Rabu, 13 Desember 2017 | 06.54 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>PPP Kritik Golkar Soal Pencalonan Jokowi di Pilpres 2019

PPP Kritik Golkar Soal Pencalonan Jokowi di Pilpres 2019

Senin, 5 September 2016 - 14:27 WIB

IMG-17114

Jokowi. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Upaya Partai Golkar yang mewacanakan pencalonan Joko Widodo dalam pemilihan presiden 2019 mendapat kritikan pedas dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Kritikan tersebut datang dari Sekjen PPP Arsul Sani dengan meminta Golkar tidak menggangu Presiden Jokowi dan pemerintahannya dengan membangun isu yang tidak relevan.

“Tidak melakukan hal-hal yang ‘merecoki’ menteri dari parpolnya untuk kepentingan parpol‎,” ujar Arsul saat dihubungi di Jakarta, Senin (5/9/2016)

Bahkan, dalam rapat koordinasi teknis (Rakornis) Partai Golkar beberapa waktu lalu, Ketua Pemenangan Pemilu Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Jambi, Gusrizal, mengatakan partainya harus mulai membidik calon wakil presiden untuk mendampingi Joko Widodo (Jokowi) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Salah satu nama yang muncul yakni Menteri Kuangan Sri Mulyani.

Terkait hal itu, anggota Komisi III DPR ini menyebut, tindakan Golkar yang memunculkan wacana duet Jokowi-Sri Mulyani tersebut terlalu dini untuk manuver politik.

“Wajar jika melihat itu kepagian, ibarat fajar masih cukup lama kok ayam sudah berkokok,” jelasnya.

Arsul pun mengingatkan Golkar untuk fokus ikut mengawal program dan kebijakan pemerintah, bukan malah bermanuver politik dengan memunculkan dukungan untuk Pilpres 2019‎ kepada Presiden Jokowi.

“Dukungan terhadap pencapresan 2019 kepada Pak Jokowi seharusnya bukan dengan statement politik, tapi dilakukan dengan kerja-kerja pemerintahan dan politik di parlemen,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 01:11 WIB

KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pencegahan terhadap dua pengusaha dari PT Sumber Swarna, Joe Fandy Yoesman dan Ali Tonang bepergian ...
Seminar ‘Jejak pelacur arab  dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi
Pendidikan - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:54 WIB

Seminar ‘Jejak pelacur arab dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi

Penyelenggaraan seminar bertajuk "Jejak Pelacur Arab dalam Seni Baca Al Qur'an" yang digelar UIN Sumatera Utara, Senin (11/12) disesalkan ...
Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi
Peristiwa - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:31 WIB

Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi

Mabes Polri merilis identitas 19 terduga teroris yang ditangkap pada rentang waktu 9-11 Desember 2017.Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo ...
JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 21:54 WIB

JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga

Politisi senior Partai Golkar, Jusuf Kalla, menilai Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto akan sulit mengalahkan Airlangga Hartarto dalam pemilihan ...
Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:55 WIB

Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi

Wabah penyakit difteri saat ini tangah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya ada 23 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa ...
Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:51 WIB

Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram

Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo mengaku kecewa dengan kinerja yang ditunjukan oleh PT Pertamina (Persero) atas kelangkaan Liquefied Petroleum ...