding: Tim Advokasi GNPF Merasa Aneh dan Tak Etis

Tim Advokasi GNPF-MUI sekaligus pengacara Habib Rizieq Shihab, Kapitra Ampera mengomentari pencabutan banding yang dilakukan keluarga dan kuasa hukum ...
Veronika Tan: Apa yang Dialami Kami Sudah Cukup
Hukum - Selasa, 23 Mei 2017 - 22:17 WIB

Veronika Tan: Apa yang Dialami Kami Sudah Cukup

Veronika Tan, istri terpidana kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengungkapkan, semua apa yang menimpa sang suaminya sejak ...
Besok, Tim Advokasi Ormas Islam Laporkan Fitnah
Nasional - Selasa, 23 Mei 2017 - 20:42 WIB

Besok, Tim Advokasi Ormas Islam Laporkan Fitnah

Besok Tim Advokasi dan Perwakilan Ormas Islam Laporkan 3 Penyebar Fitnah Percakapan Habib Rizieq Tim Advokasi GNPF-MUI sekaligus kuasa hukum ...
Awasi Pendistribusian Daging Celeng
Ekonomi - Selasa, 23 Mei 2017 - 19:17 WIB

Awasi Pendistribusian Daging Celeng

Pemerintah Kota Bekasi dan instansi kepolisian, diminta untuk menjaga keamanan pendistribusian daging babi atau celeng di pasar tradisional maupun modern.Mewakili ...