Sabtu, 18 November 2017 | 17.23 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Ini 9 Program Prioritas Pro BIN Budi Gunawan 100 Hari Pertama

Ini 9 Program Prioritas Pro BIN Budi Gunawan 100 Hari Pertama

Minggu, 18 September 2016 - 14:47 WIB

IMG-17369

Kepala BIN, Budi Gunawan dan Sutiyoso. (Kininews/Ist)

Jakarta, kini.co.id – Kepala Badan Intelijen Negara (Ka BIN) baru Jenderal Polisi Budi Gunawan mulai menerapkan kinerja dan program kerjanya dalam 100 hari pertama.

Ia sudah menetapkan program prioritas berupa Profesional, Objektif dan Berintegritas atau Pro BIN yang akan diwujudkan dalam memimpin korps lembaga telik sandi negara tersebut.

“Kami ada program 100 hari pertama sampai Desember yang akan datang,” kata pejabat di internal BIN, di Jakarta, Sabtu (17/9/2016) kepada Kininews.

Program prioritas Pro BIN tersebut telah disampaikan Budi Gunawan dalam pemaparannya kepada seluruh Kepala BINDA dan pejabat tinggi di lingkungan BIN.

Program itu sesuai dengan visi misi dan komitmennya yang pernah disampaikan Budi Gunawan saat menjalani uji kelayakan di DPR RI.

“Jadi ditugaskan kepada seluruh Ka BINDA untuk lebih menguatkan kerjasama intelijen di dalam negeri, terutama di wilayah-wilayah,” tegas sumber.

Berikut 9 program prioritas Ka BIN Jenderal Polisi Budi Gunawan :

1.Penguatan soliditas dan kelembagaan untuk meningkatkan kinerja BIN.

2.Peningkatan koordinasi terhadap seluruh fungsi Intelijen.

3.Pemenuhan sumberdaya manusia, peralatan, dan teknologi intelijen sesuai standar kebutuhan minimal yang diprioritaskan.

4.Pengembangan sistem informasi sumberdaya manusia dan kompetensi personel intelijen terutama dalam perkembangan intelijen terkini.

5.Pengingkatan sistem info intelijen yang terintegrasi dalam mendukung penyediaan info intelijen secara cepat, tepat dan akurat (quick, precise, accurate).

6.Penguatan fungsi pengawasan intelijen dengan mengoptimalkan tim pengawas intelijen.

7.Perluasan jaringan intelijen dengan mendorong partisipasi masyarakat.

8.Penataan regulasi dan penguatan tata laksana terkait pelaksanaan tupoksi BIN.

9.Penguatan kerjasama intelijen di dalam negeri.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 13:51 WIB

Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra

Dua hari lamanya sebanyak 13 anggota Kopassus menyusup ke daerah sasaran yang dikuasai Tentara Pembebasan Nasional- Papua Barat atau ...
Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 13:02 WIB

Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP

Kasus dugaan korupsi e-KTP kembali masuk babak baru. Salah satu tersangkanya yakni Setya Novanto sudah resmi ditahan oleh penyidik KPK. ...
Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum

Ketua Komisi Pertahanan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Abdul Kharis Almasyhari menyatakan dugaan penyanderaan terhadap 1.300 penduduk yang dilakukan oleh ...
Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat

Pakar Hukum Pidana Abdul Fickar Hadjar menilai apa yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menahan Ketua DPR Setya Novanto ...
Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 09:28 WIB

Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi

Ketua DPR RI, Setya Novanto resmi menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (18/11/2017).Terkait penahanan tersebut, Presiden RI, Joko Widodo ...
Belum Pernah Diperiksa, Pengacara Pertanyakan Penahanan Setnov
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 09:15 WIB

Belum Pernah Diperiksa, Pengacara Pertanyakan Penahanan Setnov

Kuasa Hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi mempertanyakan wewenang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadikan kliennya sebagai tahanan.Pasalnya, menurut dia, Setnov belum ...