Sabtu, 18 November 2017 | 17.25 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Syafruddin Mengaku Siap Gantikan Budi Gunawan

Syafruddin Mengaku Siap Gantikan Budi Gunawan

Senin, 5 September 2016 - 15:32 WIB

IMG-17120

Komjen Syfruddin. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri (Lemdikpol) Komjen Pol Syafruddin santer dikabarkan bakal menduduki kursi Wakapolri menggantikan Komjen Pol Budi Gunawan yang akan diangkat menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) oleh Presiden Joko Widodo.

Menanggapi kabar angin tersebut, Syafruddin pun mengaku siap jika ditunjuk menggantikan Budi Gunawan pada kursi tribarata dua itu.

“Kalau saya siap, tapi tanyakan pak Kapolri (Jenderal Tito Karnavian),” ujar Syafruddin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/9/2016).

Namun saat ditanya lebih lanjut soal peluangnya menjadi wakapolri, Syafruddin enggan berkomentar. Ia pun menyerahkan sepenuhnya kepada Tito.

“Tanya kapolri yang punya urusan,” jawabnya singkat.

Sebelumnya, Ketua DPR RI Ade Komarudin menyebut Kepala Lemdikpol Komjen Pol Syafruddin layak menjadi wakapolri menggantikan Komjen Pol Budi Gunawan. Namun, Akom, sapaan akrabnya, enggan ikut campur dalam urusan pengangkatan Syafruddin sebagai Wakapolri.

Menurut dia, pengangkatan wakapolri merupakan kewenangan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. “Bagus, layak sekali. Tapi itu urusan internal kepolisian dong, yang teken pak Tito,” kata Akom di Kompleks Parlemen, Jumat 2 September.

Dari informasi yang dihimpun, Syafruddin, yang lahir di Sulawesi Selatan pada 1961, pernah menduduki sejumlah jabatan penting di Kepolisian. Pada 2004, ia pernah menjabat sebagai ajudan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.

Kemudian di akhir 2009, Syafruddin menjabat sebagai wakapolda Sumatera Utara, lalu kapolda Kalimantan Selatan. Jabatan kadiv Propam Polri pernah dia emban hingga sekarang menjadi Kalemdikpol.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 13:51 WIB

Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra

Dua hari lamanya sebanyak 13 anggota Kopassus menyusup ke daerah sasaran yang dikuasai Tentara Pembebasan Nasional- Papua Barat atau ...
Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 13:02 WIB

Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP

Kasus dugaan korupsi e-KTP kembali masuk babak baru. Salah satu tersangkanya yakni Setya Novanto sudah resmi ditahan oleh penyidik KPK. ...
Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum

Ketua Komisi Pertahanan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Abdul Kharis Almasyhari menyatakan dugaan penyanderaan terhadap 1.300 penduduk yang dilakukan oleh ...
Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat

Pakar Hukum Pidana Abdul Fickar Hadjar menilai apa yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menahan Ketua DPR Setya Novanto ...
Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 09:28 WIB

Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi

Ketua DPR RI, Setya Novanto resmi menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (18/11/2017).Terkait penahanan tersebut, Presiden RI, Joko Widodo ...
Belum Pernah Diperiksa, Pengacara Pertanyakan Penahanan Setnov
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 09:15 WIB

Belum Pernah Diperiksa, Pengacara Pertanyakan Penahanan Setnov

Kuasa Hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi mempertanyakan wewenang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadikan kliennya sebagai tahanan.Pasalnya, menurut dia, Setnov belum ...