Jumat, 18 Agustus 2017 | 21.40 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Luhut Siap Turunkan Waktu Dwelling Time di Seluruh Pelabuhan Jadi 2,2 Hari

Luhut Siap Turunkan Waktu Dwelling Time di Seluruh Pelabuhan Jadi 2,2 Hari

Reporter : Fadilah | Rabu, 14 September 2016 - 15:56 WIB

IMG-17292

Rapat di DPR RI tentang anggaran untuk Kemenko. (Kininews/FADILLAH)

Jakarta, kini.co.id – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengaku siap mencari upaya baru untuk mempercepat waktu dwelling time di seluruh pelabuhan yang ada di Indonesia dengan tingkat keamanan yang tinggi dan risikonya tidak ada sama sekali. Hal tersebut menyusul permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu.

“Sejauh ini saya sudah kirim orang tampa protokol disitu,” kata Luhut, di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu, (14/9/2016).

Lebih lanjut Luhut mengatakan lamanya waktu Dwelling Time di pelabuhan lantaran di pelabuhan utama Indonesia terdapat pada jalur merah, saat barang-barang itu mulai diperiksa.

Diketahui sebelumnya saat meresmikan Pelabuhan Peti Kemas di Jakarta Utara, Mantan Gubernur DKI Jakarta itu meminta agar proses Dwelling Time di seluruh Pelabuhan yang ada di Indonesia hanya memakan waktu 2,2 hari. Hal tersebut diminta Jokowi demi meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia, terutama dalam hal pelayanan di pelabuhan.

Saat ini, yang Tanjung Priok sebagai pelabuhan yang dwelling timenya sudah baik dengan 3,2 hari sampai 3,7 hari. Sedangkan pelabuhan besar lainnya masih mencapai tujuh sampai delapan hari.

Lamanya proses Dwelling Time tersebut dicurigai Jokowi karena masih banyaknya pungli-pungli yang melakukan tindak perilaku tidak terpuji.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Guyuran Bansos Pemerintahan Jokowi-JK di 2018
Politik - Jumat, 18 Agustus 2017 - 20:50 WIB

Guyuran Bansos Pemerintahan Jokowi-JK di 2018

Satu tahun menjelang Pemilihan Umum 2019, anggaran bantuan sosial pemerintahan Jokowi-JK melonjak ditahun 2018 naik dan jor-joran. Tak hanya dari ...
Isak Tangis Korban First Travel Adukan Nasibnya di DPR
Hukum - Jumat, 18 Agustus 2017 - 20:13 WIB

Isak Tangis Korban First Travel Adukan Nasibnya di DPR

Ratusan korban biro perjalanan umrah First Travel mengadukan nasibnya ke DPR dan diterima Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Kompleks ...
Kegagalan Penerimaan Pajak dan Serapannya
Ekonomi - Jumat, 18 Agustus 2017 - 18:58 WIB

Kegagalan Penerimaan Pajak dan Serapannya

Kebijakan fiskal Indonesia yang ingin membangun ekonomi tumbuh berkeadilan, namun hal tersebut tanpa dibarengi dengan kemampuan peneriman pajak yang dapat ...
Terkait Bom Thamrin, Terpidana Teroris Aman Abdurrahman Kembali Diperiksa
Peristiwa - Jumat, 18 Agustus 2017 - 18:05 WIB

Terkait Bom Thamrin, Terpidana Teroris Aman Abdurrahman Kembali Diperiksa

Terpidana kasus terorisme pelatihan militer Pegunungan Jalin Jantho, Aceh, Oman Rachman alias Abu Sulaiman Aman Abdurrahman kembali menjalani pemeriksaan di ...
Wapres Jusuf Kalla: SBY Menenangkan Situasi Politik
Politik - Jumat, 18 Agustus 2017 - 15:49 WIB

Wapres Jusuf Kalla: SBY Menenangkan Situasi Politik

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, kedatangan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke peringatan HUT RI di Istana Kepresidenan memberikan ...
Jusuf Kalla : UUD Boleh Berubah, Asal…
Politik - Jumat, 18 Agustus 2017 - 15:16 WIB

Jusuf Kalla : UUD Boleh Berubah, Asal…

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengajak bangsa Indonesia menjadikan momen peringatan Hari Konstitusi untuk senantiasa mengingat dan meneruskan visi para pendiri ...