Senin, 20 November 2017 | 22.17 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Karyawan Transjakarta Demo Ahok

Karyawan Transjakarta Demo Ahok

Reporter : Dian | Rabu, 14 September 2016 - 13:36 WIB

IMG-17282

Karyawan Bus Transjakarta Demo di kantor Gubernur DKI Jakarta. (Kininews/DIAN)

Jakarta, kini.co.id – Ratusan karyawan sopir bus Transjakarta yang mendapat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) oleh PT Trans Batavia, mengelar aksi unjuk rasa di depan kantor Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama alias Ahok, di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (14/09/2016).

Mereka menuntut Peraturan Gubernur No 17 yang di keluarkan Ahok, tentang operator mandiri bisa langsung berhubungan dengan Transjakarta tanpa melalui konsorsium.

Ketua Umum Federasi BuruhTransportasi Pelabuhan indonesia (FBTPI) Ilhamsyah, mengatakan, Pekerja dari Trans Batavia ialah konsorsium dari PPD, Mayasari, stadysave dan Metromini. Ada 414 karyawan yang terkena PHK.

“Terhitung dari tanggal 15 januari, Trans Batavia sudah enggak beroperasi lagi, karena ada empat operator yang tergabung dalam konsorsium, akhirnya Trans Batavia lebih memililih menjadi operator mandiri,” ujar Ilmasyah kepada wartawan, di depan Balaikota (14/09).

Menurut Ilmasyah, 414 karyawan tersebut pada bulan Maret di bayar upahnya sebesar 25 persen.

Kemudian pada bulan April mereka di bayar 10 persen berdasarkan UMP tahun 2015. Jadi bukan sesuai dengan UMP 2016.

Lalu, pada bulan Mei, karyawan-karyawan tersebut tidak mendapatkan upah sepeserpun. Dan pada bulan Juni 2016 mereka mendapatkan surat PHK masal.

“Kita meminta kepada semuan operator pemegang saham untuk menyelesaikan hak pekerja yang belum mereka bayar selama ini, soal upah dari bula Maret, THR yang belum mereka bayarkan. Itu tuntutan pada hari ini,” ujar Ilmasyah.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:17 WIB

Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero), Tbk, Pahala N Mansury menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan ...
PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR
Politik - Senin, 20 November 2017 - 17:12 WIB

PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR

Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Yandri Susanto mendesak Partai Golkar mengganti Setya Novanto dari kursi Ketua DPR RI. ...
Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:00 WIB

Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti

Wakapolri Komisaris Jenderal Syafrudin menegaskan kelanjutan proses hukum terhadap dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan pemalsuan surat dan ...
Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus  RUU Otsus Papua
Politik - Senin, 20 November 2017 - 16:01 WIB

Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus RUU Otsus Papua

Anggota Badan Legislasi DPR Sulaeman L. Hamzah menyatakan gelisah dengan nasib RUU Otsus Papua.Pasalnya, hingga saat ini RUU tersebut belum ...
Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap
Politik - Senin, 20 November 2017 - 15:42 WIB

Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap

Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sarifudin Sudding mengatakan, lembaganya segera mengambil sikap pacaspenahanan Ketua DPR Setya Novanto oleh KPK."Hari ini ...
Terkait Impor Tiang Pancang, Komisi VI: Akibat Rencana Pemerintah Kurang Matang
Ekonomi - Senin, 20 November 2017 - 15:33 WIB

Terkait Impor Tiang Pancang, Komisi VI: Akibat Rencana Pemerintah Kurang Matang

Bambang Haryo selaku Anggota Komisi VI DPR RI, sangat menyayangkan langkah yang diambil BUMN PT Waskiya Karya untuk mengimpor tiang ...