Minggu, 23 Juli 2017 | 17.42 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Karyawan Transjakarta Demo Ahok

Karyawan Transjakarta Demo Ahok

Reporter : Dian | Rabu, 14 September 2016 - 13:36 WIB

IMG-17282

Karyawan Bus Transjakarta Demo di kantor Gubernur DKI Jakarta. (Kininews/DIAN)

Jakarta, kini.co.id – Ratusan karyawan sopir bus Transjakarta yang mendapat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) oleh PT Trans Batavia, mengelar aksi unjuk rasa di depan kantor Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama alias Ahok, di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (14/09/2016).

Mereka menuntut Peraturan Gubernur No 17 yang di keluarkan Ahok, tentang operator mandiri bisa langsung berhubungan dengan Transjakarta tanpa melalui konsorsium.

Ketua Umum Federasi BuruhTransportasi Pelabuhan indonesia (FBTPI) Ilhamsyah, mengatakan, Pekerja dari Trans Batavia ialah konsorsium dari PPD, Mayasari, stadysave dan Metromini. Ada 414 karyawan yang terkena PHK.

“Terhitung dari tanggal 15 januari, Trans Batavia sudah enggak beroperasi lagi, karena ada empat operator yang tergabung dalam konsorsium, akhirnya Trans Batavia lebih memililih menjadi operator mandiri,” ujar Ilmasyah kepada wartawan, di depan Balaikota (14/09).

Menurut Ilmasyah, 414 karyawan tersebut pada bulan Maret di bayar upahnya sebesar 25 persen.

Kemudian pada bulan April mereka di bayar 10 persen berdasarkan UMP tahun 2015. Jadi bukan sesuai dengan UMP 2016.

Lalu, pada bulan Mei, karyawan-karyawan tersebut tidak mendapatkan upah sepeserpun. Dan pada bulan Juni 2016 mereka mendapatkan surat PHK masal.

“Kita meminta kepada semuan operator pemegang saham untuk menyelesaikan hak pekerja yang belum mereka bayar selama ini, soal upah dari bula Maret, THR yang belum mereka bayarkan. Itu tuntutan pada hari ini,” ujar Ilmasyah.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pemilik Bus Pesta Terancam Pidana Jika Palsukan Dokumen
Peristiwa - Minggu, 23 Juli 2017 - 17:00 WIB

Pemilik Bus Pesta Terancam Pidana Jika Palsukan Dokumen

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan pemilik bus pesta bisa dipidana apabila memang terbukti memalsukan perizinan. “Tindaklanjutnya apabila benar ada ...
PKS Komitmen Jaga Kebangsaan dan Keumatan
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 16:34 WIB

PKS Komitmen Jaga Kebangsaan dan Keumatan

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan akan selalu menjaga komitmen kebangsaan dan keumatan di Indonesia. Demikian hal tersebut disampaikan Ketua DPW ...
Jazuli: Ulama dan Santri Kunci Keberkahan, Tak Boleh Tuduh Anti NKRI
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 16:16 WIB

Jazuli: Ulama dan Santri Kunci Keberkahan, Tak Boleh Tuduh Anti NKRI

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini menegaskan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tak akan menjadi berkah jika tanpa ...
PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 02:04 WIB

PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar

Meskipun populiritas dan elektabilitas Ridwan Kamil unggul, namun nampaknya Walikota Bandung itu tidak masuk radar PDI-Perjuangan di Jawa Barat dalam ...
Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya
Politik - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:59 WIB

Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya

Malam puncak peringatan Hari Lahir Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-19 dipusatkan di Lapangan DPR, Senayan, Jakarta, Sabtu (22/7) malam, diisi ...
Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017
Pendidikan - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:19 WIB

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017 PKBDKN Garda Bangsa mengumumkan nama-nama pemenang Final Lomba Musabaqoh Kitab Kuning ...