Kamis, 23 Maret 2017 | 09.11 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Diisukan Pakai Bahan Kadaluarsa, Pemilik Pizza Hut Rehabilitasi Kepercayaan Pelanggan

Diisukan Pakai Bahan Kadaluarsa, Pemilik Pizza Hut Rehabilitasi Kepercayaan Pelanggan

Senin, 5 September 2016 - 09:27 WIB

IMG-17103

Pizza Hut. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Isu pemakaian bahan kadaluarsa oleh Pizza Hut dan Marugame Udon diklaim tidak berpengaruh pada tingkat penjualan.

Pemilik kedua produk makanan itu mengatakan mereka tidak mengalami kerugian secara materi (uang), namun kepercayaan pelanggan.

Presiden Direktur Sriboga Raturaya, Alwin Arifin mengatakan pihaknya akan melakukan rehabilitasi kepercayaan masyarakat terhadap produknya.

“Kerugian bukan dalam bentuk uang, tapi kepercayaan akan berkurang. Tuduhan negatif ini jikalau berlarut-larut, bisa mengakibatkan kerugian materi. Padahal itu tidak benar karena kami tidak mentolerir adanya kelalaian,” jelas Alwin, Senin (5/8/2016).

Perusahaannya juga membuka diri bagi pihak yang ingin melihat langsung pembuatan produk makanan mereka.

“Kami rehabilitasi kepercayaan ini, marketing yang akan bergerak. Termasuk kalau Anda mau melihat dapur dan proses pembuatannya, tinggal hubungi kami,” katanya.

Sebelumnya, Alwin menjelaskan saat ini kabar tak sedap itu tak mempengaruhi penjualan.

“The Kitchen by Pizza Hut mencapai 326 outlet di seluruh Indonesia. Bahkan Sriboga Raturaya masih menargetkan tambahan 15 outlet sampai dengan akhir tahun ini dan dipastikan jalan terus,” terangnya.

Hal serupa juga dikatakan Head of Quality Assurance PT Sriboga Marugame Indonesia (SMI), perusahaan pengelola merek Marugame Udon, Ike Wahyu Andayani.

Ike juga menyebutkan kabar itu belum berdampak pada penjualan Marugame Udon.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:58 WIB

Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP

Sidang ketiga kasus korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) akan kembali digelar hari ini, Kamis (23/3/2017) di Pengadilan ...
Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:53 WIB

Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi

Putusan Pengadilan Tinggi Urusan Agama (PTUN) akan dijadikan KPK sebagai pintu masuk kembali mengusut dugaan korupsi di reklamasi teluk Jakarta.Hal ...
Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 17:01 WIB

Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku

Publik digegerkan dengan menghilangnya dokumen sengketa Pilkada Dogiayi, Papua di Mahkamah Konstitusi.Hal ini jelas menjengkelkan, mengingat beberapa kasus sengketa pilkada ...
Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:33 WIB

Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki

Publik heboh membicarakan mobil dinas yang belum dikembalikan Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Pasalnya, kendaraan dinas Presiden Jokowi sempat ...
Fahri Hamzah Sebut KPK Melakukan Kekonyolan Telanjang
Hukum - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:19 WIB

Fahri Hamzah Sebut KPK Melakukan Kekonyolan Telanjang

Wakil Ketua DPR, Fachri Hamzah menegaskan namanya disebut dalam sidang kasus suap pajak PT EK Prima (EKP) adalah sebuah kekonyolan.Fahri ...
Taksi Online Akan Dikenakan Pajak, Pengamat: Undang-undangnya Mana ?
Nasional - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:13 WIB

Taksi Online Akan Dikenakan Pajak, Pengamat: Undang-undangnya Mana ?

Pengamat Transportasi, Azas Tigor Nainggolan mempertanyakan Undang-undang terkait pengenaan pajak terhadap transportasi online. Hal tersebut merespon statment pemerintah yang sering ...