Rabu, 22 Februari 2017 | 01.53 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Penyanderaan di Pondok Indah, Korban Bernama Asep Sulaiman

Penyanderaan di Pondok Indah, Korban Bernama Asep Sulaiman

Reporter : Rakisa | Sabtu, 3 September 2016 - 15:10 WIB

IMG-17083

Insiden Penyandraan di jalan Bukit Hijau No. 17 Pondok Indah Jakarta Selatan. (Kininews/Rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Penyandraan yang sebelumnya terjadi di Bukit Hijau No. 17, Pondok Indah, Jakarta Selatan dengan dua orang pelaku yang sudah diamankan oleh pihak kepolisian dan empat orang korban sandera yang diketahui terdiri dari pasangan suami istri dan dua orang anak.

Menurut informasi kepala keluarga tersebut bernama Bapak Asep Sulaeman, yang pernah bekerja sebagai Vice President Exploration, di Exxon Mobil Indonesia. Asep Sulaeman juga bekerja di Geologi Universitas Padjadjaran (UNPAD).

Awalnya insiden penyanderaan ini berawal dari perampokan yang terjadi pada Sabtu (3/9/2016) pukul 05:30 pagi, setelah tetangga korban mendengarkan suara teriakan dari pembantu korban yang sempat lari menuju rumah tetangga.

(Baca Juga: Penyanderaan di Pondok Indah, Polisi Kepung Rumah Korban)

Setelah itu, pihak kepolisian langsung mengepung rumah tersebut dan memberikan peringatan kepada pelaku untuk menyerah kepada polisi secara suka rela.

“Keluar dengan sukarela sebelum pihak kepolisian menyergap ke dalam,” demikian peringatan dari kepolisian menggunakan pengeras suara.

(Baca Juga: Penyanderaan di Pondok Indah, Sandera Berhasil Diselamatkan)

(Baca Juga: Penyanderaan di Pondok Indah, Kedua Pelaku Diamankan)

Dari informasi para tetangga, kawasan ini pada beberapa bulan lalu sempat terjadi perampokan, namun pada saat itu pelaku kabur dan tidak berhasil ditangkap. Belum diketahui apakah ada hubungan antara perampokan ini beruhubungan perampokan yang terjadi beberapa waktu tersebut.

Saat ini awak media masih menunggu keterangan resmi dari pihak Kepolisian. Terlihat Kapolda Metro Jaya, Irjen Polisi Moechgiyarto serta Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Tubagus Ade Hidayat sudah berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Riski Ditemukan tak Bernyawa
Nasional - Selasa, 21 Februari 2017 - 21:40 WIB

Riski Ditemukan tak Bernyawa

Korban tenggelam di Kali Pulo, Kecamatan Medan Satria, Muhammad Riski (16) berhasil ditemukan tim gabungan dari Basarnas dan BPBD Kota ...
Lima Lansia Dievakuasi BPBD Bekasi
Nasional - Selasa, 21 Februari 2017 - 21:31 WIB

Lima Lansia Dievakuasi BPBD Bekasi

Lima warga lansia, dan Satu dibawah umur yang sedang mengidap penyakit berhasil dievakuasi Satuan Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ...
SMK Ananda Bekasi Siap Laksanakan UNBK
Nasional - Selasa, 21 Februari 2017 - 21:27 WIB

SMK Ananda Bekasi Siap Laksanakan UNBK

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ananda yang berada di Jalan Prof. M Yamin, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur. Siap melaksanakan ...
Tandon kota Bekasi belum Berfungsi Optimal
Nasional - Selasa, 21 Februari 2017 - 20:59 WIB

Tandon kota Bekasi belum Berfungsi Optimal

Seluruh proyek kolam retensi atau tandon yang dibangun sejak 2015 hingga 2016 di wilayah Kota Bekasi hingga kini belum berfungsi ...
Nyali Habib Rizieq Dianggap Rontok Terbantahkan !
Peristiwa - Selasa, 21 Februari 2017 - 20:18 WIB

Nyali Habib Rizieq Dianggap Rontok Terbantahkan !

Kehadiran Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab ditengah-tengah massa ratusan ribu aksi 212 jilid II di DPR, ...
Banjir Jakarta, PKS Minta Masyarakat Tidak Menyalahkan Siapapun
Peristiwa - Selasa, 21 Februari 2017 - 19:49 WIB

Banjir Jakarta, PKS Minta Masyarakat Tidak Menyalahkan Siapapun

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman mengimbau kepada semua lapisan masyarakat untuk tidak menyalahkan siapa pun terhadap bencana ...