Senin, 27 Maret 2017 | 09.39 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Setjen Kemenkeu Dapat Porsi Paling Besar, Ini Kata Sri Mulyani

Setjen Kemenkeu Dapat Porsi Paling Besar, Ini Kata Sri Mulyani

Reporter : Fadilah | Kamis, 8 September 2016 - 20:08 WIB

IMG-17206

Rapat DPR Komisi XI dengan Menkeu Sri Mulyani bahas RKAKL 2017, di Gedung DPR RI. (Kininews/fadilah)

Jakarta, kini.co.id – Menteri Keuangan RI Sri Mulyani hari ini mengusulkan pagu Anggaran untuk tahun 2017 dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2017 sebesar Rp 42,17 Triliun.

Berdasarkan unit kerja di lingkungan Kemenkeu, komposisi pagu anggaran 2017 diusulkan sebagai berikut Sekretariat Jenderal sebesar Rp16,8 triliun, Direktorat Jenderal (Ditjen) Anggaran Rp 156,5 miliar, Ditjen Pajak Rp 7,23 triliun, Ditjen Bea dan Cukai Rp 3,49 triliun, Ditjen Perimbangan Keuangan Rp 142,83 miliar, Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Rp 131,72 miliar, ‎Ditjen Perbendaharaan yang memperoleh pagu Rp 12,3 triliun termasuk di dalamnya anggaran Badan Layanan Umum (BLU) Sawit.

Unit lainnya seperti Ditjen Kekayaan Negara mendapat Rp 741,02 miliar, Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) Rp 788,43 miliar, dan Badan Kebijakan Fiskal (BKF) dengan alokasi pagu anggaran Rp 171,6 miliar di 2017.

Melihat data tersebut Sekretariat Jenderal (Setjen) mendapatkan porsi paling besar yakni sebanyak Rp 16,8 triliun. Dimana 81,5%-nya akan digunakan untuk belanja pegawai Kemenkeu sebanyak lebih dari 72.000 orang.

“Anggaran Setjen dialokasikan Rp 16,8 triliun itu untuk mengelola institusi Kemenkeu dengan baik,” tutur Sri dalam Rapat Kerja (Raker) bersama DPR RI, di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis, (8/9/2016).

Ani menambahkan, realisasi anggaran belanja pegawai Kemenkeu di APBN Perubahan (APBN-P) 2016 sebesar Rp 11,9 triliun hingga saat ini. Sementara pagu belanja pegawai mencapai Rp 15,92 triliun.

‎”Jadi dengan adanya penambahan ini diharapkan Sekjen bisa lebih baik lagi dalam mengelola institusi ini,” kata Ani.

Dengan sudah adanya komposisi tersebut, Ani meminta kepada unit-unit kerja di Direktorat terkait dapat segera mengelola anggaran mulai dari penyusunan APBN yang kredibel, hingga penyelesaian UU APBN.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Wah, Ini Rupanya Alasan Ridho Rhoma Konsumsi Sabu
Peristiwa - Sabtu, 25 Maret 2017 - 21:58 WIB

Wah, Ini Rupanya Alasan Ridho Rhoma Konsumsi Sabu

Kapolres Metro Jakarta Barat, Komisaris Besar Roycke Harry Langie menyebutkan alasan pedangdut Ridho Rhoma mengkonsumsi narkoba jenis sabu. "Itu kan ...
Iwan Bule Datangi Lokasi Pembangunan Gereja Santa Clara
Peristiwa - Sabtu, 25 Maret 2017 - 20:45 WIB

Iwan Bule Datangi Lokasi Pembangunan Gereja Santa Clara

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochammad Iriawan, menyambangi pembangunan Gereja Katolik Santa Clara yang berada di Jalan Lingkar Utara, Kelurahan ...
Pemuda 24 Tahun Tabrak Polisi Hingga Tewas
Peristiwa - Sabtu, 25 Maret 2017 - 19:27 WIB

Pemuda 24 Tahun Tabrak Polisi Hingga Tewas

Pengemudi mobil Honda CRV bernomor polisi H 168 DL, Nicolas Dicky Lopaz menabrak seorang petugas kepolisian Polrestabes Semarang, Jawa Tengah, ...
BNN : Bupati Saja bisa Terlibat Narkoba
Peristiwa - Sabtu, 25 Maret 2017 - 19:16 WIB

BNN : Bupati Saja bisa Terlibat Narkoba

Kasubdit Lingkungan Kerja dan Masyarakat Badan Narkotika Nasional (BNN) Kombes Ricky Yanuarfi menyebutkan penangkapan artis karena narkoba bukan hal aneh. ...
Ojek Pangkalan dan Online Jalin Silaturahmi
Nasional - Sabtu, 25 Maret 2017 - 19:01 WIB

Ojek Pangkalan dan Online Jalin Silaturahmi

Kepolisian Resort Metro Bekasi Kota bersama Pemkot Kota Bekasi mengundang perwakilan pengemudi ojek pangkalan dan pengemudi ojek 'online'. Mereka dikumpulkan ...
Awas, Lelaki Lebih Mudah Bunuh Diri
Nasional - Sabtu, 25 Maret 2017 - 18:47 WIB

Awas, Lelaki Lebih Mudah Bunuh Diri

Pengamat psikologi sosial dan budaya Universitas Indonesia Endang Mariani Rahayu menyebutkan stres adalah alasan yang membuat seseorang nekat mengakhiri hidup ...