Senin, 23 Oktober 2017 | 22.29 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Megawati Buka Rahasia Ahok

Megawati Buka Rahasia Ahok

Reporter : Dian | Rabu, 7 September 2016 - 10:59 WIB

IMG-17157

Ahok. (Kininews/Ist)

Jakarta, kini.co.id – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menceritakan berbagai kisah unik saat berpidato di acara sekolah kepala daerah PDI Perjuangan di Wisma Kinasih, Depok (6/9/2016).

Mega bercerita tentang Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama Alias Ahok, pernah mengutarakan bahwa dia harus memberikan mahar untuk menjadi calon kepala daerah dari PDI Perjuangan.

Statment Ahok tersebut ternyata pernah membuatnya geram.

Menurut Mega, dia tak pernah meminta uang kepada para calon kepala daerah dan wakilnya. Dia juga tak ingin ada calon yang salah memahami ketika meminta dukungan ke PDI Perjuangan, lalu menganggap akan di menangkan oleh PDI Perjuangan.

“Dari dulu saya tak pernah minta uang, kalau saya dengar ada jajaran PDI Perjuangan yang seperti itu, akan saya panggil. Jika ketahuan akan saya pecat,” ujar Mega.

Mega menegaskan, kandidat itu sendirilah yang memenagkan, partai hanya membantu.

Calon kepala daerah dari PDI Perjuanganpun harus punya modal sendiri.

Tidak ada yang gratis dalam penyelengaraan pilkada. Uang untuk pilkada tersebut di gunakan untuk membayar TPS, karena menurut Mega, mereka butuh makan dan minum.

“Kalau anda modal gratisan, partai kuda tunggang. No,no, harus gotong royong. Bagaimana anda mau menang, kalau sepeserpun anda tidak mau nyumbang,” ujar Mega.

Mega menambahkan, dia membatasi diri untuk bertemu dengan para calon, bahkan melarang untuk datang ke rumahnya kecuali jika dipanggil.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Hormati Bawas MA Soal Akan Periksa Hakim yang menangkan Novanto
Hukum - Senin, 23 Oktober 2017 - 19:46 WIB

KPK Hormati Bawas MA Soal Akan Periksa Hakim yang menangkan Novanto

Badan Pengawas Mahkamah Agung (Bawas MA) akan segera memeriksa hakim yang menangani praperadilan Ketua DPR Setya Novanto, Cepi Iskandar.Juru Bicara ...
Ini alasan Fraksi Nasdem setuju Perppu Ormas jadi UU
Politik - Senin, 23 Oktober 2017 - 18:05 WIB

Ini alasan Fraksi Nasdem setuju Perppu Ormas jadi UU

Fraksi Partai NasDem menyatakan setuju Perppu Ormas disahkan menjadi undang-undang.

“RUU penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 2 Tahun 2017 tentang ...
Fraksi PAN komitmen tetap tolak Perppu ormas
Politik - Senin, 23 Oktober 2017 - 16:59 WIB

Fraksi PAN komitmen tetap tolak Perppu ormas

Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) mengatakan sampai saat ini tidak ada kondisi apapun yang mengatakan kebutuhan mendesak terbantah dengan UU ...
Tujuh fraksi mendukung, tiga menolak Perppu ormas
Politik - Senin, 23 Oktober 2017 - 16:46 WIB

Tujuh fraksi mendukung, tiga menolak Perppu ormas

Sebanyak tujuh fraksi atau mayoritas yang ada di Komisi II DPR menyepakati peraturan pemerintan pengganti undang-undang (Perppu) tentang organisasi kemasyarakatan ...
Mantan Dirut PNRI Nangis di Sidang Andi Narogong
Hukum - Senin, 23 Oktober 2017 - 15:50 WIB

Mantan Dirut PNRI Nangis di Sidang Andi Narogong

Mantan Direktur Utama PNRI, Isnu Edhi Wijaya menangis di sidang lanjutan perkara e-KTP (Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik).Awalnya, Ia mengaku ...
Luhut: Kereta cepat Jakarta – Bandung akan tembus langsung Bandara Kertajati
Ekonomi - Senin, 23 Oktober 2017 - 15:24 WIB

Luhut: Kereta cepat Jakarta – Bandung akan tembus langsung Bandara Kertajati

Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung dimungkinan terkoneksi langsung ke Bandara Antarbangsa Kertajati, di Majalengka, ...