Jumat, 27 April 2018 | 15.50 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Megawati Buka Rahasia Ahok

Megawati Buka Rahasia Ahok

Reporter : Dian | Rabu, 7 September 2016 - 10:59 WIB

IMG-17157

Ahok. (Kininews/Ist)

Jakarta, kini.co.id – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menceritakan berbagai kisah unik saat berpidato di acara sekolah kepala daerah PDI Perjuangan di Wisma Kinasih, Depok (6/9/2016).

Mega bercerita tentang Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama Alias Ahok, pernah mengutarakan bahwa dia harus memberikan mahar untuk menjadi calon kepala daerah dari PDI Perjuangan.

Statment Ahok tersebut ternyata pernah membuatnya geram.

Menurut Mega, dia tak pernah meminta uang kepada para calon kepala daerah dan wakilnya. Dia juga tak ingin ada calon yang salah memahami ketika meminta dukungan ke PDI Perjuangan, lalu menganggap akan di menangkan oleh PDI Perjuangan.

“Dari dulu saya tak pernah minta uang, kalau saya dengar ada jajaran PDI Perjuangan yang seperti itu, akan saya panggil. Jika ketahuan akan saya pecat,” ujar Mega.

Mega menegaskan, kandidat itu sendirilah yang memenagkan, partai hanya membantu.

Calon kepala daerah dari PDI Perjuanganpun harus punya modal sendiri.

Tidak ada yang gratis dalam penyelengaraan pilkada. Uang untuk pilkada tersebut di gunakan untuk membayar TPS, karena menurut Mega, mereka butuh makan dan minum.

“Kalau anda modal gratisan, partai kuda tunggang. No,no, harus gotong royong. Bagaimana anda mau menang, kalau sepeserpun anda tidak mau nyumbang,” ujar Mega.

Mega menambahkan, dia membatasi diri untuk bertemu dengan para calon, bahkan melarang untuk datang ke rumahnya kecuali jika dipanggil.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...