Minggu, 20 Agustus 2017 | 13.05 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>PP 79 Rampung Sebentar Lagi, Apakabar Target PPh Migas Rp33 T?

PP 79 Rampung Sebentar Lagi, Apakabar Target PPh Migas Rp33 T?

Reporter : Fadilah | Rabu, 7 September 2016 - 08:43 WIB

IMG-17155

Ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Pembahasan revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 79 tahun 2010 tentang biaya operasi yang dapat dikembalikan (cost recovery) dan pajak penghasilan di bidang usaha hulu minyak dan gas bumi (migas) mengalami titik terang.

Pasalnya Kementerian Keuangan yang tadinya tidak sepakat dengan adanya prinsip assume and discharge kini menjadi setuju.

Lantas bagaimana jika ini PP tersebut berhasil direvisi, apakah akan mempengaruhi penerimaan di sektor pajak?

Menurut Pengamat Perpajakan Yustinus Prastowo dalam jangka pendek kebijakan ini cukup merugikan.

Karena dapat mempengaruhi pendapatan negara di sektor pajak. Namun dia tidak menjelaskan secara rinci seberapa besar pengaruhnya.

“Tapi secara keseluruhan akan menguntungkan karena penghapusan pajak di Fase eksplorasi akan menambah modal kerja yang akan berdampak pada peningkatan output di Fase eksploitasi,” tutur Yustinus saat dihubungi Kini.co.id, di Jakarta, Rabu, (7/9/2016).

Kemudian tambah Yustinus, dari sisi teori pengenaan pajak juga dianggap sudah benar. Karena pajak dikenakan pada saat suatu produk dihasilkan atau pada saat masa eksploitasi.

“Dan ini akan menjadi positif bagi industri dan memberikan kepastian hukum dan menjadi insentif tersendiri,” katanya.

Sebagai infomasi pemerintah menaruh target penerimaan perpajakan tahun depan sebesar Rp1.496 trliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2017.

Target tersebut lebih rendah jika dibandingkan dengan target penerimaan perpajakan dalam APBN-Perubahan tahun ini yang sebesar Rp1.539 triliun.

Pemerintah menganggap angka tersebut masih realistis apabila dibandingkan terhadap target setelah penyesuaian yang dilakukan pemerintah dengan menaruh adanya ketidaktercapaian (shortfall) sebesar Rp219 triliun sehingga penerimaan pajak sepanjang tahun ini menjadi Rp1.310 triliun.

Jika dirinci berdasarkan posnya untuk penerimaan perpajakan, pajak penghasilan (PPh) migas sebesar Rp 33 triliun. Sementara itu, pajak non migas sebesar Rp1.271,7 triliun yang terdiri dari PPh nonmigas Rp751,8 triliun, pajak pertambahan nilai (PPN) Rp 493,9 triliun, pajak bumi dan bangunan (PPB) Rp17,3 triliun serta pajak lainnya Rp 8,7 triliun.

Pos kepabeanan dan cukai sebesar Rp191,2 triliun yang terdiri dari penerimaan cukai Rp157,2 triliun, bea masuk Rp33,7 triliun, dan bea keluar Rp300 miliar.

Penerimaan ini sangat tergantung pada kondisi perdagangan dunia yang menurun karena gangguan pelemahan ekonomi global.

Kontraksi pada perdagangan membuat pendapatan perusahaan berkurang, secara otomatis akan membuat setoran pada negara lebih kecil.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bendera Indonesia Terbalik, Jokowi: Tak Usah Diperbesar
Politik - Minggu, 20 Agustus 2017 - 11:31 WIB

Bendera Indonesia Terbalik, Jokowi: Tak Usah Diperbesar

Presiden Jokowi mengaku menyesalkan atas insiden kesalahan cetak foto bendera Indonesia terbalik pada buku panduan resmi yang dibagikan secara gratis ...
Kapolda Papua Tegaskan Tak Ada Penambahan Pasukan ke Timika
Nasional - Minggu, 20 Agustus 2017 - 01:52 WIB

Kapolda Papua Tegaskan Tak Ada Penambahan Pasukan ke Timika

Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Polisi Boy Rafli Amar menegaskan tidak ada penambahan pasukan ke Timika pascaaksi anarkis yang dilakukan ...
Manajemen Freeport Himbau Karyawan Hindari Check Point 28
Nasional - Minggu, 20 Agustus 2017 - 01:47 WIB

Manajemen Freeport Himbau Karyawan Hindari Check Point 28

Manajemen PT Freeport Indonesia mengimbau para karyawannya agar menghindari Check Point 28 samping Bandara Mozes Kilangin Timika yang sempat diserang ...
Cak Imin: Wujud Nyata PKB Bumikan Pancasila Lewat Sineas
Politik - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 23:48 WIB

Cak Imin: Wujud Nyata PKB Bumikan Pancasila Lewat Sineas

Gelaran PKB Movie Award 2017 yang diinisiasi Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) akhirnya berhasil mendaptkan nama-nama nominator terbaik. Ajang yang ...
Demo Karyawan Freeport, Blokade Jalan Utama Timika-Tembagapura
Nasional - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 21:39 WIB

Demo Karyawan Freeport, Blokade Jalan Utama Timika-Tembagapura

Ribuan karyawan PT Freeport Indonesia dan perusahaan subkontraktornya yang selama ini mogok kerja di Timika, Papua beserta istri mereka hingga ...
Tito Intruksikan Pengunggah Video Pungli Diberi Penghargaan
Hukum - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:23 WIB

Tito Intruksikan Pengunggah Video Pungli Diberi Penghargaan

Kapolri Jenderal Tito Karnavian memerintahkan Kapolda Kalimantan Selatan Brigadir Jenderal Polisi Rachmat Mulyana agar memberikan penghargaan kepada sopir yang mengunggah ...