Minggu, 23 April 2017 | 20.45 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Megawati Buka Rahasia Ahok

Megawati Buka Rahasia Ahok

Reporter : Dian | Rabu, 7 September 2016 - 10:59 WIB

IMG-17157

Ahok. (Kininews/Ist)

Jakarta, kini.co.id – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menceritakan berbagai kisah unik saat berpidato di acara sekolah kepala daerah PDI Perjuangan di Wisma Kinasih, Depok (6/9/2016).

Mega bercerita tentang Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama Alias Ahok, pernah mengutarakan bahwa dia harus memberikan mahar untuk menjadi calon kepala daerah dari PDI Perjuangan.

Statment Ahok tersebut ternyata pernah membuatnya geram.

Menurut Mega, dia tak pernah meminta uang kepada para calon kepala daerah dan wakilnya. Dia juga tak ingin ada calon yang salah memahami ketika meminta dukungan ke PDI Perjuangan, lalu menganggap akan di menangkan oleh PDI Perjuangan.

“Dari dulu saya tak pernah minta uang, kalau saya dengar ada jajaran PDI Perjuangan yang seperti itu, akan saya panggil. Jika ketahuan akan saya pecat,” ujar Mega.

Mega menegaskan, kandidat itu sendirilah yang memenagkan, partai hanya membantu.

Calon kepala daerah dari PDI Perjuanganpun harus punya modal sendiri.

Tidak ada yang gratis dalam penyelengaraan pilkada. Uang untuk pilkada tersebut di gunakan untuk membayar TPS, karena menurut Mega, mereka butuh makan dan minum.

“Kalau anda modal gratisan, partai kuda tunggang. No,no, harus gotong royong. Bagaimana anda mau menang, kalau sepeserpun anda tidak mau nyumbang,” ujar Mega.

Mega menambahkan, dia membatasi diri untuk bertemu dengan para calon, bahkan melarang untuk datang ke rumahnya kecuali jika dipanggil.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:42 WIB

Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

Unit Lakalantas Polres Bogor Kabupaten, mengkonfirmasi data nama-nama korban meninggal dunia dan luka berat dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di ...
Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:22 WIB

Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas

Kecelakaan maut yang melibatkan 12 kendaaran terjadi di Jl Raya Puncak, tepatnya di tanjakan Selarong, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu ...
Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:41 WIB

Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing

Kuping dan hidung milik Abraham Lunggana alias Haji Lulung terselamatkan. Karena tidak jadi dipotong, pasalnya Basuki Purnama alias Ahok terbukti ...
KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:02 WIB

KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan

Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan KPK perlu melakukan penyelidikan sendiri ...
Menolak Forum Khilafah Internasional
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:18 WIB

Menolak Forum Khilafah Internasional

Rencana Forum Khilafah Internasional yang akan diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Minggu (23/4) besok mendapatakan penolakan dari salah satu ...
Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:01 WIB

Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin menyatakan persoalan kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bukan ...