Senin, 26 Juni 2017 | 00.21 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Pengamat: Pendidikan Keselamatan Lalulintas Sering Diabaikan 

Pengamat: Pendidikan Keselamatan Lalulintas Sering Diabaikan 

Minggu, 4 September 2016 - 20:15 WIB

IMG-17097

Pendidikan Keselamatan Lalulintas. (Kininews/Sdt)

Medan, kini.co.id – Pengamat Lalulintas, Jimmyu Udjaja mengungkapkan, pendidikan keselamatan berlalu lintas sering kali diabaikan oleh pengguna kendaraan. Padahal banyak sekolah mengemudi yang mengajarkan tentang kompetensi mengemudi yang memiliki sarana dan prasarana memadai, serta instruktur yang terakreditasi sesuai diatur dalam Pasal 78 UU No 22 tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan.

“Pendidikan keselamatan itu sangat perlu sekali, namun pada kenyataannya hampir diabaikan, seakan- akan memang tidak penting. Sehingga perlu dibuat adanya NSPK (Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria). Padahal selain mampu tekan angka lakalantas, sekolah mengemudi itu juga berguna bagi peserta uji SIM sebagai tempat untuk belajar,” terang Jimmy Udjaja saat dimintai tanggapannya tentang pentingnya kehadiran sekolah mengemudi berkompetensi, Minggu (4/9/2016).

Akan tetapi, pada saat ini dirinya juga sangat menyayangkan kalau dari para pemangku kepentingan yang masih saja setengah hati, tidak semuanya sepaham dan bekerja secara parsial, konvensional dan tetap saja mengabaikan keselamatan.

“Setengah hati itu dapat kita lihat dari para orang tua ataupun pelajar, mahasiswa dalam berkendara yang masih saja ugal-ugalan. Dan itu semua adalah cermin pendidikan keselamatan kita yang masih rendah,” katanya.

Lebih lanjut Jimmy menjelaskan, pendidikan keselamatan diajarkan sepanjang hayat dan hendaknya dimulai sejak usia dini. Sehingga kesadaran berlalu lintas, peka dan peduli serta bertanggung jawab akan keselamatan pada dirinya maupun orang lain.

“Kepekaan ditambah dengan kepedulian serta rasa tanggungjawab saat berlalulintas menjadi kebiasaan yang menjadi kebutuhan bukan karena keterpaksaan/ketakutan. Kesadaran inilah lanjut dikatakannya yang perlu ditanamkan sehingga membudaya bagi masyarakat. Pendidikan keselamatan merupakan kepedulian ditambah kecintaan akan manusia sebagai aset utama bangsa agar tidak menjadi korban sia-sia di jalan raya,” tandasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 23:02 WIB

Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, pemerintah mendukung aparat kepolisian untuk menindak pelaku penyerangan di Mapolda Sumatera Utara, Minggu (25/6) dini ...
GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:46 WIB

GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran

Pengurus GNPF-MUI berharap agar hubungannya dengan pemerintah dapat mencair usai Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah."Kami diterima Presiden dalam rangka ...
Ini Poin-poin Hasil Pertemuan Jokowi dengan GNPF-MUI
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:32 WIB

Ini Poin-poin Hasil Pertemuan Jokowi dengan GNPF-MUI

Tim GNPF-MUI menggelar pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (25/6). Pertemuan Presiden dengan GNPF MUI cukup mendadak ...
Polisi Geledah Percetakan Logo IS usai Penyerangan Mapolda Sumut
Nasional - Minggu, 25 Juni 2017 - 21:37 WIB

Polisi Geledah Percetakan Logo IS usai Penyerangan Mapolda Sumut

Paska insiden penyerangan yang dilakukan Hendra dan Sawaludin Pakhpahan, yang diduga merupakan pendukung Islamic State terhadap anggota polisi di ...
Dua Orang Pelaku Diduga Pendukung IS Serang Anggota Polda Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 20:59 WIB

Dua Orang Pelaku Diduga Pendukung IS Serang Anggota Polda Sumut

Dua orang pelaku yang diduga merupakan pendukung Islamic State , melakukan penyerangan terhadap dua anggota Polda Sumatera Utara yang tengah ...
Ketua GNPF-MUI: Berislamlah Secara Kaffah, Jangan Berikan yang Sisa
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 11:01 WIB

Ketua GNPF-MUI: Berislamlah Secara Kaffah, Jangan Berikan yang Sisa

Ketua GNPF-MUI, KH Bachtiar Nasir dalam khutbah Idul Fitri 1438 Hijriyah di Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan, Minggu (25/6) menyebutkan ...