Rabu, 18 Januari 2017 | 13.01 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Nasionalisme Mulai Hilang, Full Day School Segera Diterapkan

Nasionalisme Mulai Hilang, Full Day School Segera Diterapkan

Senin, 19 September 2016 - 14:19 WIB

IMG-17381

Presiden Jokowi di Balai Pertemuan Pondok Modern Gontor, Mlarak, Ponorogo, Jawa Timur. (Ist)

Ponorogo, kini.co.id – Presiden Joko Widodo memberi perhatian pada nilai nasionalisme dan moral bangsa Indonesia semakin bobrok. Terlebih, perilaku-perilaku amoral sekarang ini banyak dilakukan anak di bawah umur usia sekolah.

Untuk itu, Jokowi mengatakan akan menerapkan Full Day School yang belum lama ini diwacanakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Setelah banyak kontroversi, Jokowi tetap akan melakukan uji coba di beberapa provinsi di Indonesia.

“Sudah disampaikan akan ada full day school, akan kita coba di beberapa provinsi, untuk apa? Untuk menambahkan nilai-nilai yang berkaitan denga nilai-nilai itu. Tanpa itu ke-Indonesiaan kita akan hilang, karakter dan identitas kita akan hilang,” kata Jokowi di Balai Pertemuan Pondok Modern Gontor, Mlarak, Ponorogo, Jawa Timur, Senin (19/09/2016).

Jokowi mengatakan saat ini kondisi politik dan ekonomi Indonesia stabil. Ia mengatakan Indonesia memiliki sumber daya alam yang luar biasa sehingga butuh sumber daya manusia yang mumpuni dan berahlak baik.

Identitas bangsa, nilai jati diri bangsa, karakter, budi pekerti, sopan santun, nilai kerja keras, nilai optimisme, nilai-nilai islami, dikatakan Jokowi, adalah hal yang harus dipertahankan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
2016, BPJS Raup Rp 48,5 T dari Iuran
Ekonomi - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:34 WIB

2016, BPJS Raup Rp 48,5 T dari Iuran

Sepanjang tahun 2016, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan tealh meraup Rp48,53 triliun dari iuran. Jumlah ini naik 14 persen ...
Kapolri Perintahkan Usut Pengibaran Bendera Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid
Peristiwa - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:30 WIB

Kapolri Perintahkan Usut Pengibaran Bendera Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid

Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian memerintahkan jajarannya untuk menyelidiki dugaan penghinaan bendera Merah Putih bergambar pedang dan tulisan kalimat tauhid ...
Bahas Outlook 2017, Sri Mulyani Merapat ke DPR
Ekonomi - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:14 WIB

Bahas Outlook 2017, Sri Mulyani Merapat ke DPR

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani, mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, (18/1/2017). Ia datang untuk ...
FPI Tuntut Kapolda Jabar dan Metro Jaya Dicopot, Ini Kata Kapolri
Hukum - Rabu, 18 Januari 2017 - 11:28 WIB

FPI Tuntut Kapolda Jabar dan Metro Jaya Dicopot, Ini Kata Kapolri

Atas sejumlah hal, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab meminta Kapolri mencopot Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan ...
Kasus Pulomas Tuntas dalam Waktu Singkat, Kapolri Beri Penghargaan
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 11:01 WIB

Kasus Pulomas Tuntas dalam Waktu Singkat, Kapolri Beri Penghargaan

Kasus perampokan dan pembunuhan di rumah mewah kawasan Pulomas Jakarta Timur tuntas dalam waktu singkat. Bagaimana tidak, anggota Polda Metro ...
Ini Jawaban Panglima TNI dan Habib Rizieq soal FPI Disebut Anti Pancasila ?
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 10:44 WIB

Ini Jawaban Panglima TNI dan Habib Rizieq soal FPI Disebut Anti Pancasila ?

Ormas Islam, terutama Front Pembela Islam (FPI) kerap kali dituding sebagai ormas anti Pancasila. Ormas bentukan Habib Rizieq Shihab itu ...