Rabu, 13 Desember 2017 | 06.55 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Luhut Siap Turunkan Waktu Dwelling Time di Seluruh Pelabuhan Jadi 2,2 Hari

Luhut Siap Turunkan Waktu Dwelling Time di Seluruh Pelabuhan Jadi 2,2 Hari

Reporter : Fadilah | Rabu, 14 September 2016 - 15:56 WIB

IMG-17292

Rapat di DPR RI tentang anggaran untuk Kemenko. (Kininews/FADILLAH)

Jakarta, kini.co.id – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengaku siap mencari upaya baru untuk mempercepat waktu dwelling time di seluruh pelabuhan yang ada di Indonesia dengan tingkat keamanan yang tinggi dan risikonya tidak ada sama sekali. Hal tersebut menyusul permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu.

“Sejauh ini saya sudah kirim orang tampa protokol disitu,” kata Luhut, di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu, (14/9/2016).

Lebih lanjut Luhut mengatakan lamanya waktu Dwelling Time di pelabuhan lantaran di pelabuhan utama Indonesia terdapat pada jalur merah, saat barang-barang itu mulai diperiksa.

Diketahui sebelumnya saat meresmikan Pelabuhan Peti Kemas di Jakarta Utara, Mantan Gubernur DKI Jakarta itu meminta agar proses Dwelling Time di seluruh Pelabuhan yang ada di Indonesia hanya memakan waktu 2,2 hari. Hal tersebut diminta Jokowi demi meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia, terutama dalam hal pelayanan di pelabuhan.

Saat ini, yang Tanjung Priok sebagai pelabuhan yang dwelling timenya sudah baik dengan 3,2 hari sampai 3,7 hari. Sedangkan pelabuhan besar lainnya masih mencapai tujuh sampai delapan hari.

Lamanya proses Dwelling Time tersebut dicurigai Jokowi karena masih banyaknya pungli-pungli yang melakukan tindak perilaku tidak terpuji.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 01:11 WIB

KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pencegahan terhadap dua pengusaha dari PT Sumber Swarna, Joe Fandy Yoesman dan Ali Tonang bepergian ...
Seminar ‘Jejak pelacur arab  dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi
Pendidikan - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:54 WIB

Seminar ‘Jejak pelacur arab dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi

Penyelenggaraan seminar bertajuk "Jejak Pelacur Arab dalam Seni Baca Al Qur'an" yang digelar UIN Sumatera Utara, Senin (11/12) disesalkan ...
Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi
Peristiwa - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:31 WIB

Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi

Mabes Polri merilis identitas 19 terduga teroris yang ditangkap pada rentang waktu 9-11 Desember 2017.Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo ...
JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 21:54 WIB

JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga

Politisi senior Partai Golkar, Jusuf Kalla, menilai Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto akan sulit mengalahkan Airlangga Hartarto dalam pemilihan ...
Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:55 WIB

Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi

Wabah penyakit difteri saat ini tangah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya ada 23 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa ...
Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:51 WIB

Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram

Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo mengaku kecewa dengan kinerja yang ditunjukan oleh PT Pertamina (Persero) atas kelangkaan Liquefied Petroleum ...