Sabtu, 25 Maret 2017 | 12.48 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Penyanderaan di Pondok Indah, Korban Bernama Asep Sulaiman

Penyanderaan di Pondok Indah, Korban Bernama Asep Sulaiman

Reporter : Rakisa | Sabtu, 3 September 2016 - 15:10 WIB

IMG-17083

Insiden Penyandraan di jalan Bukit Hijau No. 17 Pondok Indah Jakarta Selatan. (Kininews/Rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Penyandraan yang sebelumnya terjadi di Bukit Hijau No. 17, Pondok Indah, Jakarta Selatan dengan dua orang pelaku yang sudah diamankan oleh pihak kepolisian dan empat orang korban sandera yang diketahui terdiri dari pasangan suami istri dan dua orang anak.

Menurut informasi kepala keluarga tersebut bernama Bapak Asep Sulaeman, yang pernah bekerja sebagai Vice President Exploration, di Exxon Mobil Indonesia. Asep Sulaeman juga bekerja di Geologi Universitas Padjadjaran (UNPAD).

Awalnya insiden penyanderaan ini berawal dari perampokan yang terjadi pada Sabtu (3/9/2016) pukul 05:30 pagi, setelah tetangga korban mendengarkan suara teriakan dari pembantu korban yang sempat lari menuju rumah tetangga.

(Baca Juga: Penyanderaan di Pondok Indah, Polisi Kepung Rumah Korban)

Setelah itu, pihak kepolisian langsung mengepung rumah tersebut dan memberikan peringatan kepada pelaku untuk menyerah kepada polisi secara suka rela.

“Keluar dengan sukarela sebelum pihak kepolisian menyergap ke dalam,” demikian peringatan dari kepolisian menggunakan pengeras suara.

(Baca Juga: Penyanderaan di Pondok Indah, Sandera Berhasil Diselamatkan)

(Baca Juga: Penyanderaan di Pondok Indah, Kedua Pelaku Diamankan)

Dari informasi para tetangga, kawasan ini pada beberapa bulan lalu sempat terjadi perampokan, namun pada saat itu pelaku kabur dan tidak berhasil ditangkap. Belum diketahui apakah ada hubungan antara perampokan ini beruhubungan perampokan yang terjadi beberapa waktu tersebut.

Saat ini awak media masih menunggu keterangan resmi dari pihak Kepolisian. Terlihat Kapolda Metro Jaya, Irjen Polisi Moechgiyarto serta Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Tubagus Ade Hidayat sudah berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Berkas Sengketa Pilkada Dicuri, Dewan Etik MK Diminta Turuntangan
Politik - Sabtu, 25 Maret 2017 - 12:25 WIB

Berkas Sengketa Pilkada Dicuri, Dewan Etik MK Diminta Turuntangan

Kasus dicurinya berkas sengketa Pilkada Kabupaten Dogiyai, Papua di Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi perhatian banyak orang.Bahkan hilangnya berkas-berkas itu harus ...
Mobil Kepresidenan Sering Mogok, DPR Usulkan Jokowi Pakai Esemka
Nasional - Sabtu, 25 Maret 2017 - 10:45 WIB

Mobil Kepresidenan Sering Mogok, DPR Usulkan Jokowi Pakai Esemka

Mobil kepresidenan merupakan topik yang banyak diperbincangkan belakangan ini. Pasalnya, mobil yang dikendarai Presiden Jokowi sempat mogok sebanyak empat kali ...
Pernyataan Saksi dan Foto Buktikan ‘Kemesraan’ Setnov dengan Andi Narogong
Hukum - Sabtu, 25 Maret 2017 - 09:44 WIB

Pernyataan Saksi dan Foto Buktikan ‘Kemesraan’ Setnov dengan Andi Narogong

Setelah gesit berkelit dan membantah semua tuduhan terlibat dalam pusaran suap proyek e-KTP, Setya Novanto kini tersudutkan.Pasalnya, sejumlah bukti dan ...
Bulan Depan, Taksi Online Wajib Pakai Stiker
Ekonomi - Sabtu, 25 Maret 2017 - 09:19 WIB

Bulan Depan, Taksi Online Wajib Pakai Stiker

Konflik antara transportasi umum dan transportasi online semakin marak belakangan ini. Pasalnya, banyak transportasi online yang menggunakan kendaraan biasa sehingga ...
Detik-Detik Kericuhan Demo Penolakan Gereja Santa Clara di Bekasi Utara
Peristiwa - Jumat, 24 Maret 2017 - 21:55 WIB

Detik-Detik Kericuhan Demo Penolakan Gereja Santa Clara di Bekasi Utara

Ratusan massa dari Majelis Silaturahmi Umat Islam yang datang dari dua penjuru Jl Lingkar Utara, Bekasi Utara yang berusaha merangsuk ...
Suporter Sepakbola Merusak Kereta Tujuan Purwokerto
Nasional - Jumat, 24 Maret 2017 - 19:58 WIB

Suporter Sepakbola Merusak Kereta Tujuan Purwokerto

Telah terjadi insiden pelemparan oleh oknum suporter bola pada kereta api tujuan akhir Purwokerto antara Stasiun Kiaracondong dan Stasiun Gedebage ...