Senin, 11 Desember 2017 | 09.17 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Ajip Rosidi: PDS HB Jassin Tak Menolak Dikelola Pemprov DKI

Ajip Rosidi: PDS HB Jassin Tak Menolak Dikelola Pemprov DKI

Kamis, 8 September 2016 - 17:29 WIB

IMG-17204

Ajip Rosidi (tengah) saat konferensi pers terkait PDS HB Jassin, Kamis (9/8/2016). (Kininews/RAKISA)

Jakarta, kini.co.id – Ketua Pembina Yayasan Dokumentasi Sastra (YDS) HB Jassin, Ajip Rosidi mengatakan pihaknya tidak pernah menolak Pemprov DKI mengelola PDS HB Jassin seperti apa yang disebut Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Ia mengatakan dalam perjalanannya, PDS HB Jassin dan Pemprov DKI memiliki hubungan yang baik. Namun, dengan bergantinya pemimpin, hubungan keduanya menjadi pasang surut. Bahkan PDS sempat mengalami krisis keuangan.

“Pada 2013, perubahan mencolok terjadi di mana Jokowi menjadi Gubernur, PDS HB Jassin mendapat bantuan Rp1,2 miliar per tahun. Namun, di 2015, ada peraturan baru soal dana hibah. Kemudian pengurus dan Badan PErpustakaan dan Asrsip Daerah DKI membuat kesepakatan bahwa Yayasan PDS akan bergabung di lingkungan Pemprov DKI,” jelasnya pada konferensi pers, Kamis (8/9/2016).

(Baca Juga : Disebut Hina Sastrawan, Ahok Diminta Belajar Sopan Santun)

Saat itu, lanjutnya, proposal permohonan anggaran untuk PDS HB Jassin tidak direalisasikan. Sehingga pengurus membuat surat permohonan dana kepada Gubernur DKI untuk menggaji 11 orang karyawan masing-masing Rp188.343.400 (Rp26.906.200 x 7 bulan).

Tanggal 30 Juni, ungkapnya, surat itu disetujui oleh Gubernur DKI Jakarta dengan cara pengiriman langsung ke rekening.

“Jadi PDS HB Jassin tidak menolak untuk bergabung di Pemda, tapi dari dulu cuma rapat-rapat melulu sampai empat puluh kali enggak pernah terealisasi. Jadi Ahok jangan ngomong asal,” katanya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Indonesia emas, siapa tahu?
Secangkir Kopi - Senin, 11 Desember 2017 - 08:47 WIB

Indonesia emas, siapa tahu?

Tolonglah saya. Bantu berikan pencerahan kepada saya: siapa yang pertama kali mencetuskan istilah 'Indonesia Emas 2045'? Kalau lembaga, lembaga yang ...
Panglima Hadi ajak media ikut jaga kedaulatan negara
Peristiwa - Senin, 11 Desember 2017 - 06:52 WIB

Panglima Hadi ajak media ikut jaga kedaulatan negara

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahyanto mengajak media massa baik televisi, cetak maupun online agar bersama-sama ikut menjaga kedaulatan dan ...
Zulkifli prihatin munculnya “kesalahpahaman” ancam persatuan
Politik - Minggu, 10 Desember 2017 - 23:25 WIB

Zulkifli prihatin munculnya “kesalahpahaman” ancam persatuan

Ketua MPR Zulkifli Hasan mengaku prihatin dengan munculnya fenomena "kesalahpahaman" yang dapat dikhawatirkan merusak persatuan bangsa saat ini.Demikian hal ...
YLKI minta pemerintah perketat penyaluran gas elpiji bersubsidi
Ekonomi - Minggu, 10 Desember 2017 - 22:49 WIB

YLKI minta pemerintah perketat penyaluran gas elpiji bersubsidi

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menduga kelangkaan gas elpiji tiga kilogram yang terjadi di beberapa ...
Ngopi bareng Panglima TNI di udara
Peristiwa - Minggu, 10 Desember 2017 - 16:20 WIB

Ngopi bareng Panglima TNI di udara

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto punya cara tersendiri mengawali masa jabatan bersama awak media. Melalui kegiatan bertajuk 'Ngopi Bareng di ...
Panglima TNI bertekad lanjutkan perjuangan panglima besar Soedirman
Peristiwa - Minggu, 10 Desember 2017 - 16:00 WIB

Panglima TNI bertekad lanjutkan perjuangan panglima besar Soedirman

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyatakan bertekadnya untuk meneruskan perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman dengan membangun angkatan perang yang ...