Selasa, 17 Oktober 2017 | 14.40 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Penyebab Lambatnya Pertumbuhan Kredit di Indonesia

Penyebab Lambatnya Pertumbuhan Kredit di Indonesia

Reporter : Fadilah | Selasa, 13 September 2016 - 18:12 WIB

IMG-17265

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo. (Kininews/Fadilah)

Jakarta, kini.co.id – Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mengungkapkan, bahwa pertumbuhan kredit perbankan pada awal Semester II tahun 2016 ini masih lambat. Perry menjelaskan, hal tersebut tidak lain karena pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih jauh dari ekspektasi.

Kendati demikian dia tetap optimis bahwa pertumbuhan kredit perbankan akan tetap berada di perkiraan Bank Indonesia (BI) yakni di kisaran 7-9% hingga akhir tahun ini. Hal ini dikarenakan BI selama ini selalu mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang sifatnya akomodatif.

“Misalnya seperti pelonggaran kebijakan yang dilakukan Bank Sentral, yakni relaksasi kebijakan loan to value dan program pengampunan pajak pemerintah. Sehingga dapat mendorong permintaan kredit,” jelas Perry Wijoyo di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Selasa, (13/9/2016).

Namun, walaupun demikian Perry mengakui dampak perubahaan tersebut tidak bisa serta merta dapat dirasakan industri perbankan pada tahun ini.

Sebagai informasi realisasi penyaluran kredit sampai dengan penghujung Juli tahun ini sebesar 7,7% seara year-on-year atau melambat dibandingkan dengan bulan sebelumnya 8,2%.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kejagung Tolak Gabung ke Densus Tipikor
Hukum - Selasa, 17 Oktober 2017 - 14:00 WIB

Kejagung Tolak Gabung ke Densus Tipikor

Memberantas korupsi, Kejaksaan Agung (Kejagung) menolak bergabung dengan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) bentukan Polri.Meski dengan tujuan sama, ...
Komisi III: Densus Tipikor Akan Pertaruhkan Nama Baik Polri
Politik - Selasa, 17 Oktober 2017 - 13:35 WIB

Komisi III: Densus Tipikor Akan Pertaruhkan Nama Baik Polri

Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil menilai, pembentukan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) akan menjadi pertaruhan nama baik ...
Bertemu Fujitrans, Menperin Bahas Kawasan Industri Maritim
Ekonomi - Selasa, 17 Oktober 2017 - 12:30 WIB

Bertemu Fujitrans, Menperin Bahas Kawasan Industri Maritim

Hari pertama kunjungan kerja di Jepang, Senin (16/10) malam, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama rombongan melakukan pertemuan dengan President Fujitrans Corporation ...
Kasus Suap Dirjen Hubla, Menhub Budi Karya Penuhi Panggilan KPK
Hukum - Selasa, 17 Oktober 2017 - 10:45 WIB

Kasus Suap Dirjen Hubla, Menhub Budi Karya Penuhi Panggilan KPK

Dipanggil terkait kasus suap Dirjen Hubla, Menteri Perhubungan Budi Karya datang ke gedung KPK, Selasa (17/10/2017).Berbaju batik cokelat, Budi tiba ...
Fadli Zon: Anies- Sandi lebih butuh kritikan daripada pujian
Politik - Selasa, 17 Oktober 2017 - 06:26 WIB

Fadli Zon: Anies- Sandi lebih butuh kritikan daripada pujian

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, mengatakan, setelah dilantik menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandi Uno, ...
Resmi ditutup, KPU terima 27 parpol yang daftar peserta Pemilu 2019
Politik - Selasa, 17 Oktober 2017 - 06:23 WIB

Resmi ditutup, KPU terima 27 parpol yang daftar peserta Pemilu 2019

Batas akhir pendaftaran peserta Pemilu 2019 yang dibuka sejak Selasa (3/10) lalu hingga Senin (16/10) resmi ditutup pukul 24.00 WIB.Komisi ...