Jumat, 21 Juli 2017 | 15.35 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Komisi I DPR Nyatakan Budi Gunawan Layak Jadi Kepala BIN

Komisi I DPR Nyatakan Budi Gunawan Layak Jadi Kepala BIN

Tiga Jam Jalani Uji Kelayakan, Budi Gunawan Sebut BIN Banyak Hadapi Tantangan

Reporter : Rakisa | Rabu, 7 September 2016 - 15:28 WIB

IMG-17168

Budi Gunawan menjalani uji kelayakan oleh Komisi I DPR RI. (kininews/Rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Komjen Pol Budi Gunawan akhirnya dinyatakan layak sebagai calon Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) menggantikan Letjen (purn) Sutiyoso oleh Komisi I DPR setelah tiga jam menjalani uji kelayakan.

Dalam pemaparannya mantan calon Kapolri itu menyampaikan tantangan yang akan dihadapi oleh dirinya jika dipercaya mengepalai organisasi indra negara tersebut.

“Ada banyak tantangan dan ancaman yang strategis terhadap keamanan nasional baik dari eksternal yang saat ini semakin kompleks dan tradisional yang bersifat asimetris dan tak berpola. Ada pula ancaman geostrategi yang mencakup ketegangan wilayah seperti yang terjadi di Amerika Serikat dan sekutunya, Rusia dan sekutunya, ketegangan di Laut China Selatan, Korea dan gejolak Turki,” kata Budi dalam presentasinya di hadapan anggota dan pemimpin Komisi I DPR, Jakarta, Rabu (7/9/2016).

Budi Gunawan juga menyoroti soal perkembangan teknologi dan cyber crime yang saat ini terus berkembang sesuai dengan perkembangan teknologi serta kemudahan dalam mengakses keamanan di dunia maya. Selain itu, hal lain yang disorot Budi adalah sengketa di area perbatasan, pelaksanaan pilkada serentak, pilpres dan pileg (pemilu legislatif) 2019.

Masih menurut Budi Gunawan sesuai undang-undang, posisi Kepala BIN bertindak sebagai ‘mata dan telinga’ dari seorang Presiden. Sebab, Kepala BIN harus melaporkan segala informasi langsung ke Presiden.

“Kemudian yang kedua sesuai dengan undang-undangnya memang BIN mempunyai single client yaitu presiden. Tentu semua informasi yang dikumpulkan, yang diolah harus secara cepat, tepat, dan akurat bisa disampaikan ke bapak presiden, dijadikan dasar untuk mengambil kebijakan,” katanya.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kapolda Diganti, Kasus Habib Rizieq Tetap Diusut
Hukum - Jumat, 21 Juli 2017 - 14:53 WIB

Kapolda Diganti, Kasus Habib Rizieq Tetap Diusut

Meski Kapolda Metro Jaya diganti, Mabes Polri memastikan penyidikan kasus Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab tetap berjalan.Kepala ...
Bos OJK Pangkas Deputi dan Kurangi Kegiatan Seremonial
Ekonomi - Jumat, 21 Juli 2017 - 13:21 WIB

Bos OJK Pangkas Deputi dan Kurangi Kegiatan Seremonial

Mulai lakukan efisiensi, Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso akan mengurangi jumlah deputi di bawah dewan komisioner.Hal ini bertujuan untuk ...
100 Hari, Penyidik Hanya Dapat Sketsa Wajah Peneror Novel Baswedan
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:32 WIB

100 Hari, Penyidik Hanya Dapat Sketsa Wajah Peneror Novel Baswedan

100 hari setelah peristiwa penyiraman air keras terhadap penyidik senior Novel Baswedan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), polisi masih belum berhasil ...
Disebut Bakal Naik Pangkat, Begini Reaksi Irjen Iriawan
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:19 WIB

Disebut Bakal Naik Pangkat, Begini Reaksi Irjen Iriawan

Disebut-sebut bakal naik pangkat, mantan Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan mengaku siap melakukan tugas yang lebih berat."Siap. Saya Bhayangkara ...
Tolak Pelemahan, MKKS Muhammadiyah Sambangi KPK
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:01 WIB

Tolak Pelemahan, MKKS Muhammadiyah Sambangi KPK

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Muhammadiyah se-DKI Jakarta menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan Kuningan Persada, ...
RUU Pemilu, Habiburokhman: Om Ganteng dkk Gak Akan Tinggal Diam, Senin ke MK
Politik - Jumat, 21 Juli 2017 - 10:38 WIB

RUU Pemilu, Habiburokhman: Om Ganteng dkk Gak Akan Tinggal Diam, Senin ke MK

Partai Gerindra bersama tiga partai lainnya memilih walk out pada sidang paripurna pengambilan keputusan RUU Pemilu.Alasan memilih tidak ikut dalam pengambilan keputusan ...