Selasa, 17 Januari 2017 | 22.02 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Penyebab Lambatnya Pertumbuhan Kredit di Indonesia

Penyebab Lambatnya Pertumbuhan Kredit di Indonesia

Reporter : Fadilah | Selasa, 13 September 2016 - 18:12 WIB

IMG-17265

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo. (Kininews/Fadilah)

Jakarta, kini.co.id – Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mengungkapkan, bahwa pertumbuhan kredit perbankan pada awal Semester II tahun 2016 ini masih lambat. Perry menjelaskan, hal tersebut tidak lain karena pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih jauh dari ekspektasi.

Kendati demikian dia tetap optimis bahwa pertumbuhan kredit perbankan akan tetap berada di perkiraan Bank Indonesia (BI) yakni di kisaran 7-9% hingga akhir tahun ini. Hal ini dikarenakan BI selama ini selalu mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang sifatnya akomodatif.

“Misalnya seperti pelonggaran kebijakan yang dilakukan Bank Sentral, yakni relaksasi kebijakan loan to value dan program pengampunan pajak pemerintah. Sehingga dapat mendorong permintaan kredit,” jelas Perry Wijoyo di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Selasa, (13/9/2016).

Namun, walaupun demikian Perry mengakui dampak perubahaan tersebut tidak bisa serta merta dapat dirasakan industri perbankan pada tahun ini.

Sebagai informasi realisasi penyaluran kredit sampai dengan penghujung Juli tahun ini sebesar 7,7% seara year-on-year atau melambat dibandingkan dengan bulan sebelumnya 8,2%.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:43 WIB

Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI

Komisi III DPR berjanji akan menindaklanjuti pengaduan yang disampaikan pimpinan Front Pembela Islam terkait dugaan penyalahgunaan jabatan yang dilakukan Kapolda ...
Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:21 WIB

Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III

Pimpinan GNPF-MUI dan FPI mengadukan beberapa persoalan kepada Komisi III DPR yang akhir-akhir mencuat, salah satunya terkait insiden penyerangan yang ...
Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 20:56 WIB

Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami

Laman www.bmkg.go.id menyebutkan gempa bumi mengguncang Aceh dan Sabang. Goncangan sekuat 5,6 SR itu tak berpotensi tsunami. Bunyi dalam pernyataan ...
Usai Diperiksa KPK, Saipul Jamil Nyanyi
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 19:00 WIB

Usai Diperiksa KPK, Saipul Jamil Nyanyi

Usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap kepada Panitera Pengganti Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara (Jakut), Rohadi yakni ...
Slamet Kaget, Mayat di Depan Warungnya
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 17:40 WIB

Slamet Kaget, Mayat di Depan Warungnya

Tepat di teras warung milik Slamet, di Jalan Raya Siman, Desa Kepuhrubuh, Kecamatan Siman, Ponorogo, geger karena penemuan sesosok mayat. ...
Komnas HAM Minta Pemerintah Bina Ormas Arogan
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 17:12 WIB

Komnas HAM Minta Pemerintah Bina Ormas Arogan

Belakangan ini banyak organisasi masyarakat (ormas) yang melakukan aksi arogan. Karena hal tersebut, banyak pihak yang mengusulkan agar pemerintah membubarkan ...