Senin, 21 Agustus 2017 | 15.34 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Penyanderaan di Pondok Indah, Korban Bernama Asep Sulaiman

Penyanderaan di Pondok Indah, Korban Bernama Asep Sulaiman

Reporter : Rakisa | Sabtu, 3 September 2016 - 15:10 WIB

IMG-17083

Insiden Penyandraan di jalan Bukit Hijau No. 17 Pondok Indah Jakarta Selatan. (Kininews/Rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Penyandraan yang sebelumnya terjadi di Bukit Hijau No. 17, Pondok Indah, Jakarta Selatan dengan dua orang pelaku yang sudah diamankan oleh pihak kepolisian dan empat orang korban sandera yang diketahui terdiri dari pasangan suami istri dan dua orang anak.

Menurut informasi kepala keluarga tersebut bernama Bapak Asep Sulaeman, yang pernah bekerja sebagai Vice President Exploration, di Exxon Mobil Indonesia. Asep Sulaeman juga bekerja di Geologi Universitas Padjadjaran (UNPAD).

Awalnya insiden penyanderaan ini berawal dari perampokan yang terjadi pada Sabtu (3/9/2016) pukul 05:30 pagi, setelah tetangga korban mendengarkan suara teriakan dari pembantu korban yang sempat lari menuju rumah tetangga.

(Baca Juga: Penyanderaan di Pondok Indah, Polisi Kepung Rumah Korban)

Setelah itu, pihak kepolisian langsung mengepung rumah tersebut dan memberikan peringatan kepada pelaku untuk menyerah kepada polisi secara suka rela.

“Keluar dengan sukarela sebelum pihak kepolisian menyergap ke dalam,” demikian peringatan dari kepolisian menggunakan pengeras suara.

(Baca Juga: Penyanderaan di Pondok Indah, Sandera Berhasil Diselamatkan)

(Baca Juga: Penyanderaan di Pondok Indah, Kedua Pelaku Diamankan)

Dari informasi para tetangga, kawasan ini pada beberapa bulan lalu sempat terjadi perampokan, namun pada saat itu pelaku kabur dan tidak berhasil ditangkap. Belum diketahui apakah ada hubungan antara perampokan ini beruhubungan perampokan yang terjadi beberapa waktu tersebut.

Saat ini awak media masih menunggu keterangan resmi dari pihak Kepolisian. Terlihat Kapolda Metro Jaya, Irjen Polisi Moechgiyarto serta Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Tubagus Ade Hidayat sudah berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
BURT : Gedung Baru DPR Sudah Lama Diusulkan
Politik - Senin, 21 Agustus 2017 - 14:41 WIB

BURT : Gedung Baru DPR Sudah Lama Diusulkan

Anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Irma Suryani Chaniago mengungkapkan, wacana pembangunan gedung baru DPR bukanlah wacana yang datang ...
Di BAP, Elza Syarief Sebut Setnov Ikut Menekan S Haryani
Hukum - Senin, 21 Agustus 2017 - 14:38 WIB

Di BAP, Elza Syarief Sebut Setnov Ikut Menekan S Haryani

Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Elza Syarief di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, ...
Elza Syarief Mengaku Tak Pernah Ajarkan Miryam Haryani Cabut BAP
Hukum - Senin, 21 Agustus 2017 - 14:30 WIB

Elza Syarief Mengaku Tak Pernah Ajarkan Miryam Haryani Cabut BAP

Pengacara Elza Syarief mengaku tidak pernah mengajarkan untuk mencabut Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kepada Miryam S Haryani. Miryam merupakan terdakwa ...
JK Minta Diaspora Tak Tiru Johannes Marliem
Politik - Senin, 21 Agustus 2017 - 13:37 WIB

JK Minta Diaspora Tak Tiru Johannes Marliem

Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta agar para Diaspora Indonesia di seluruh dunia untuk tidak mencontoh tindakan Johannes Marliem yang merugikan ...
Soal Penyidik Bertemu Komisi III DPR, Masinton Nilai KPK Lamban
Politik - Senin, 21 Agustus 2017 - 12:55 WIB

Soal Penyidik Bertemu Komisi III DPR, Masinton Nilai KPK Lamban

Wakil Ketua Panitia Khusus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Masinton Pasaribu mempertanyakan reaksi lambat KPK soal informasi adanya penyidik ...
Pansus Angket KPK Akan Sampaikan Empat Temuan
Politik - Senin, 21 Agustus 2017 - 12:48 WIB

Pansus Angket KPK Akan Sampaikan Empat Temuan

Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menyampaikan laporan kinerja, Senin (21/8/2017) sekitar Pukul 14.00 WIB.Wakil Ketua Pansus Hak Angket KPK Masinton Pasaribu ...