Rabu, 18 Januari 2017 | 00.09 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Ketua Komisi IX Sebut Virus Zika Belum Masuk Indonesia

Ketua Komisi IX Sebut Virus Zika Belum Masuk Indonesia

Selasa, 6 September 2016 - 14:09 WIB

IMG-17150

Ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Ketua Komisi IX DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Dede Yusuf memastikan virus zika belum masuk ke Indonesia. Bahkan pria yang akrab disapa Dede menampik Virus tersebut telah beredar di Jambi.

“Zika sementara ini masih heboh dipemberitaan ya karena belum ada yang masuk ke Indonesia. Jadi dari hasil tes, berbagai isu termasuk yang di Jambi ternyata negatif zika,” ujar Dede di DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (6/9/2016).

Dede menjelaskan, penyebaran virus zika itu lebih banyak terjadi di negara-negara yang beriklim tropis. Virus itu pun sama dengan demam berdarah, sama-sama ditularkan lewat gigitan nyamuk.

“Negara-negara tropis ini penuh dengan nyamuk, termasuk Indonesia. Jadi penyakit yang berkaitan dengan nyamuk banyak di Indonesia, seperti demam berdarah, yang pasti banyak yang meninggal, ada juga malaria,” jelasnya.

Sementara itu, kata Dede dari segi penanganannya, Zika sama halnya dengan penanganan kasus DBD pada umumnya.

“Zika penanganannya seperti dengan DBD, jadi tidak ada penanganan secara khusus karena pada dasarnya dia jenis virus yang dibawa oleh nyamuk aidesaigepti,” tandasnya.

Meski demikian, Dede berharap pemerintah tetap mewaspadai penyebaran zika di Indonesia. Sebab, virus tersebut sudah menyebar ke banyak negara, bahkan lintas benua.

“Pemerintah harus waspada, karena ini telah menjadi isu Internasional. Jadi harus ada beberapa hal yang harus dilakukan, seperti, pertama yaitu travel warning ke beberapa negara tujuan, kedua melakukan sosialisasi kampanye bagaimana cara menangani zika tersebut. Itu yang sedang dilakukan, hanya belum masif,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tak Hanya Sebagai Pembina GMBI, Kapolda Jabar Mengaku membina 35 Orgnisasi
Hukum - Selasa, 17 Januari 2017 - 23:40 WIB

Tak Hanya Sebagai Pembina GMBI, Kapolda Jabar Mengaku membina 35 Orgnisasi

Kapolda Jabar, Irjen Anton Charliyan secara gentle mengakui dirinya memang sebagai pembina ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI). Tak hanya ...
PLN Diduga Lakukan Pemerasan kepada Warga Bekasi Utara
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 22:17 WIB

PLN Diduga Lakukan Pemerasan kepada Warga Bekasi Utara

Achmad Sugandi (53) warga perumahan Taman Wisma Asri RT 006 RW 014, Kelurahan Teluk pucung, Kecamatan Bekasi Utara, mengaku ...
Anggaran Besar jadi Alat Kampanye Walikota Bekasi
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 22:13 WIB

Anggaran Besar jadi Alat Kampanye Walikota Bekasi

Praktisi Politik dan Pemilhan kepala daerah, Jiwang Jiputro, menduga program kartu sakti berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang diluncurkan oleh ...
Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:43 WIB

Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI

Komisi III DPR berjanji akan menindaklanjuti pengaduan yang disampaikan pimpinan Front Pembela Islam terkait dugaan penyalahgunaan jabatan yang dilakukan Kapolda ...
Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:21 WIB

Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III

Pimpinan GNPF-MUI dan FPI mengadukan beberapa persoalan kepada Komisi III DPR yang akhir-akhir mencuat, salah satunya terkait insiden penyerangan yang ...
Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 20:56 WIB

Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami

Laman www.bmkg.go.id menyebutkan gempa bumi mengguncang Aceh dan Sabang. Goncangan sekuat 5,6 SR itu tak berpotensi tsunami. Bunyi dalam pernyataan ...