Rabu, 26 Juli 2017 | 13.28 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Nasionalisme Mulai Hilang, Full Day School Segera Diterapkan

Nasionalisme Mulai Hilang, Full Day School Segera Diterapkan

Senin, 19 September 2016 - 14:19 WIB

IMG-17381

Presiden Jokowi di Balai Pertemuan Pondok Modern Gontor, Mlarak, Ponorogo, Jawa Timur. (Ist)

Ponorogo, kini.co.id – Presiden Joko Widodo memberi perhatian pada nilai nasionalisme dan moral bangsa Indonesia semakin bobrok. Terlebih, perilaku-perilaku amoral sekarang ini banyak dilakukan anak di bawah umur usia sekolah.

Untuk itu, Jokowi mengatakan akan menerapkan Full Day School yang belum lama ini diwacanakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Setelah banyak kontroversi, Jokowi tetap akan melakukan uji coba di beberapa provinsi di Indonesia.

“Sudah disampaikan akan ada full day school, akan kita coba di beberapa provinsi, untuk apa? Untuk menambahkan nilai-nilai yang berkaitan denga nilai-nilai itu. Tanpa itu ke-Indonesiaan kita akan hilang, karakter dan identitas kita akan hilang,” kata Jokowi di Balai Pertemuan Pondok Modern Gontor, Mlarak, Ponorogo, Jawa Timur, Senin (19/09/2016).

Jokowi mengatakan saat ini kondisi politik dan ekonomi Indonesia stabil. Ia mengatakan Indonesia memiliki sumber daya alam yang luar biasa sehingga butuh sumber daya manusia yang mumpuni dan berahlak baik.

Identitas bangsa, nilai jati diri bangsa, karakter, budi pekerti, sopan santun, nilai kerja keras, nilai optimisme, nilai-nilai islami, dikatakan Jokowi, adalah hal yang harus dipertahankan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kasus BLBI, Laksamana Sukardi Penuhi Panggilan KPK
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 13:19 WIB

Kasus BLBI, Laksamana Sukardi Penuhi Panggilan KPK

Laksmana Sukardi, Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akhrinya datang memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk ...
Idhzam Azis Resmi Jabat Kapolda Metro Jaya, Ini Alasan Tito
Peristiwa - Rabu, 26 Juli 2017 - 13:02 WIB

Idhzam Azis Resmi Jabat Kapolda Metro Jaya, Ini Alasan Tito

Pucuk pimpinan Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya resmi diganti dari Inspektur Jendral M Iriawan kepada Inspektur Jendral Idham Azis dalam ...
Aktivis: Ada Politik Saling Sandra di Tubuh Polisi
Peristiwa - Rabu, 26 Juli 2017 - 12:06 WIB

Aktivis: Ada Politik Saling Sandra di Tubuh Polisi

Genap 106 hari proses penyidikan yang dilakukan Polisi terkait teror penyiraman terhadap Novel Baswedan belum juga menemukan titik terang siapa ...
KPK Panggil Marisi Martondang Terkait Kasus Korupsi RS Udayana
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 11:59 WIB

KPK Panggil Marisi Martondang Terkait Kasus Korupsi RS Udayana

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Utama PT Mahkota Negara, Marisi Martondang terkait kasus tindak pidana korupsi ...
KPK: Penetapan Tersangka Terhadap Muchtar Effendi Tidak Berdasarkan Dendam
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 08:30 WIB

KPK: Penetapan Tersangka Terhadap Muchtar Effendi Tidak Berdasarkan Dendam

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa penetapan tersangka terhadap Muchtar Effendi tidak berdasarkan pada dendam pribadi. Hal itu membantah tudingan ...
KPK Perpanjang Masa Penahanan 2 Auditor BPK
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 08:17 WIB

KPK Perpanjang Masa Penahanan 2 Auditor BPK

Tersangka kasus suap dalam pemberian opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan keuangan Kemendes PDTT Tahun Anggaran 2016 yakni Rochmadi ...