Selasa, 28 Maret 2017 | 01.21 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>PPP Kritik Golkar Soal Pencalonan Jokowi di Pilpres 2019

PPP Kritik Golkar Soal Pencalonan Jokowi di Pilpres 2019

Senin, 5 September 2016 - 14:27 WIB

IMG-17114

Jokowi. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Upaya Partai Golkar yang mewacanakan pencalonan Joko Widodo dalam pemilihan presiden 2019 mendapat kritikan pedas dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Kritikan tersebut datang dari Sekjen PPP Arsul Sani dengan meminta Golkar tidak menggangu Presiden Jokowi dan pemerintahannya dengan membangun isu yang tidak relevan.

“Tidak melakukan hal-hal yang ‘merecoki’ menteri dari parpolnya untuk kepentingan parpol‎,” ujar Arsul saat dihubungi di Jakarta, Senin (5/9/2016)

Bahkan, dalam rapat koordinasi teknis (Rakornis) Partai Golkar beberapa waktu lalu, Ketua Pemenangan Pemilu Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Jambi, Gusrizal, mengatakan partainya harus mulai membidik calon wakil presiden untuk mendampingi Joko Widodo (Jokowi) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Salah satu nama yang muncul yakni Menteri Kuangan Sri Mulyani.

Terkait hal itu, anggota Komisi III DPR ini menyebut, tindakan Golkar yang memunculkan wacana duet Jokowi-Sri Mulyani tersebut terlalu dini untuk manuver politik.

“Wajar jika melihat itu kepagian, ibarat fajar masih cukup lama kok ayam sudah berkokok,” jelasnya.

Arsul pun mengingatkan Golkar untuk fokus ikut mengawal program dan kebijakan pemerintah, bukan malah bermanuver politik dengan memunculkan dukungan untuk Pilpres 2019‎ kepada Presiden Jokowi.

“Dukungan terhadap pencapresan 2019 kepada Pak Jokowi seharusnya bukan dengan statement politik, tapi dilakukan dengan kerja-kerja pemerintahan dan politik di parlemen,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tersangka Ekspolitasi Seksual Online dapat Upah Rp750 ribu
Nasional - Senin, 27 Maret 2017 - 21:22 WIB

Tersangka Ekspolitasi Seksual Online dapat Upah Rp750 ribu

Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan membongkar tindak pidana perdagangan orang secara melalui internet alias online tentang eksploitasi seksual."Tersangka ...
Kalau Saya Bayar, Perusahaan Bangkrut
Nasional - Senin, 27 Maret 2017 - 20:38 WIB

Kalau Saya Bayar, Perusahaan Bangkrut

Direktur PT EK Prima Ekspor (PT EKP) Ramapanicker Rajamohanan Nair, terdakwa suap terhadap Direktorat Penegakan Hukum pada Direktorat Jenderal Pajak ...
Delapan Rumah Rusak Parah karena Angin Puyuh
Peristiwa - Senin, 27 Maret 2017 - 20:27 WIB

Delapan Rumah Rusak Parah karena Angin Puyuh

Angin Puyuh dan hujan deras meluluhlantahkan tiga kampung di Desa Girimukti, Kecamatan Cibeber, Cianjur, Jawa Barat. Akibatnya, ratusan rumah mengalami ...
Waspada, Sabu Berbentuk Seperti Gula Batu Asal Malaysia
Peristiwa - Senin, 27 Maret 2017 - 15:41 WIB

Waspada, Sabu Berbentuk Seperti Gula Batu Asal Malaysia

Ada saja akal para pengedar narkoba dalam melancarkan aksinya, mulai dari memasukannya ke dalam makanan sampai mengubah bentuknya. Salah satunya ...
Mangkir di Sidang E-KTP, Jaksa Bakal Panggil Paksa Miryam
Hukum - Senin, 27 Maret 2017 - 13:12 WIB

Mangkir di Sidang E-KTP, Jaksa Bakal Panggil Paksa Miryam

Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) merencanakan pemanggilan paksa terhadap Anggota DPR RI fraksi Hanura, Miryam S Haryani ...
Absen di Sidang E-KTP, Jaksa Periksa Surat Sakit Miryam
Hukum - Senin, 27 Maret 2017 - 12:25 WIB

Absen di Sidang E-KTP, Jaksa Periksa Surat Sakit Miryam

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku telah melihat surat sakit yang dikirimkan oleh saksi Miryam S Haryani ...