Selasa, 28 Februari 2017 | 21.41 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Penyanderaan di Pondok Indah, Dugaan Motif Sementara

Penyanderaan di Pondok Indah, Dugaan Motif Sementara

Reporter : Rakisa | Sabtu, 3 September 2016 - 17:25 WIB

IMG-17084

Insiden Penyandraan di jalan Bukit Hijau No. 17 Pondok Indah Jakarta Selatan. (Kininews/Rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Kapolda Metro Jaya, Irjen Polisi Moechgiyarto, yang turut ikut serta dalam olah Tempat Kejadian Perkara terkait insiden perampokan dan penyandraan yang terjadi di Pondok Indah, Jakarta Selatan menerangkan bahwa, diduga sebelumnya pembantu sudah dibuntuti sebelum masuk kerumah yang berjalan di Bukit Hijau No. 17.

Pelaku juga sempat menodongkan senjata api kepada pembantu serta menyuruh pembantu tersebut untuk membuka pintu.

“Apa yg kita dapat sekarang awal jam 06.00, ada dua orang yg diduga pelaku membuntuti pembantu dan masuk ke rumah ini, saat masuk pembantu ditodong senpi. Kemudian pembantu disuruh untuk menyampaikan pada bosnya atau pemilik rumah. Kemudian pembantu sempat menggedor ruang tidur pemilik rumah, namun karena curiga pembantu nangis, lalu pemilik rumah mengintip di kamar tidur,” ujar Moechgiyarto.

Pemilik rumah yang diketahui bernama Asep Sulaeman, sempat melakukan perlawanan dengan cara memukul-mukulkan tangga dari kamar tidur terhadap pelaku yang saat itu menggunakan topeng dan membawa senjata api.

“Di situ pelaku rusak jendela, dan pemilik rumah sempat mulkul pakai tangga,” tandas Kapolda Metro Jaya.

Moechgiyarto juga menambahkan dugaan sementara motif pelaku ialah pencurian atau perampokan dengan kekerasan, selanjutnya pihak kepolisian akan mendalami lagi kasus ini.

“Lalu disitu dimintai dompet dan sebagainya. Dugaan sementara terjadi peristiwa pencurian dengan kekerasan dan ada tindakan kekerasan dan dijunctokan juga dengan senpi. Kami akan dalami kasus ini,” pungkasnya.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Rontok Turap Beton Kali Bekasi karena Konstruksi Bangunan
Nasional - Selasa, 28 Februari 2017 - 17:41 WIB

Rontok Turap Beton Kali Bekasi karena Konstruksi Bangunan

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bekasi, Dicky Irawan menyebutkan pihanya ...
TNI Siapkan Pengamanan VVIP untuk Raja Salman
Nasional - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:44 WIB

TNI Siapkan Pengamanan VVIP untuk Raja Salman

Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar Apel Gabungan Pengamanan Very-Very Important Person (VVIP) kunjungan kenegaraan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul ...
TPPU Bambang Irianto, KPK Periksa Anak dan Istri Walikota Madiun
Hukum - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:24 WIB

TPPU Bambang Irianto, KPK Periksa Anak dan Istri Walikota Madiun

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Walikota Madiun, Bambang Irianto. Dalam mengusut ...
Rampung Diperiksa KPK, Penyuap Emirsyah Satar Irit Bicara
Hukum - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:22 WIB

Rampung Diperiksa KPK, Penyuap Emirsyah Satar Irit Bicara

Pendiri PT Mugi Rekso Abadi (MRA), Soetikno Soedarjo rampung diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa, (28/2/2017).Soetikno yang diperiksa sejak ...
Luhut Tegaskan Rakyat Papua Dapat Jatah Saham Freeport, Tapi…
Ekonomi - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:18 WIB

Luhut Tegaskan Rakyat Papua Dapat Jatah Saham Freeport, Tapi…

Polemik perusahaan tambang di Papua, Freeport masih terus berlangsung.Masalah semakin melebar ketika Freeport berkeras ingin menentang peraturan pemerintah Indonesia. Dan ...
Ini Tanggapan Habib Rizieq Soal Permintaan Maaf Ahok
Hukum - Selasa, 28 Februari 2017 - 15:32 WIB

Ini Tanggapan Habib Rizieq Soal Permintaan Maaf Ahok

Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab hadir di sidang ke-12 dugaan penistaan agama sebagai ahli agama, Selasa (28/2/2017).Rizieq pun mengaku ...