Selasa, 20 Februari 2018 | 10.10 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Penyebab Lambatnya Pertumbuhan Kredit di Indonesia

Penyebab Lambatnya Pertumbuhan Kredit di Indonesia

Reporter : Fadilah | Selasa, 13 September 2016 - 18:12 WIB

IMG-17265

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo. (Kininews/Fadilah)

Jakarta, kini.co.id – Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mengungkapkan, bahwa pertumbuhan kredit perbankan pada awal Semester II tahun 2016 ini masih lambat. Perry menjelaskan, hal tersebut tidak lain karena pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih jauh dari ekspektasi.

Kendati demikian dia tetap optimis bahwa pertumbuhan kredit perbankan akan tetap berada di perkiraan Bank Indonesia (BI) yakni di kisaran 7-9% hingga akhir tahun ini. Hal ini dikarenakan BI selama ini selalu mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang sifatnya akomodatif.

“Misalnya seperti pelonggaran kebijakan yang dilakukan Bank Sentral, yakni relaksasi kebijakan loan to value dan program pengampunan pajak pemerintah. Sehingga dapat mendorong permintaan kredit,” jelas Perry Wijoyo di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Selasa, (13/9/2016).

Namun, walaupun demikian Perry mengakui dampak perubahaan tersebut tidak bisa serta merta dapat dirasakan industri perbankan pada tahun ini.

Sebagai informasi realisasi penyaluran kredit sampai dengan penghujung Juli tahun ini sebesar 7,7% seara year-on-year atau melambat dibandingkan dengan bulan sebelumnya 8,2%.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Siap-siap, Toko Online Juga Akan Dikenakan Pajak
Ekonomi - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:35 WIB

Siap-siap, Toko Online Juga Akan Dikenakan Pajak

Menjamurnya toko online di dunia maya ternyata tak lepas dari pengawasan Direktorat Jenderal Pajak (DJP).DJP mulai akan mengutip pajak dari ...
Nazaruddin Akan Bongkar Korupsi Fahri Hamzah, Ini Reaksi Pimpinan KPK
Hukum - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:10 WIB

Nazaruddin Akan Bongkar Korupsi Fahri Hamzah, Ini Reaksi Pimpinan KPK

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang turut berkomentar soal pernyataan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin yang ...
KPK Kantongi Tersangka Baru di Kasus e-KTP
Hukum - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:00 WIB

KPK Kantongi Tersangka Baru di Kasus e-KTP

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama tersangka baru terkait kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan ...
Maruarar akui salah atas insiden Anies Baswedan diadang Paspampres
Peristiwa - Senin, 19 Februari 2018 - 20:01 WIB

Maruarar akui salah atas insiden Anies Baswedan diadang Paspampres

Ketua Panitia Pengarah Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait, mengaku bersalah atas insiden usai final Piala Presiden 2018, Sabtu (17/2), yang ...
Pemerintah targetkan 50 persen lelang blok migas terjual
Ekonomi - Senin, 19 Februari 2018 - 19:50 WIB

Pemerintah targetkan 50 persen lelang blok migas terjual

Pemerintah menargetkan setidak-tidaknya 50 persen penawaran lelang dari 26 blok minyak dan gas bumi (migas) pada 2018 dapat laku terjual."Kami ...
BPH Migas keluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia
Ekonomi - Senin, 19 Februari 2018 - 19:34 WIB

BPH Migas keluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengeluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia sehingga belum dapat menjamin ketersediaan cadangan ...