Kamis, 23 Maret 2017 | 11.19 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Pengamat: Pendidikan Keselamatan Lalulintas Sering Diabaikan 

Pengamat: Pendidikan Keselamatan Lalulintas Sering Diabaikan 

Minggu, 4 September 2016 - 20:15 WIB

IMG-17097

Pendidikan Keselamatan Lalulintas. (Kininews/Sdt)

Medan, kini.co.id – Pengamat Lalulintas, Jimmyu Udjaja mengungkapkan, pendidikan keselamatan berlalu lintas sering kali diabaikan oleh pengguna kendaraan. Padahal banyak sekolah mengemudi yang mengajarkan tentang kompetensi mengemudi yang memiliki sarana dan prasarana memadai, serta instruktur yang terakreditasi sesuai diatur dalam Pasal 78 UU No 22 tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan.

“Pendidikan keselamatan itu sangat perlu sekali, namun pada kenyataannya hampir diabaikan, seakan- akan memang tidak penting. Sehingga perlu dibuat adanya NSPK (Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria). Padahal selain mampu tekan angka lakalantas, sekolah mengemudi itu juga berguna bagi peserta uji SIM sebagai tempat untuk belajar,” terang Jimmy Udjaja saat dimintai tanggapannya tentang pentingnya kehadiran sekolah mengemudi berkompetensi, Minggu (4/9/2016).

Akan tetapi, pada saat ini dirinya juga sangat menyayangkan kalau dari para pemangku kepentingan yang masih saja setengah hati, tidak semuanya sepaham dan bekerja secara parsial, konvensional dan tetap saja mengabaikan keselamatan.

“Setengah hati itu dapat kita lihat dari para orang tua ataupun pelajar, mahasiswa dalam berkendara yang masih saja ugal-ugalan. Dan itu semua adalah cermin pendidikan keselamatan kita yang masih rendah,” katanya.

Lebih lanjut Jimmy menjelaskan, pendidikan keselamatan diajarkan sepanjang hayat dan hendaknya dimulai sejak usia dini. Sehingga kesadaran berlalu lintas, peka dan peduli serta bertanggung jawab akan keselamatan pada dirinya maupun orang lain.

“Kepekaan ditambah dengan kepedulian serta rasa tanggungjawab saat berlalulintas menjadi kebiasaan yang menjadi kebutuhan bukan karena keterpaksaan/ketakutan. Kesadaran inilah lanjut dikatakannya yang perlu ditanamkan sehingga membudaya bagi masyarakat. Pendidikan keselamatan merupakan kepedulian ditambah kecintaan akan manusia sebagai aset utama bangsa agar tidak menjadi korban sia-sia di jalan raya,” tandasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kuota Haji 2017 Ditambah Menjadi 221.000 Jamaah
Nasional - Kamis, 23 Maret 2017 - 11:12 WIB

Kuota Haji 2017 Ditambah Menjadi 221.000 Jamaah

Pada 2017 ini, kuota jamaah untuk Ibadah Haji bertambah menjadi 221.00 orang. Kuota tersebut dibagi untuk haji reguler sebanyak 204.000 ...
KPK Rahasiakan Penerima Suap e-KTP yang Kembalikan Uang, Ada Apa?
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 11:07 WIB

KPK Rahasiakan Penerima Suap e-KTP yang Kembalikan Uang, Ada Apa?

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, terus mempertanyakan sikap KPK yang merahasiakan nama-nama penerima suap proyek pengadaan e-KTP. Bahkan dianggap melindungi ...
Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:58 WIB

Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP

Sidang ketiga kasus korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) akan kembali digelar hari ini, Kamis (23/3/2017) di Pengadilan ...
Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:53 WIB

Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi

Putusan Pengadilan Tinggi Urusan Agama (PTUN) akan dijadikan KPK sebagai pintu masuk kembali mengusut dugaan korupsi di reklamasi teluk Jakarta.Hal ...
Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 17:01 WIB

Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku

Publik digegerkan dengan menghilangnya dokumen sengketa Pilkada Dogiayi, Papua di Mahkamah Konstitusi.Hal ini jelas menjengkelkan, mengingat beberapa kasus sengketa pilkada ...
Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:33 WIB

Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki

Publik heboh membicarakan mobil dinas yang belum dikembalikan Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Pasalnya, kendaraan dinas Presiden Jokowi sempat ...