Kamis, 23 Maret 2017 | 09.07 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Pengamat Militer: Tantangan Eksternal BIN adalah Globalisasi

Pengamat Militer: Tantangan Eksternal BIN adalah Globalisasi

Rabu, 7 September 2016 - 22:14 WIB

IMG-17175

Budi Gunawan menjalani uji kelayakan oleh Komisi I DPR RI. (kininews/Rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Terkait persetujuan kelayakan Komisi I DPR RI dengan calon Badan Intelegen Negara (BIN), Budi Gunawan sebagai Kepala BIN untuk menggantikan Sutiyoso, pengamat Inteligen, Witler Slamet Silitonga mengungkapkan, bahwa kepala BIN tidak boleh membuat dikotomi apakah harus dari Tentara atau Polri.

“Banyak orang meragukan apakah benar BG bisa membawa BIN lebih hebat. Kita tak usah dikotomi BIN harus tentara atau sipil,” ujar Witler dalam diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (7/9/2016).

Selain itu, Wilter menegaskan bahwa tantangan eksternal BIN adalah globalisasi. Oleh karena itu, calon yang diusulkan seorang presiden memang harus telah menguasai dua kepemimpinan.

“Kalau itu sudah diusulkan seorang presiden, calonnya seorang jenderal, artinya berarti dia sudah mengusai dua kepemimpinan, dia hebat dan berwawasan luas. BG pun mampu melaksanakan perubahan di tubuh BIN dengan program percepatan yang tepat. BIN juga harus paham dengan lawan sekarang sudah menggunakan cara-cara operasi intelijen. Sebab harapan masyarakat terhadap BIN sangat besar. ” ujarnya.

Witler pun mengusulkan SDM BIN sesuai dengan kompetensi badan inteligen dunia. BIN Indonesia ranking enam dunia. “Kalau sekarang saya yakin ranking 4 dunia,” tandasnya.

“Perubahan tata laksana operasi intelijen juga harus diubah. Kami usulkan semua karyawan struktural dan fungsional harus membuat LHKPN. Semua harus dipertanggunjawabkan. Mereka harus taat tata perundang-undangan,” imbuhnya.

Dengan demikian Witler yakin bahwa BG bisa memimpin BIN dengan baik. Ia menambahkan supaya menghilangkan dikotomi polisi atau militer.

“Kalau dia sudah jenderal, tak usah diragukan lagi. Dia bisa mampu membawa BIN ketempat SDM-SDM badan intelijen dunia,” pungkasnya.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:58 WIB

Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP

Sidang ketiga kasus korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) akan kembali digelar hari ini, Kamis (23/3/2017) di Pengadilan ...
Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:53 WIB

Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi

Putusan Pengadilan Tinggi Urusan Agama (PTUN) akan dijadikan KPK sebagai pintu masuk kembali mengusut dugaan korupsi di reklamasi teluk Jakarta.Hal ...
Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 17:01 WIB

Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku

Publik digegerkan dengan menghilangnya dokumen sengketa Pilkada Dogiayi, Papua di Mahkamah Konstitusi.Hal ini jelas menjengkelkan, mengingat beberapa kasus sengketa pilkada ...
Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:33 WIB

Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki

Publik heboh membicarakan mobil dinas yang belum dikembalikan Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Pasalnya, kendaraan dinas Presiden Jokowi sempat ...
Fahri Hamzah Sebut KPK Melakukan Kekonyolan Telanjang
Hukum - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:19 WIB

Fahri Hamzah Sebut KPK Melakukan Kekonyolan Telanjang

Wakil Ketua DPR, Fachri Hamzah menegaskan namanya disebut dalam sidang kasus suap pajak PT EK Prima (EKP) adalah sebuah kekonyolan.Fahri ...
Taksi Online Akan Dikenakan Pajak, Pengamat: Undang-undangnya Mana ?
Nasional - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:13 WIB

Taksi Online Akan Dikenakan Pajak, Pengamat: Undang-undangnya Mana ?

Pengamat Transportasi, Azas Tigor Nainggolan mempertanyakan Undang-undang terkait pengenaan pajak terhadap transportasi online. Hal tersebut merespon statment pemerintah yang sering ...