Senin, 24 April 2017 | 12.29 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Ini 9 Program Prioritas Pro BIN Budi Gunawan 100 Hari Pertama

Ini 9 Program Prioritas Pro BIN Budi Gunawan 100 Hari Pertama

Minggu, 18 September 2016 - 14:47 WIB

IMG-17369

Kepala BIN, Budi Gunawan dan Sutiyoso. (Kininews/Ist)

Jakarta, kini.co.id – Kepala Badan Intelijen Negara (Ka BIN) baru Jenderal Polisi Budi Gunawan mulai menerapkan kinerja dan program kerjanya dalam 100 hari pertama.

Ia sudah menetapkan program prioritas berupa Profesional, Objektif dan Berintegritas atau Pro BIN yang akan diwujudkan dalam memimpin korps lembaga telik sandi negara tersebut.

“Kami ada program 100 hari pertama sampai Desember yang akan datang,” kata pejabat di internal BIN, di Jakarta, Sabtu (17/9/2016) kepada Kininews.

Program prioritas Pro BIN tersebut telah disampaikan Budi Gunawan dalam pemaparannya kepada seluruh Kepala BINDA dan pejabat tinggi di lingkungan BIN.

Program itu sesuai dengan visi misi dan komitmennya yang pernah disampaikan Budi Gunawan saat menjalani uji kelayakan di DPR RI.

“Jadi ditugaskan kepada seluruh Ka BINDA untuk lebih menguatkan kerjasama intelijen di dalam negeri, terutama di wilayah-wilayah,” tegas sumber.

Berikut 9 program prioritas Ka BIN Jenderal Polisi Budi Gunawan :

1.Penguatan soliditas dan kelembagaan untuk meningkatkan kinerja BIN.

2.Peningkatan koordinasi terhadap seluruh fungsi Intelijen.

3.Pemenuhan sumberdaya manusia, peralatan, dan teknologi intelijen sesuai standar kebutuhan minimal yang diprioritaskan.

4.Pengembangan sistem informasi sumberdaya manusia dan kompetensi personel intelijen terutama dalam perkembangan intelijen terkini.

5.Pengingkatan sistem info intelijen yang terintegrasi dalam mendukung penyediaan info intelijen secara cepat, tepat dan akurat (quick, precise, accurate).

6.Penguatan fungsi pengawasan intelijen dengan mengoptimalkan tim pengawas intelijen.

7.Perluasan jaringan intelijen dengan mendorong partisipasi masyarakat.

8.Penataan regulasi dan penguatan tata laksana terkait pelaksanaan tupoksi BIN.

9.Penguatan kerjasama intelijen di dalam negeri.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:42 WIB

Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

Unit Lakalantas Polres Bogor Kabupaten, mengkonfirmasi data nama-nama korban meninggal dunia dan luka berat dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di ...
Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:22 WIB

Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas

Kecelakaan maut yang melibatkan 12 kendaaran terjadi di Jl Raya Puncak, tepatnya di tanjakan Selarong, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu ...
Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:41 WIB

Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing

Kuping dan hidung milik Abraham Lunggana alias Haji Lulung terselamatkan. Karena tidak jadi dipotong, pasalnya Basuki Purnama alias Ahok terbukti ...
KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:02 WIB

KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan

Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan KPK perlu melakukan penyelidikan sendiri ...
Menolak Forum Khilafah Internasional
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:18 WIB

Menolak Forum Khilafah Internasional

Rencana Forum Khilafah Internasional yang akan diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Minggu (23/4) besok mendapatakan penolakan dari salah satu ...
Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:01 WIB

Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin menyatakan persoalan kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bukan ...