Senin, 20 November 2017 | 22.06 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Pengamat: Pelaku Korupsi Itu Perampok Berdasi

Pengamat: Pelaku Korupsi Itu Perampok Berdasi

Senin, 19 September 2016 - 12:23 WIB

IMG-17375

Irman Gusman keluar dari gedung KPK setelah diperiksa. (Kininews/Wahyu)

Jakarta, kini.co.id – Pengamat Politik, Maksimus Ramses Lalongkoe turut mengomentari Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Irman Gusman dan sejumlah pelaku lainnya.

Menurut pria yang akrab disapa Ramses ini, jika benar Ketua DPD RI, Irman Gusman terlibat praktek korupsi, tentu ini suatu tindakan memalukan bagi bangsa ini.

Berkaca pada tahun 2015 lalu saat menghadiri kegiatan Festival Antikorupsi di kota Bandung, Ketua DPD RI, Irman Gusman penah menyampaikan dengan tegas jika korupsi itu suatu kejahatan luar biasa sehingga pelakunya harus dihukum seberat-beratnya dan bila perlu harus dihukum mati seperti di negeri china.

“Iya saya juga mendapatkan informasi kalau Ketua DPD RI, Irman Gusman ditangkap KPK melalui Operasi Tangan Tangan Jumat malam. Kalau Dia benar ditangkap dan terlibat korupsi saya kira tindakan Irman suatu tindakan memilu dan memalukan bangsa ini. Irman inikan pernah omong di Bandung 2015 lalu saat hadiri kegiatan Festival antikorupsi Bandung, dia bilang korupsi itu kejahatan luar biasa maka pelakunya harus dihukum berat bahkan harus dihukum mati seperti di China, kan pernyataannya terbalik dengan situasi yang kita saksikan hari ini,” ujar Ramses kepada Kini.co.id, Senin (19/9).

Dosen Komunikasi Politik, Universitas Mercu Buana Jakarta ini menilai, perbuatan korupsi yang dilakukan para pejabat negara ini tidak lebih dari para perampok berdasi yang terus menerus bergentayangan dan merampok uang rakyat melalui kekuasaan yang mereka miliki.

Jika Irman Gusman lanjut pria yang biasa disapa Ramses ini, berpegang teguh pada ucapan sebelumnya dan mau menghargai rakyat Indonesia, semestinya perbuatan melawan hukum ini tidak perlu terjadi apalagi mereka-mereka ini menjadi contoh bagi generasi penerus bangsa ini.

“Saya pikir antara ucapan dan perbuatan sudah tidak sejalan. Contohnya pak Ketua DPD ini, sebelumnya ngomong hukuman mati bagi koruptor kok justeru dia yang lakukan perbuatan itu sekarang. Itu artinya perbuatan korupsi yang dilakukan pejabat negara ini tidak lebih dari para perampok berdasi yang terus bergentayangan dan merampok uang negara melalui kekuasaan yang mereka miliki”, tegasnya.

Seperti diberitakan, Jumat malam, Komisi Antirasua kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan dan kali ini menimpa Ketua DPD RI, Irman Gusman bersama sejumlah orang di rumah dinasnya. Saat ini penyidik KPK masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah nama yang ikut ditangkap KPK.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:17 WIB

Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero), Tbk, Pahala N Mansury menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan ...
PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR
Politik - Senin, 20 November 2017 - 17:12 WIB

PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR

Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Yandri Susanto mendesak Partai Golkar mengganti Setya Novanto dari kursi Ketua DPR RI. ...
Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:00 WIB

Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti

Wakapolri Komisaris Jenderal Syafrudin menegaskan kelanjutan proses hukum terhadap dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan pemalsuan surat dan ...
Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus  RUU Otsus Papua
Politik - Senin, 20 November 2017 - 16:01 WIB

Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus RUU Otsus Papua

Anggota Badan Legislasi DPR Sulaeman L. Hamzah menyatakan gelisah dengan nasib RUU Otsus Papua.Pasalnya, hingga saat ini RUU tersebut belum ...
Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap
Politik - Senin, 20 November 2017 - 15:42 WIB

Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap

Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sarifudin Sudding mengatakan, lembaganya segera mengambil sikap pacaspenahanan Ketua DPR Setya Novanto oleh KPK."Hari ini ...
Terkait Impor Tiang Pancang, Komisi VI: Akibat Rencana Pemerintah Kurang Matang
Ekonomi - Senin, 20 November 2017 - 15:33 WIB

Terkait Impor Tiang Pancang, Komisi VI: Akibat Rencana Pemerintah Kurang Matang

Bambang Haryo selaku Anggota Komisi VI DPR RI, sangat menyayangkan langkah yang diambil BUMN PT Waskiya Karya untuk mengimpor tiang ...