Senin, 24 April 2017 | 12.26 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Ketua Komisi IX Sebut Virus Zika Belum Masuk Indonesia

Ketua Komisi IX Sebut Virus Zika Belum Masuk Indonesia

Selasa, 6 September 2016 - 14:09 WIB

IMG-17150

Ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Ketua Komisi IX DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Dede Yusuf memastikan virus zika belum masuk ke Indonesia. Bahkan pria yang akrab disapa Dede menampik Virus tersebut telah beredar di Jambi.

“Zika sementara ini masih heboh dipemberitaan ya karena belum ada yang masuk ke Indonesia. Jadi dari hasil tes, berbagai isu termasuk yang di Jambi ternyata negatif zika,” ujar Dede di DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (6/9/2016).

Dede menjelaskan, penyebaran virus zika itu lebih banyak terjadi di negara-negara yang beriklim tropis. Virus itu pun sama dengan demam berdarah, sama-sama ditularkan lewat gigitan nyamuk.

“Negara-negara tropis ini penuh dengan nyamuk, termasuk Indonesia. Jadi penyakit yang berkaitan dengan nyamuk banyak di Indonesia, seperti demam berdarah, yang pasti banyak yang meninggal, ada juga malaria,” jelasnya.

Sementara itu, kata Dede dari segi penanganannya, Zika sama halnya dengan penanganan kasus DBD pada umumnya.

“Zika penanganannya seperti dengan DBD, jadi tidak ada penanganan secara khusus karena pada dasarnya dia jenis virus yang dibawa oleh nyamuk aidesaigepti,” tandasnya.

Meski demikian, Dede berharap pemerintah tetap mewaspadai penyebaran zika di Indonesia. Sebab, virus tersebut sudah menyebar ke banyak negara, bahkan lintas benua.

“Pemerintah harus waspada, karena ini telah menjadi isu Internasional. Jadi harus ada beberapa hal yang harus dilakukan, seperti, pertama yaitu travel warning ke beberapa negara tujuan, kedua melakukan sosialisasi kampanye bagaimana cara menangani zika tersebut. Itu yang sedang dilakukan, hanya belum masif,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:42 WIB

Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

Unit Lakalantas Polres Bogor Kabupaten, mengkonfirmasi data nama-nama korban meninggal dunia dan luka berat dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di ...
Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:22 WIB

Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas

Kecelakaan maut yang melibatkan 12 kendaaran terjadi di Jl Raya Puncak, tepatnya di tanjakan Selarong, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu ...
Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:41 WIB

Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing

Kuping dan hidung milik Abraham Lunggana alias Haji Lulung terselamatkan. Karena tidak jadi dipotong, pasalnya Basuki Purnama alias Ahok terbukti ...
KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:02 WIB

KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan

Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan KPK perlu melakukan penyelidikan sendiri ...
Menolak Forum Khilafah Internasional
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:18 WIB

Menolak Forum Khilafah Internasional

Rencana Forum Khilafah Internasional yang akan diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Minggu (23/4) besok mendapatakan penolakan dari salah satu ...
Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:01 WIB

Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin menyatakan persoalan kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bukan ...