Jumat, 23 Juni 2017 | 22.40 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Bentuk Perusahaan Prinsipal Pembayaran Nasional, Perbankan Hemat Rp6,8 T

Bentuk Perusahaan Prinsipal Pembayaran Nasional, Perbankan Hemat Rp6,8 T

Reporter : Fadilah | Jumat, 9 September 2016 - 12:31 WIB

IMG-17225

ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Himpunan Bank-bank Milik Negara (HIMBARA) resmi menandatangani pembentukan perusahaan prinsipal pembayaran Nasional guna membentuk ekosistem dari Nasional Payment Gateway (NGP).

Menurut Direktur Utama (Dirut) PT Bank Tabungan Negara (Persero) TBK Maryono pembentukan ekosistem NGP ini dapat menciptakan efisiensi biaya yang sangat besar pada bank-bank BUMN.

“Diperkirakan bank milik negara secara total akan menghemat sekitar Rp 6,8 triliun per tahun dengan adanya NPG ini,” tuturnya di sela-sela penandatangan MoU, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Jumat, (9/9/2016).

Sedangkan untuk nasabah, NGP ini dapat memberikan layanan lebih baik bagi masyarakat. Sebab NPG ini akan menjadikan biaya transaksi ATM yang sangat murah.

Hal senada pun diungkapkan oleh Direktur Utama PT BRI (Persero) Tbk Asmawi Syam. Asmawi berujar saat ini, bank-bank Himbara sedang bekerja sama untuk mewujudkan sinergi infrastruktur ATM dan EDC. Di tahun 2016, diharapkan 10.000 ATM dan 10.000 EDC bank-bank Himbara sudah beroperasi.

Selama ini kata dia perbankan BUMN membeli ATM sekira Rp100 juta. Artinya dengan adanya sinergi ini sekarang pembeliannya bisa dibagi empat. Jika di bagi emapt maka setiap bank hanya mengeluarkan dana Rp 25 juta untuk membeli ATM.

“Itu kan menghemat sebesar tiga perempat dari selama ini. Jadi kita bayar seperempat kalau Rp100 juta kita bayarnya Rp 25 juta, yang dihemat kan Rp75 juta. Penghematan ini untuk operation, branding, commercial,” ujarnya.

Sebagai informasi NGP merupakan wadah bagi sistem pembayaran nasional yang didukung bank-bank milik negara (Himbara). NGP ini nanti akan dikoordinasikan oleh sebuah perusahaan prinsipal yang dibentuk Himbara dengan pemegang saham mayoritas Holding BUMN bidang keuangan yang saat ini sedang dalam proses.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Harry Tanoe Tersangka, Ini Kalimat SMS yang Dikirimkan ke Jaksa
Hukum - Jumat, 23 Juni 2017 - 21:42 WIB

Harry Tanoe Tersangka, Ini Kalimat SMS yang Dikirimkan ke Jaksa

CEO MNC Group, Hary Tanoesoedibjo resmi ditetapkan sebagai tersangka lantaran SMS yang dikirimkan kepada jaksa Yulianto diduga mengandung unsur ancaman. ...
Dari Rakyat Indonesia untuk Palestina
Politik - Jumat, 23 Juni 2017 - 20:41 WIB

Dari Rakyat Indonesia untuk Palestina

Ribuan massa dari Voice of Palestine, Garda Suci Merah Putih dan Solidaritas Muslimin Indonesia untuk Al-Quds mendatangi Kedutaan Besar Amerika ...
Jalanan Jakarta Mulai Lengang
Nasional - Jumat, 23 Juni 2017 - 17:18 WIB

Jalanan Jakarta Mulai Lengang

Ibukota Jakarta tak lagi sesumpek biasanya. Setiap tahun menjelang Lebaran, puluhan bahkan ratusan ribu orang pergi menuju kampung halaman untuk berkumpul ...
Wakapolri: Ramadhan Angka Kriminalitas Menurun
Nasional - Jumat, 23 Juni 2017 - 16:36 WIB

Wakapolri: Ramadhan Angka Kriminalitas Menurun

Polisi menyebutkan selama Ramadhan, angka kriminalitas cukup mengalami penurunan hingga antara 20 sampai 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Termasuk arus ...
Melalui Twitter, Presiden Jokowi Ucapkan Selamat Mudik
Peristiwa - Jumat, 23 Juni 2017 - 10:56 WIB

Melalui Twitter, Presiden Jokowi Ucapkan Selamat Mudik

Presiden Jokowi yang direncakan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah di Jakarta turut mengucapkan selamat mudik kepada masyarakat ...
1,6 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta
Peristiwa - Jumat, 23 Juni 2017 - 06:07 WIB

1,6 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta

PT Jasa Marga (Persero) TBk memprediksikan jumlah kendaraan yang keluar dari Jakarta pada musim Lebaran 2017 ini, mencapai 1,6 juta."Berdasarkan ...