Selasa, 28 Maret 2017 | 01.23 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Penyebab Lambatnya Pertumbuhan Kredit di Indonesia

Penyebab Lambatnya Pertumbuhan Kredit di Indonesia

Reporter : Fadilah | Selasa, 13 September 2016 - 18:12 WIB

IMG-17265

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo. (Kininews/Fadilah)

Jakarta, kini.co.id – Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mengungkapkan, bahwa pertumbuhan kredit perbankan pada awal Semester II tahun 2016 ini masih lambat. Perry menjelaskan, hal tersebut tidak lain karena pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih jauh dari ekspektasi.

Kendati demikian dia tetap optimis bahwa pertumbuhan kredit perbankan akan tetap berada di perkiraan Bank Indonesia (BI) yakni di kisaran 7-9% hingga akhir tahun ini. Hal ini dikarenakan BI selama ini selalu mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang sifatnya akomodatif.

“Misalnya seperti pelonggaran kebijakan yang dilakukan Bank Sentral, yakni relaksasi kebijakan loan to value dan program pengampunan pajak pemerintah. Sehingga dapat mendorong permintaan kredit,” jelas Perry Wijoyo di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Selasa, (13/9/2016).

Namun, walaupun demikian Perry mengakui dampak perubahaan tersebut tidak bisa serta merta dapat dirasakan industri perbankan pada tahun ini.

Sebagai informasi realisasi penyaluran kredit sampai dengan penghujung Juli tahun ini sebesar 7,7% seara year-on-year atau melambat dibandingkan dengan bulan sebelumnya 8,2%.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tersangka Ekspolitasi Seksual Online dapat Upah Rp750 ribu
Nasional - Senin, 27 Maret 2017 - 21:22 WIB

Tersangka Ekspolitasi Seksual Online dapat Upah Rp750 ribu

Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan membongkar tindak pidana perdagangan orang secara melalui internet alias online tentang eksploitasi seksual."Tersangka ...
Kalau Saya Bayar, Perusahaan Bangkrut
Nasional - Senin, 27 Maret 2017 - 20:38 WIB

Kalau Saya Bayar, Perusahaan Bangkrut

Direktur PT EK Prima Ekspor (PT EKP) Ramapanicker Rajamohanan Nair, terdakwa suap terhadap Direktorat Penegakan Hukum pada Direktorat Jenderal Pajak ...
Delapan Rumah Rusak Parah karena Angin Puyuh
Peristiwa - Senin, 27 Maret 2017 - 20:27 WIB

Delapan Rumah Rusak Parah karena Angin Puyuh

Angin Puyuh dan hujan deras meluluhlantahkan tiga kampung di Desa Girimukti, Kecamatan Cibeber, Cianjur, Jawa Barat. Akibatnya, ratusan rumah mengalami ...
Waspada, Sabu Berbentuk Seperti Gula Batu Asal Malaysia
Peristiwa - Senin, 27 Maret 2017 - 15:41 WIB

Waspada, Sabu Berbentuk Seperti Gula Batu Asal Malaysia

Ada saja akal para pengedar narkoba dalam melancarkan aksinya, mulai dari memasukannya ke dalam makanan sampai mengubah bentuknya. Salah satunya ...
Mangkir di Sidang E-KTP, Jaksa Bakal Panggil Paksa Miryam
Hukum - Senin, 27 Maret 2017 - 13:12 WIB

Mangkir di Sidang E-KTP, Jaksa Bakal Panggil Paksa Miryam

Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) merencanakan pemanggilan paksa terhadap Anggota DPR RI fraksi Hanura, Miryam S Haryani ...
Absen di Sidang E-KTP, Jaksa Periksa Surat Sakit Miryam
Hukum - Senin, 27 Maret 2017 - 12:25 WIB

Absen di Sidang E-KTP, Jaksa Periksa Surat Sakit Miryam

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku telah melihat surat sakit yang dikirimkan oleh saksi Miryam S Haryani ...