Selasa, 17 Januari 2017 | 22.02 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>PPP Kritik Golkar Soal Pencalonan Jokowi di Pilpres 2019

PPP Kritik Golkar Soal Pencalonan Jokowi di Pilpres 2019

Senin, 5 September 2016 - 14:27 WIB

IMG-17114

Jokowi. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Upaya Partai Golkar yang mewacanakan pencalonan Joko Widodo dalam pemilihan presiden 2019 mendapat kritikan pedas dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Kritikan tersebut datang dari Sekjen PPP Arsul Sani dengan meminta Golkar tidak menggangu Presiden Jokowi dan pemerintahannya dengan membangun isu yang tidak relevan.

“Tidak melakukan hal-hal yang ‘merecoki’ menteri dari parpolnya untuk kepentingan parpol‎,” ujar Arsul saat dihubungi di Jakarta, Senin (5/9/2016)

Bahkan, dalam rapat koordinasi teknis (Rakornis) Partai Golkar beberapa waktu lalu, Ketua Pemenangan Pemilu Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Jambi, Gusrizal, mengatakan partainya harus mulai membidik calon wakil presiden untuk mendampingi Joko Widodo (Jokowi) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Salah satu nama yang muncul yakni Menteri Kuangan Sri Mulyani.

Terkait hal itu, anggota Komisi III DPR ini menyebut, tindakan Golkar yang memunculkan wacana duet Jokowi-Sri Mulyani tersebut terlalu dini untuk manuver politik.

“Wajar jika melihat itu kepagian, ibarat fajar masih cukup lama kok ayam sudah berkokok,” jelasnya.

Arsul pun mengingatkan Golkar untuk fokus ikut mengawal program dan kebijakan pemerintah, bukan malah bermanuver politik dengan memunculkan dukungan untuk Pilpres 2019‎ kepada Presiden Jokowi.

“Dukungan terhadap pencapresan 2019 kepada Pak Jokowi seharusnya bukan dengan statement politik, tapi dilakukan dengan kerja-kerja pemerintahan dan politik di parlemen,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:43 WIB

Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI

Komisi III DPR berjanji akan menindaklanjuti pengaduan yang disampaikan pimpinan Front Pembela Islam terkait dugaan penyalahgunaan jabatan yang dilakukan Kapolda ...
Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:21 WIB

Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III

Pimpinan GNPF-MUI dan FPI mengadukan beberapa persoalan kepada Komisi III DPR yang akhir-akhir mencuat, salah satunya terkait insiden penyerangan yang ...
Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 20:56 WIB

Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami

Laman www.bmkg.go.id menyebutkan gempa bumi mengguncang Aceh dan Sabang. Goncangan sekuat 5,6 SR itu tak berpotensi tsunami. Bunyi dalam pernyataan ...
Usai Diperiksa KPK, Saipul Jamil Nyanyi
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 19:00 WIB

Usai Diperiksa KPK, Saipul Jamil Nyanyi

Usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap kepada Panitera Pengganti Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara (Jakut), Rohadi yakni ...
Slamet Kaget, Mayat di Depan Warungnya
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 17:40 WIB

Slamet Kaget, Mayat di Depan Warungnya

Tepat di teras warung milik Slamet, di Jalan Raya Siman, Desa Kepuhrubuh, Kecamatan Siman, Ponorogo, geger karena penemuan sesosok mayat. ...
Komnas HAM Minta Pemerintah Bina Ormas Arogan
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 17:12 WIB

Komnas HAM Minta Pemerintah Bina Ormas Arogan

Belakangan ini banyak organisasi masyarakat (ormas) yang melakukan aksi arogan. Karena hal tersebut, banyak pihak yang mengusulkan agar pemerintah membubarkan ...