Kamis, 19 Januari 2017 | 09.22 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Fakta dari Kabar Penganiayaan Wanita oleh Krishna Murti

Fakta dari Kabar Penganiayaan Wanita oleh Krishna Murti

Senin, 19 September 2016 - 12:48 WIB

IMG-17376

Foto dari akun fake Novena Widjaya yang merupakan foto wanita yang mengaku bernama Alice Wara. (Kininews/Ist)

Jakarta, kini.co.id – Baru-baru ini, publik digemparkan dengan isu penganiayaan yang disebut-sebut melibatkan Kombes Khrisna Murti. Berita yang merebak lewat media sosial itu pun seketika menyulut reaksi berbagai kalangan masyarakat.

Namun ternyata, foto-foto yang tersebar itu merupakan foto palsu yang dikait-kaitkan dengan kekerasan yang dilakukan anggota Polri kepada wanita yang bernama Novena Widjaya.

Faktanya, foto-foto lebam itu bukan milik wanita yang bernama Novena melainkan Alicia Wara saat baru mengalami kecelakaan.

Bahkan Alicia Wara dalam keadaan sehat-sehat saja ketika bertemu wartawan. Tidak ada luka atau memar sama sekali di wajahnya.

Alice juga mengatakan sangat keberatan dengan berita kekerasan yang dikaitkan dengan dirinya dan Krishna Murti. Ia menjelaskan anak yang difoto tersebut merupakan anaknya bersama suaminya yang terdahulu, bukan Krishna.

Alice Wara juga menyatakan klarifikasi soal rekaman video anaknya yang memanggil ‘papa’ kepada Kombes Krishna Murti. Alice menyatakan tidak ada upaya untuk menjatuhkan Krishna dan meminta maaf atas rekaman video tersebut.

“Kesalahan saya terbesar adalah saya merekam satu video tanpa sepengetahuan Pak Krishna. Ini tidak lain hanya sebagai bentuk kebangaan saya melihat seorang seperti bapak Krishna mau bermain dengan anak saya,” katanya.

Ia mengaku bertemu Krishna saat dirinya meminta bantuan atas teror yang menimpa dirinya pada tahun 2015.

Alice tidak pernah bertemu lagi dengan Krishna. “Sekarang foto anak saya dengan Pak Krishna menyebar di medsos dan terjadi opini publik bahwa anak dalam foto itu anak saya dan luka-luka wajah saya yang saya upload di FB saya seolah-olah berkaitan dengan Pak Krishna,” tambahnya.

Atas hal itu, Alice pun meminta maaf kepada Krishna Murti. “Saya meminta maaf kepada Pak Krishna dan keluarga, dampak dari isu ini luar biasa. Saya yakin keluarga Pak Krishna dan Polri terganggu akibat peristiwa ini,” katanya.

“Niat tulus pak Krishna membantu saya malah membuat masalah bagi beliau dan mudah-mudahan ini memberi klarifikasi atas semua isu yang beredar di luar,” lanjutnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Din Syamsudin: Kekerasan Verbal Pemodal Lebih Berbahaya dari Ormas Radikal
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 07:48 WIB

Din Syamsudin: Kekerasan Verbal Pemodal Lebih Berbahaya dari Ormas Radikal

Setelah munculnya gesekan dalam sosial masyarakat, sejumlah pihak menginginkan pembubaran ormas-ormas radikal.Lucunya, ormas radikal selalu dikaitkan dengan ormas Islam sehingga ...
Besok Sylviana Murni Dipanggil Bareskrim
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 02:54 WIB

Besok Sylviana Murni Dipanggil Bareskrim

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bareskrim Polri menjadwalkan pemeriksaan mantan Walikota Jakarta Pusat Sylviana Murni sebagai saksi dalam kasus ...
Diberondong Pertanyaan Sensitif Watim MUI, Ini Jawaban Wiranto
Hukum - Rabu, 18 Januari 2017 - 23:57 WIB

Diberondong Pertanyaan Sensitif Watim MUI, Ini Jawaban Wiranto

Saat menghadiri pembukaan Rapat Pleno Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Watim-MUI), Mentri Polhukam Wiranto yang mewakili Presdien Jokowi, Rabu (18/1) ...
Din Syamsudin Minta Tidak Hakimi Ormas Islam sebagai Radikal
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 23:34 WIB

Din Syamsudin Minta Tidak Hakimi Ormas Islam sebagai Radikal

Dia meminta pemerintah agar tidak hanya memperhatikan kekerasan fisik yang terjadi di lapangan untuk membubarkan ormas radikal. "Tapi mari juga ...
PLN Komentar soal Pembengkakan Tarif Listrik di Bekasi Utara
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 19:55 WIB

PLN Komentar soal Pembengkakan Tarif Listrik di Bekasi Utara

Terkait dengan keluhan warga Taman Wisma Asri kepada pihak PLN Rayon Medan Satria, Bekasi Utara soal pembengkakan tarif listrik yang ...
Kerjasama TNI dan Pemerintah Belum Maksimal
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 19:48 WIB

Kerjasama TNI dan Pemerintah Belum Maksimal

Anggota Komisi l DPR RI, Bobby Adhityo Rizaldi menyebutkan kerjasama antar TNI dan pemerintah belum maksimal pada beberapa program. Dengan ...