Rabu, 26 April 2017 | 16.59 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Meski Banyak Penolakan, Bulog Tetap Minta Tambahan Kuota Impor Daging Kerbau

Meski Banyak Penolakan, Bulog Tetap Minta Tambahan Kuota Impor Daging Kerbau

Reporter : Fadilah | Jumat, 2 September 2016 - 14:28 WIB

IMG-17044

Daging kerbau. (Ilustrasi)

Jakarta, kini.co.id – Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog, Djarot Kusumayakti mengatakan impor daging kerbau dari India ini akan didistribusikan ke wilayah di Pulau Jawa seperti Jabodetabek, Bandung, kemudian ada juga yang akan didistribusikan ke wilayah seperti Sumatera Barat dan Kalimantan.

“Di Jawa Timur dan Jawa Tengah menolak daging impor kerbau dari India masuk ke wilayahnya. Alasannya daging sapi lokal yang dimiliki sudah cukup,” kata Djarot, di Kantornya, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Jumat, (2/9/2016).

(Baca juga: Mulai Besok, 700 Ton Daging Kerbau Banjiri Pasar Indonesia)

Kendati demikian Djarot mengaku masih akan akan mengajukan usulan tambahan kuota impor daging kerbau ini. Kuotanya sebanyak 70.000 ton untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri hingga akhir tahun 2016 nanti.

“Tujuannya (tambahan kuota impor) agar betul-betul terjadi pemenuhan daging kerbau ke masyarakat,” kata Djarot.

Terkait permintaan tersebut, Djarot mengaku sudah mendapatkan peesetujuan dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno.

Sekarang tinggal minta izinnya kepada menteri terkait seperti Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, serta Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

(Baca Juga: Cicipi Daging Kerbau, Rini Soemarno: Bisa Jadi Alternatif)

Sebagai informasi harga daging di Indonesia sampai saat ini masih berada di kisaran Rp 110.000-120.000/kg. Harga tersebut dirasa membebani sebaguan masyarakat, khususnya masyarakat menengah ke bawah yang tidak mampu membeli dan mengonsumsi sumber protein hewani yang sangat penting.

Atas dasar itulah pemerintah melalui Perum Bulog mengimpor daging kerbau dari India. Dengan demikian pemerintah dapat menyediakan harga daging yang bervariasi dengan harga yang murah.

Adapun landasan hukum untuk mengimpor daging kerbau yakni Peraturan Pemerintah (PP) No. 4 tahun 2016. Berlandaskan PP tersebut, Pemerintah memberikan penugasan kepada Perum Bulog untuk mendatangkan daging kerbau dari India yang pada tahap pertama ini sebanyak 10.000 ton dan akan didatangkan terus sesuai kebutuhan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kasus Balada Cinta Firza, Habib Rizieq Kembali Dipanggil Awal Mei
Nasional - Rabu, 26 April 2017 - 16:58 WIB

Kasus Balada Cinta Firza, Habib Rizieq Kembali Dipanggil Awal Mei

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab kembali akan dipanggil pada awal Mei 2017 mendatang terkait dugaan kasus ...
Polisi Ungkap Sabu 2 Kilogram Disembunyikan dalam Sendal Wanita
Nasional - Rabu, 26 April 2017 - 16:21 WIB

Polisi Ungkap Sabu 2 Kilogram Disembunyikan dalam Sendal Wanita

Lagi seorang warga Nigeria penyelundup narkoba jenis sabu dari Guangzhou, Cina sebanyak 2 kilogram berinisial DHO (40) dan Evi alias ...
Andi Taufan Tiro Divonis 9 Tahun Penjara
Nasional - Rabu, 26 April 2017 - 16:09 WIB

Andi Taufan Tiro Divonis 9 Tahun Penjara

Anggota Komisi V DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) RI non-aktif, Andi Taufan Tiro divonis 9 tahun penjara karena terbukti secara sah ...
Saipul Jamil Ajukan Eksepsi, Ini Alasannya
Nasional - Rabu, 26 April 2017 - 16:07 WIB

Saipul Jamil Ajukan Eksepsi, Ini Alasannya

Pedangdut Saipul Jamil melalui kuasa hukumnya yakni Tito Hananta Kusuma mengaku akan mengajukan eksepsi atas dakwaan yang telah dibacakan JPU ...
Saipul Jamil Didakwa Tiga Pasal Alternatif
Nasional - Rabu, 26 April 2017 - 14:58 WIB

Saipul Jamil Didakwa Tiga Pasal Alternatif

Pedangdut Saipul Jamil menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), hari ...
Sidoarjo Bentuk Tim Teknis dan Siapkan Anggaran untuk Literasi
Nasional - Rabu, 26 April 2017 - 12:01 WIB

Sidoarjo Bentuk Tim Teknis dan Siapkan Anggaran untuk Literasi

Seiring dengan akan berakhirnya Program USAID PRIORITAS khususnya di Jawa Timur, Kabupaten Sidoarjo sebagai salah satu kabupaten mitra telah menyiapkan ...