Rabu, 23 Agustus 2017 | 17.02 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Megawati Buka Rahasia Ahok

Megawati Buka Rahasia Ahok

Reporter : Dian | Rabu, 7 September 2016 - 10:59 WIB

IMG-17157

Ahok. (Kininews/Ist)

Jakarta, kini.co.id – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menceritakan berbagai kisah unik saat berpidato di acara sekolah kepala daerah PDI Perjuangan di Wisma Kinasih, Depok (6/9/2016).

Mega bercerita tentang Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama Alias Ahok, pernah mengutarakan bahwa dia harus memberikan mahar untuk menjadi calon kepala daerah dari PDI Perjuangan.

Statment Ahok tersebut ternyata pernah membuatnya geram.

Menurut Mega, dia tak pernah meminta uang kepada para calon kepala daerah dan wakilnya. Dia juga tak ingin ada calon yang salah memahami ketika meminta dukungan ke PDI Perjuangan, lalu menganggap akan di menangkan oleh PDI Perjuangan.

“Dari dulu saya tak pernah minta uang, kalau saya dengar ada jajaran PDI Perjuangan yang seperti itu, akan saya panggil. Jika ketahuan akan saya pecat,” ujar Mega.

Mega menegaskan, kandidat itu sendirilah yang memenagkan, partai hanya membantu.

Calon kepala daerah dari PDI Perjuanganpun harus punya modal sendiri.

Tidak ada yang gratis dalam penyelengaraan pilkada. Uang untuk pilkada tersebut di gunakan untuk membayar TPS, karena menurut Mega, mereka butuh makan dan minum.

“Kalau anda modal gratisan, partai kuda tunggang. No,no, harus gotong royong. Bagaimana anda mau menang, kalau sepeserpun anda tidak mau nyumbang,” ujar Mega.

Mega menambahkan, dia membatasi diri untuk bertemu dengan para calon, bahkan melarang untuk datang ke rumahnya kecuali jika dipanggil.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Ma’ruf Cahyono Buka Forum Tematik Bakohumas dan Sosialisasi HUT MPR RI
Politik - Rabu, 23 Agustus 2017 - 15:14 WIB

Ma’ruf Cahyono Buka Forum Tematik Bakohumas dan Sosialisasi HUT MPR RI

Sekretaris Jenderal MPR RI Ma’ruf Cahyono, membuka secara resmi Forum Tematik Bakohumas dan Sosialisasi Penyelenggaraan Peringatan HUT ke-72 MPR RI ...
Bareskrim Sikat Kelompok ‘Saracen’, Sindikat Penyebar Kebencian di Medsos
Hukum - Rabu, 23 Agustus 2017 - 15:06 WIB

Bareskrim Sikat Kelompok ‘Saracen’, Sindikat Penyebar Kebencian di Medsos

Bareskrim Polri melalui Satuan Tugas (Satgas) Patroli Siber Direktorat Sibernya mengungkap sindikat penyebar ujaran kebencian berkonten SARA yang disebar melalui ...
KPK Ambil Sampel Suara Bekas Sekda Kota Malang
Hukum - Rabu, 23 Agustus 2017 - 14:26 WIB

KPK Ambil Sampel Suara Bekas Sekda Kota Malang

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Cipto Wiyono dalam kasus dugaan korupsi di Kota ...
Akan Jadi Besan Budi Gunawan, Ini Celetukan Buwas
Peristiwa - Rabu, 23 Agustus 2017 - 14:24 WIB

Akan Jadi Besan Budi Gunawan, Ini Celetukan Buwas

Kepala BNN Komisaris Jendral Budi Waseso awal bulan nanti, tepatnya 2 September 2017 akan melangsungkan pernikahan putrinya, Nindya Nur Prasasti ...
Sebut Ada Negara Dalam Negara, DPR Ngotot Revisi UU KPK
Politik - Rabu, 23 Agustus 2017 - 14:18 WIB

Sebut Ada Negara Dalam Negara, DPR Ngotot Revisi UU KPK

Waki Ketua DPR RI Fahri Hamzah meminta pemerintah bersiap untuk menindaklanjuti rekomendasi pansus (KiniNews /Bayu Putra) DPR memastikan akan merevisi ...
Kemendag Kejar Target Ekspor Nasional 5,6 persen
Ekonomi - Rabu, 23 Agustus 2017 - 13:56 WIB

Kemendag Kejar Target Ekspor Nasional 5,6 persen

Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional terus mengupayakan sinergi antar-para pemangku kepentingan ekspor untuk mencapai target pertumbuhan ekspor ...