Rabu, 18 Januari 2017 | 00.07 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Pacu Pengawasan Pembangunan, Kementerian PDTT Rapat Kerja Teknis

Pacu Pengawasan Pembangunan, Kementerian PDTT Rapat Kerja Teknis

Kamis, 15 September 2016 - 17:27 WIB

IMG-17320

Menteri PDTT Eko Putro Sanjoyo. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasmigrasi (PDTT) menyelenggarakan rapat kerja teknis bidang pengembangan kawasan transmigrasi tahun 2016, di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara.

Rapat kerja teknis bidang pengembangan kawasan transmigrasi dibuka oleh menteri desa pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi yang di hadiri oleh peserta sejumlah kurang lebih 370 orang, terdiri dari peserta pusat, peserta daerah terdiri dari kepala dinas dan kasubdin yang membidangi ketransmigrasian dari dinas provinsi dan kabupaten/kota yang memperoleh alokasi dana tugas pembantuan tahun 2016, dengan nara sumber sekjen kementerian DPDTT, Bapennas serta Kementerian Keuangan

Kegiatan ini bertujuan memacu pengawasan percepatan pelaksanaan program pembangunan dan pengembangan kawasan transmigrasi serta mengevaluasi kinerja berdasarkan pemotongan.

“Sehingga sasaran target kinerja kegiatan pengembangan kawasan transmigrasi tahun 2016 dapat tercapai secara akuntabel, tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran,” ujar Menteri PDTT Eko Putro Sanjoyo, Rabu (14/9/2016).

Salah satu model pengembangan kawasan transmigrasi adalah pembangunan dan pengembangan kota terpadu mandiri (KTM) yaitu kawasan transmigrasi yang pembangunannya dan pengembangannya dirancang menjadi pusat pertumbuhan yang mempunyai fungsi perkotaan di 48 kawasan transmigrasi pada 45 kabupaten/23 provinsi dan KTM akan dijadikan percontohan bagi desa desa yang ada di seluruh indonesia

Sementara itu, Dirjen Pengembangan Kawasan Transmigrasi Tahun 2016, Roosari Tyas Wardani mengemukakan program transmigrasi dapat menjadi salah satu solusi program reformasi agraria yang diarahkan pada legalisasi aset dan redistribusi asset untuk terlaksananya distribusi lahan yang adil bagi masyarakat, peningkatan produktivitas guna mendukung ketersediaan pangan nasional dan perkebunan nasional.

“Kita juga berharap dapat mempercepat pembangunan wilayah perbatasan, peluang pembangunan transmigrasi mengedepankan masyarakat setempat untuk difasilitasi utamanya melalui model pemgembangan dasar desa,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tak Hanya Sebagai Pembina GMBI, Kapolda Jabar Mengaku membina 35 Orgnisasi
Hukum - Selasa, 17 Januari 2017 - 23:40 WIB

Tak Hanya Sebagai Pembina GMBI, Kapolda Jabar Mengaku membina 35 Orgnisasi

Kapolda Jabar, Irjen Anton Charliyan secara gentle mengakui dirinya memang sebagai pembina ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI). Tak hanya ...
PLN Diduga Lakukan Pemerasan kepada Warga Bekasi Utara
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 22:17 WIB

PLN Diduga Lakukan Pemerasan kepada Warga Bekasi Utara

Achmad Sugandi (53) warga perumahan Taman Wisma Asri RT 006 RW 014, Kelurahan Teluk pucung, Kecamatan Bekasi Utara, mengaku ...
Anggaran Besar jadi Alat Kampanye Walikota Bekasi
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 22:13 WIB

Anggaran Besar jadi Alat Kampanye Walikota Bekasi

Praktisi Politik dan Pemilhan kepala daerah, Jiwang Jiputro, menduga program kartu sakti berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang diluncurkan oleh ...
Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:43 WIB

Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI

Komisi III DPR berjanji akan menindaklanjuti pengaduan yang disampaikan pimpinan Front Pembela Islam terkait dugaan penyalahgunaan jabatan yang dilakukan Kapolda ...
Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:21 WIB

Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III

Pimpinan GNPF-MUI dan FPI mengadukan beberapa persoalan kepada Komisi III DPR yang akhir-akhir mencuat, salah satunya terkait insiden penyerangan yang ...
Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 20:56 WIB

Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami

Laman www.bmkg.go.id menyebutkan gempa bumi mengguncang Aceh dan Sabang. Goncangan sekuat 5,6 SR itu tak berpotensi tsunami. Bunyi dalam pernyataan ...