Rabu, 28 Juni 2017 | 05.32 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Pacu Pengawasan Pembangunan, Kementerian PDTT Rapat Kerja Teknis

Pacu Pengawasan Pembangunan, Kementerian PDTT Rapat Kerja Teknis

Kamis, 15 September 2016 - 17:27 WIB

IMG-17320

Menteri PDTT Eko Putro Sanjoyo. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasmigrasi (PDTT) menyelenggarakan rapat kerja teknis bidang pengembangan kawasan transmigrasi tahun 2016, di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara.

Rapat kerja teknis bidang pengembangan kawasan transmigrasi dibuka oleh menteri desa pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi yang di hadiri oleh peserta sejumlah kurang lebih 370 orang, terdiri dari peserta pusat, peserta daerah terdiri dari kepala dinas dan kasubdin yang membidangi ketransmigrasian dari dinas provinsi dan kabupaten/kota yang memperoleh alokasi dana tugas pembantuan tahun 2016, dengan nara sumber sekjen kementerian DPDTT, Bapennas serta Kementerian Keuangan

Kegiatan ini bertujuan memacu pengawasan percepatan pelaksanaan program pembangunan dan pengembangan kawasan transmigrasi serta mengevaluasi kinerja berdasarkan pemotongan.

“Sehingga sasaran target kinerja kegiatan pengembangan kawasan transmigrasi tahun 2016 dapat tercapai secara akuntabel, tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran,” ujar Menteri PDTT Eko Putro Sanjoyo, Rabu (14/9/2016).

Salah satu model pengembangan kawasan transmigrasi adalah pembangunan dan pengembangan kota terpadu mandiri (KTM) yaitu kawasan transmigrasi yang pembangunannya dan pengembangannya dirancang menjadi pusat pertumbuhan yang mempunyai fungsi perkotaan di 48 kawasan transmigrasi pada 45 kabupaten/23 provinsi dan KTM akan dijadikan percontohan bagi desa desa yang ada di seluruh indonesia

Sementara itu, Dirjen Pengembangan Kawasan Transmigrasi Tahun 2016, Roosari Tyas Wardani mengemukakan program transmigrasi dapat menjadi salah satu solusi program reformasi agraria yang diarahkan pada legalisasi aset dan redistribusi asset untuk terlaksananya distribusi lahan yang adil bagi masyarakat, peningkatan produktivitas guna mendukung ketersediaan pangan nasional dan perkebunan nasional.

“Kita juga berharap dapat mempercepat pembangunan wilayah perbatasan, peluang pembangunan transmigrasi mengedepankan masyarakat setempat untuk difasilitasi utamanya melalui model pemgembangan dasar desa,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pertemuan GNPF-MUI dengan Presiden Tak Pengaruhi Kasus Habib Rizieq
Hukum - Selasa, 27 Juni 2017 - 23:38 WIB

Pertemuan GNPF-MUI dengan Presiden Tak Pengaruhi Kasus Habib Rizieq

Polda Metro Jaya menyatakan pertemuan antara GNPF-MUI dengan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu, tidak lantas mempengaruhi penanganan kasus yang menjerat ...
Presidium MRI Bantah Fitnah Tommy Winata Soal Pertemuan GNPF MUI-Presiden
Politik - Selasa, 27 Juni 2017 - 23:00 WIB

Presidium MRI Bantah Fitnah Tommy Winata Soal Pertemuan GNPF MUI-Presiden

Ketua Presidium Musyawarah Rakyat Indonesia (MRI) Yudi Syamhudi Suyuti membantah dirinya memfitnah Tommy Winata dan Artha Graha Perduli (AGP) terkait ...
ASDP Catat Jumlah Penyebrangan Jawa ke Sumatera Naik 12,4 Persen
Ekonomi - Selasa, 27 Juni 2017 - 22:09 WIB

ASDP Catat Jumlah Penyebrangan Jawa ke Sumatera Naik 12,4 Persen

PT Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) mencatat selama arus mudik, total angkutan yang disebrangkan dari Jawa ...
GNPF-MUI- Alumni 212 Pecah Kongsi ?
Politik - Selasa, 27 Juni 2017 - 19:27 WIB

GNPF-MUI- Alumni 212 Pecah Kongsi ?

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI dan Presidium Alumni 212 diduga pecah kongsi paska tim GNPF-MUI melakukan pertemuan dengan Presiden ...
KH Bachtiar Nasir:  Tak Ada Pembahasan Khusus Saat Bertemu Presiden
Peristiwa - Selasa, 27 Juni 2017 - 15:46 WIB

KH Bachtiar Nasir: Tak Ada Pembahasan Khusus Saat Bertemu Presiden

Ketua GNPF-MUI, KH Bachtiar Nasir, mengaku tidak tak ada pembahasan khusus yang dibicarakan pihaknya saat bertemu dengan Presiden Jokowi pada, ...
GNPF-MUI Bantah Ngemis Bertemu Presiden
Peristiwa - Selasa, 27 Juni 2017 - 15:20 WIB

GNPF-MUI Bantah Ngemis Bertemu Presiden

Berbagai tudingan miring terhadap langkah GNPF-MUI mulai dari mengemis, masuk angin hingga ada udang dibalik batu yang menggelar pertemuan dengan ...