Senin, 11 Desember 2017 | 09.07 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Pemilik 18 Kg Sabu di Medan Simpan BB di Rumah Tantenya

Pemilik 18 Kg Sabu di Medan Simpan BB di Rumah Tantenya

Kamis, 15 September 2016 - 17:55 WIB

IMG-17317

Barang bukti, 18 Kg Sabu-sabu yang diamankan BNN di jalan Setia Luhur Medan, Gang Sendiri. (Kininews/Ade)

Medan, kini.co.id – Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari mengungkapkan, bahwa tersangka pemilik 18 Kg narkotika jenis sabu-sabu, dengan inisial BO, tidak menyimpan barang di rumahnya melainkan Barang Bukti (BB) tersebu di simpan di rumah tantenya yang berjarak 4 rumah dari kediamannya, di Jalan Setia Luhur, Gang Sendiri, Kelurahan Dwi Kora, Kecamatan Medan Helvetia, Medan, Sumatera Utara, Kamis (15/9/2016).

“Pemilik barang ini atas nama BO, menyimpan barang ini tidak dirumahnya, tetapi dirumah keluarganya yang lain, di rumah tantenya,” ungkap Arman Depari, di tempat kejadian perkara, Jalan Setia Luhur, Gang Sendiri, Kamis (15/9/2016).

Sementara itu, tante dan om dari tersangka BO berhasil melarikan diri, sehingga menjadikan mereka masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) BNN.

“2 orang tersebut, tante dan om nya melarikan diri. Kami mengimbau untuk menyerahkan diri,” ujar Arman.

Hal ini dikarenakan, BNN sudah memilki bukti yang kuat untuk melakukan penahanan, selain itu, dua DPO tersebut meninggalkan dua orang anak yang berusia 10 tahun.

BNN lakukan penggeledahan dirumah tersangka BO. (Kininews/Ade)

(Baca Juga: BNN Amankan 18 Kg Sabu-sabu Di Setia Luhur Medan)

Sementara itu, ketika disinggung terkait masuknya narokita jenis sabu tersebut ke Indonesia, Arman menduga sindikat ini memasukkan sabu dari jalur perairan Aceh dan membawa sabu tersebut ke Medan.

“kalau barang kami tenggarai dari Malaysia. Kemungkinan besar masuk dari perairan Aceh kemudian dibawa ke sumatera utara,” ungkapnya.

Kedua tersangka dijerat hukuman paling serendah-rendahnya kurungan 4 tahun penjara dan dengan hukuman maksimal yakni hukuman mati.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Indonesia emas, siapa tahu?
Secangkir Kopi - Senin, 11 Desember 2017 - 08:47 WIB

Indonesia emas, siapa tahu?

Tolonglah saya. Bantu berikan pencerahan kepada saya: siapa yang pertama kali mencetuskan istilah 'Indonesia Emas 2045'? Kalau lembaga, lembaga yang ...
Panglima Hadi ajak media ikut jaga kedaulatan negara
Peristiwa - Senin, 11 Desember 2017 - 06:52 WIB

Panglima Hadi ajak media ikut jaga kedaulatan negara

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahyanto mengajak media massa baik televisi, cetak maupun online agar bersama-sama ikut menjaga kedaulatan dan ...
Zulkifli prihatin munculnya “kesalahpahaman” ancam persatuan
Politik - Minggu, 10 Desember 2017 - 23:25 WIB

Zulkifli prihatin munculnya “kesalahpahaman” ancam persatuan

Ketua MPR Zulkifli Hasan mengaku prihatin dengan munculnya fenomena "kesalahpahaman" yang dapat dikhawatirkan merusak persatuan bangsa saat ini.Demikian hal ...
YLKI minta pemerintah perketat penyaluran gas elpiji bersubsidi
Ekonomi - Minggu, 10 Desember 2017 - 22:49 WIB

YLKI minta pemerintah perketat penyaluran gas elpiji bersubsidi

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menduga kelangkaan gas elpiji tiga kilogram yang terjadi di beberapa ...
Ngopi bareng Panglima TNI di udara
Peristiwa - Minggu, 10 Desember 2017 - 16:20 WIB

Ngopi bareng Panglima TNI di udara

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto punya cara tersendiri mengawali masa jabatan bersama awak media. Melalui kegiatan bertajuk 'Ngopi Bareng di ...
Panglima TNI bertekad lanjutkan perjuangan panglima besar Soedirman
Peristiwa - Minggu, 10 Desember 2017 - 16:00 WIB

Panglima TNI bertekad lanjutkan perjuangan panglima besar Soedirman

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyatakan bertekadnya untuk meneruskan perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman dengan membangun angkatan perang yang ...