Rabu, 13 Desember 2017 | 06.49 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Rayakan Hari Pelanggan Nasional, BRI Berikan Diskon Nonton di Bioskop

Rayakan Hari Pelanggan Nasional, BRI Berikan Diskon Nonton di Bioskop

Reporter : Fadilah | Senin, 5 September 2016 - 11:43 WIB

IMG-17105

Ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) memberikan diakon khusus kepada masabah mereka yang menggunakan kartu kredit BRI. Adapun diskon tersebut meliputi diskon belanja, makan, hingga nonton di Bioskop. Diskon diberlakukan selama enam bulan ke depan, dengan demikian diskon akan berahkir di bulan Maret 2017.

Senior Executive Vice President BRI‎ Agus Noorsanto mengatakan diskon ini diberikan dalam rangka perayaan Hari Pelanggan Nasional. Jadi diskon tersebut merupakan salah satu bentuk wujud komitmen perseroan yang tulus, ramah, dan inovatif kepada nasabahnya.

“Peringatan hari pelanggan sendiri sebenarnya memang selalu diselenggarakan rutin setiap tahun di beberapa kantor cabang perseroan yang berada di kota-kota besar. Kita seragam dan serentak mengadakan khusus untuk nasabah kami ” tutur Agus, di Kantor Cabang Khusus BRI, Gedung BRI II, Jakarta, Senin (5/9/2016).

Berdasarkan pantauan dilokasi, dalam acara tersebut turut hadir Wakil Direktur Utama BRI Sunarso, Senior Executive Vice President BRI‎ Agus Noorsanto, serta beberapa petinggi dan karyawan BRI lainnya.

Kemudian mereka juga memberikan perlakuan khusus kepada para nasabah setianya yang hadir. Seperti menyapa nasabah dan memberikan bunga sebagai ucapan selamat ‘Hari Pelanggan Nasional’.

Sebagai informasi sampai Juli 2016, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mencatatkan pertumbuhan laba tipis sebesar 0,83% yoy (year on year) menjadi Rp 13,85 triliun. Ini jauh dari target tahun 2016, laba tumbuh 1% – 2%.

Pertumbuhan laba pada Juli 2016 ini sedikit turun dari kenaikan laba Juni sebesar 1,13% yoy. Meskipun naik tipis, tercatat nilai nominal laba bersih yang diraih BRI sampai Juli merupakan yang tertinggi diantara seluruh bank di Indonesia.

Lambatnya laju laba karena produktifitas kredit yang cenderung menurun setelah libur panjang lebaran. Namun menurut Hari sampai September 2016, BRI optimis kinerja akan membaik seiring dengan mulai membaiknya kondisi ekonomi.

Sementara pendapatan bunga BRI sampai Juli 2016 mengalami kenaikan 16,99% yoy. Selain itu beban operasional bank berkode emiten BRI ini juga naik dua kali lipat yaitu mencapai 31,24% yoy.

Dari sisi penyaluran kredit sampai Juli 2016 tercatat BRI berhasil menyalurkan kredit sebesar 16,46% yoy menjadi Rp 587,2 triliun. Sedangkan CKPN sampai Juli 2016 tercatat sebesar Rp 21,1 triliun atau naik 23,7% yoy.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 01:11 WIB

KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pencegahan terhadap dua pengusaha dari PT Sumber Swarna, Joe Fandy Yoesman dan Ali Tonang bepergian ...
Seminar ‘Jejak pelacur arab  dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi
Pendidikan - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:54 WIB

Seminar ‘Jejak pelacur arab dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi

Penyelenggaraan seminar bertajuk "Jejak Pelacur Arab dalam Seni Baca Al Qur'an" yang digelar UIN Sumatera Utara, Senin (11/12) disesalkan ...
Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi
Peristiwa - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:31 WIB

Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi

Mabes Polri merilis identitas 19 terduga teroris yang ditangkap pada rentang waktu 9-11 Desember 2017.Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo ...
JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 21:54 WIB

JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga

Politisi senior Partai Golkar, Jusuf Kalla, menilai Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto akan sulit mengalahkan Airlangga Hartarto dalam pemilihan ...
Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:55 WIB

Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi

Wabah penyakit difteri saat ini tangah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya ada 23 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa ...
Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:51 WIB

Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram

Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo mengaku kecewa dengan kinerja yang ditunjukan oleh PT Pertamina (Persero) atas kelangkaan Liquefied Petroleum ...