Minggu, 23 Juli 2017 | 17.40 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Tommy Soeharto Siap Bawa Pulang Asetnya ke RI

Tommy Soeharto Siap Bawa Pulang Asetnya ke RI

Reporter : Fadilah | Kamis, 15 September 2016 - 15:15 WIB

IMG-17306

Tommy Soeharto. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Anak Mantan Presiden RI Soeharto yakni Tommy Soeharto menyambangi KPP Wajib Pajak Besar, di Gedung Sudirman, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis, (15/9/2016). Kedatangannya tidak lain untuk mengikuti program pengampunan pajak alias Tax Amnesty.

Keikutsertaannya dalam program tersebut disambut secara langsung oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Ken Dwijugiasteadi, berbeda dengan James Riady, Boy Thohir, dan Erick Thohir yang juga mendaftarkan diri ikut tax amnesty di KPP Wajib Pajak Besar Sudirman namun hanya disambut oleh Kepala Kantor Pajak.

Dalam kesempatan tersebut Tommy mengaku siap membawa pulang aset-asetnya yang kini masih berada di luar negeri. Pasalnya sebagian besar harta yang di deklarasikannya berasal dari luar negeri.

“Bentuknya bermacam-macam ada aset dalam bentuk saham, reksa dana, piutang, dan lain sebagainya,” kata Tommy, di Jakarta, Kamis, (15/9/2016).

Aset-aset tersebut rupanya tidak hanya disimpan di satu negara, melainkan di beberapa negara juga. Rencananya aset-aset yamg ada di Luar negeri itu akan dibawa pulang ke Indonesia dan di repatriasi sebelum akhir tahun ini.

Namun saat ditanya berapa nilai asetnya yang di luar negeri yang akan di laporkannya itu ?

“Nah itu rahasia,” jawab Tommy.

Oleh sebab itu, Tommy mengimbau agar masyarakat segera mengikuti program tersebut. Kata Tommy dengan jujur membayar pajak, masyarakat mempunyai peran penting dalam pembangunan negeri ini.

“Saya saat ini bisa di sini karena prgram Tax Amnesty tidak perlu diragukan lagi. Ini program yang baik, tidak hanya untuk negara tapi juga untuk wajib pajak dalam jangka panjang,” tandasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pemilik Bus Pesta Terancam Pidana Jika Palsukan Dokumen
Peristiwa - Minggu, 23 Juli 2017 - 17:00 WIB

Pemilik Bus Pesta Terancam Pidana Jika Palsukan Dokumen

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan pemilik bus pesta bisa dipidana apabila memang terbukti memalsukan perizinan. “Tindaklanjutnya apabila benar ada ...
PKS Komitmen Jaga Kebangsaan dan Keumatan
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 16:34 WIB

PKS Komitmen Jaga Kebangsaan dan Keumatan

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan akan selalu menjaga komitmen kebangsaan dan keumatan di Indonesia. Demikian hal tersebut disampaikan Ketua DPW ...
Jazuli: Ulama dan Santri Kunci Keberkahan, Tak Boleh Tuduh Anti NKRI
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 16:16 WIB

Jazuli: Ulama dan Santri Kunci Keberkahan, Tak Boleh Tuduh Anti NKRI

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini menegaskan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tak akan menjadi berkah jika tanpa ...
PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 02:04 WIB

PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar

Meskipun populiritas dan elektabilitas Ridwan Kamil unggul, namun nampaknya Walikota Bandung itu tidak masuk radar PDI-Perjuangan di Jawa Barat dalam ...
Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya
Politik - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:59 WIB

Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya

Malam puncak peringatan Hari Lahir Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-19 dipusatkan di Lapangan DPR, Senayan, Jakarta, Sabtu (22/7) malam, diisi ...
Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017
Pendidikan - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:19 WIB

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017 PKBDKN Garda Bangsa mengumumkan nama-nama pemenang Final Lomba Musabaqoh Kitab Kuning ...