Senin, 24 April 2017 | 22.13 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Penyanderaan di Pondok Indah, Dugaan Motif Sementara

Penyanderaan di Pondok Indah, Dugaan Motif Sementara

Reporter : Rakisa | Sabtu, 3 September 2016 - 17:25 WIB

IMG-17084

Insiden Penyandraan di jalan Bukit Hijau No. 17 Pondok Indah Jakarta Selatan. (Kininews/Rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Kapolda Metro Jaya, Irjen Polisi Moechgiyarto, yang turut ikut serta dalam olah Tempat Kejadian Perkara terkait insiden perampokan dan penyandraan yang terjadi di Pondok Indah, Jakarta Selatan menerangkan bahwa, diduga sebelumnya pembantu sudah dibuntuti sebelum masuk kerumah yang berjalan di Bukit Hijau No. 17.

Pelaku juga sempat menodongkan senjata api kepada pembantu serta menyuruh pembantu tersebut untuk membuka pintu.

“Apa yg kita dapat sekarang awal jam 06.00, ada dua orang yg diduga pelaku membuntuti pembantu dan masuk ke rumah ini, saat masuk pembantu ditodong senpi. Kemudian pembantu disuruh untuk menyampaikan pada bosnya atau pemilik rumah. Kemudian pembantu sempat menggedor ruang tidur pemilik rumah, namun karena curiga pembantu nangis, lalu pemilik rumah mengintip di kamar tidur,” ujar Moechgiyarto.

Pemilik rumah yang diketahui bernama Asep Sulaeman, sempat melakukan perlawanan dengan cara memukul-mukulkan tangga dari kamar tidur terhadap pelaku yang saat itu menggunakan topeng dan membawa senjata api.

“Di situ pelaku rusak jendela, dan pemilik rumah sempat mulkul pakai tangga,” tandas Kapolda Metro Jaya.

Moechgiyarto juga menambahkan dugaan sementara motif pelaku ialah pencurian atau perampokan dengan kekerasan, selanjutnya pihak kepolisian akan mendalami lagi kasus ini.

“Lalu disitu dimintai dompet dan sebagainya. Dugaan sementara terjadi peristiwa pencurian dengan kekerasan dan ada tindakan kekerasan dan dijunctokan juga dengan senpi. Kami akan dalami kasus ini,” pungkasnya.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Ini yang Dilakukan Dokter Terhadap Novel
Nasional - Senin, 24 April 2017 - 17:41 WIB

Ini yang Dilakukan Dokter Terhadap Novel

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menyatakan tim dokter yang menangani Novel Baswedan ada empat tindakan. Setelah penyidik ...
Ahok Akan Bacakan Pledoi Kasusnya
Hukum - Senin, 24 April 2017 - 13:42 WIB

Ahok Akan Bacakan Pledoi Kasusnya

Sidang lanjutan dugaan penistan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Selasa (25/4) dengan agenda nota pembelaan atau pledoi.Menurut ...
Pilkada Serentak Gelombang Ketiga 27 Juni 2018
Politik - Senin, 24 April 2017 - 12:53 WIB

Pilkada Serentak Gelombang Ketiga 27 Juni 2018

Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak gelombang ke tiga diusulkan digelar pada 27 Juni 2018 mendatang. Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah ...
Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:42 WIB

Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

Unit Lakalantas Polres Bogor Kabupaten, mengkonfirmasi data nama-nama korban meninggal dunia dan luka berat dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di ...
Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:22 WIB

Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas

Kecelakaan maut yang melibatkan 12 kendaaran terjadi di Jl Raya Puncak, tepatnya di tanjakan Selarong, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu ...
Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:41 WIB

Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing

Kuping dan hidung milik Abraham Lunggana alias Haji Lulung terselamatkan. Karena tidak jadi dipotong, pasalnya Basuki Purnama alias Ahok terbukti ...