Minggu, 19 Februari 2017 | 18.46 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Tommy Soeharto Siap Bawa Pulang Asetnya ke RI

Tommy Soeharto Siap Bawa Pulang Asetnya ke RI

Reporter : Fadilah | Kamis, 15 September 2016 - 15:15 WIB

IMG-17306

Tommy Soeharto. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Anak Mantan Presiden RI Soeharto yakni Tommy Soeharto menyambangi KPP Wajib Pajak Besar, di Gedung Sudirman, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis, (15/9/2016). Kedatangannya tidak lain untuk mengikuti program pengampunan pajak alias Tax Amnesty.

Keikutsertaannya dalam program tersebut disambut secara langsung oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Ken Dwijugiasteadi, berbeda dengan James Riady, Boy Thohir, dan Erick Thohir yang juga mendaftarkan diri ikut tax amnesty di KPP Wajib Pajak Besar Sudirman namun hanya disambut oleh Kepala Kantor Pajak.

Dalam kesempatan tersebut Tommy mengaku siap membawa pulang aset-asetnya yang kini masih berada di luar negeri. Pasalnya sebagian besar harta yang di deklarasikannya berasal dari luar negeri.

“Bentuknya bermacam-macam ada aset dalam bentuk saham, reksa dana, piutang, dan lain sebagainya,” kata Tommy, di Jakarta, Kamis, (15/9/2016).

Aset-aset tersebut rupanya tidak hanya disimpan di satu negara, melainkan di beberapa negara juga. Rencananya aset-aset yamg ada di Luar negeri itu akan dibawa pulang ke Indonesia dan di repatriasi sebelum akhir tahun ini.

Namun saat ditanya berapa nilai asetnya yang di luar negeri yang akan di laporkannya itu ?

“Nah itu rahasia,” jawab Tommy.

Oleh sebab itu, Tommy mengimbau agar masyarakat segera mengikuti program tersebut. Kata Tommy dengan jujur membayar pajak, masyarakat mempunyai peran penting dalam pembangunan negeri ini.

“Saya saat ini bisa di sini karena prgram Tax Amnesty tidak perlu diragukan lagi. Ini program yang baik, tidak hanya untuk negara tapi juga untuk wajib pajak dalam jangka panjang,” tandasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
PDIP Tuding Parpol Pendukung Ahok-Djarot Kurang Maksimal
Politik - Minggu, 19 Februari 2017 - 11:50 WIB

PDIP Tuding Parpol Pendukung Ahok-Djarot Kurang Maksimal

Ketua Bidang Hukum DPP PDIP, Trimedya Panjaitan menuding partai pendukung selain PDIP lemah mengintensifkan dukungan dari bawah dan kurang memiliki ...
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Mundur
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 21:50 WIB

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Mundur

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI), Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim mundur secara resmi. Juru bicara PTFI, Riza Pratama pun ...
KPK: Tiga Perkara Terkait Kasus Walikota Madiun
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 21:42 WIB

KPK: Tiga Perkara Terkait Kasus Walikota Madiun

Ada tiga perkara yang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berikan kepada Walikota Madiun Bambang Irianto (BI) sebagai tersangka tindak pidana korupsi. ...
Partisipasi Pemilih Pilkada DKI Hingga 77,5 Persen
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 17:59 WIB

Partisipasi Pemilih Pilkada DKI Hingga 77,5 Persen

Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz mengatakan tingkat partisipasi pemilih pada pilkada DKI Jakarta 2017 meningkat. ...
PAN: Karakter Ahok tak Sesuai dengan PAN
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 15:17 WIB

PAN: Karakter Ahok tak Sesuai dengan PAN

Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto, tengah mengumpulkan masukan dari sejumlah kader dan simpatin dalam penentuan sikap politik ...
Tuntut Copot Ahok, FUI Akan Berdemo ke DPR RI Selasa Depan
Peristiwa - Sabtu, 18 Februari 2017 - 13:23 WIB

Tuntut Copot Ahok, FUI Akan Berdemo ke DPR RI Selasa Depan

Sikap Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Presiden Jokowi yang membiarkan Ahok kembali menjabat menjadi Gubernur DKI Jakarta meski menyandang status ...