Rabu, 18 Januari 2017 | 00.03 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Menunggu Bertahun-tahun, Murdaya Poo Mengaku Lega Bisa Ikut Tax Amnesti

Menunggu Bertahun-tahun, Murdaya Poo Mengaku Lega Bisa Ikut Tax Amnesti

Senin, 19 September 2016 - 16:07 WIB

IMG-17387

Kedua dari kanan Murdaya Widyawimarta Poo saat memberikan keterangan kepada media di Kantor DJP Jaksel, didampingi Wakil Ketua Apindo Suryadi Sasmita (pertama dari kanan) diterima Ka Kanwil DJP Jaksel-I, Sakli Anggoro, Senin (19/9/2016). (Kininews/RAKISA)

Jakarta, kini.co.id – Satu persatu pengusaha kelas kakap Indonesia mendaftarkan diri ikut serta program amnesti pajak atau tax amnesty. Sebelumnya sejumlah nama pengusaha ternama tanah air juga telah ikut program amnesti pajak, seperti Sofjan Wanandi, James Riady, Garibaldi Thohir, Erick Thohir, dan Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto.

Kali ini salah satu pengusaha keturunan Tionghoa, Poo Tjie Gwan atau Poo Djie Thiong atau biasa disapa Murdaya Widyawimarta Poo ikut menyukseskan program pemerintah tersebut.

Pengusaha terkaya versi majalah forbes dengan kekayaan mencapai USD2,1 miliar itu, Senin (19/9/2016) pagi tadi mendatangi Kanwil DJP Jakarta Selatan didampingi Wakil Ketua Umum Apindo, Suryadi Sasmita dan terima langsung Ka Kanwil DJP Jakarta Selatan I, Sakli Anggoro dilantai 24.

“Saya pribadi, adanya amnesti pajak ini sudah kita tunggu bertahun-bertahun. Amnesti pajak ini bisa terjadi kalau Presiden ini jujur dan ini keberanian Pak Jokowi. Kita sebagai pengusaha, kita sambut baik,” ujar Murdaya, di Kanwil DJP Jakara Selatan, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, Senin (19/9/2016) kepada awak media.

Ia mengaku telah menunggu selama bertahun-tahun agar pemerintah melaksanakan amnesti pajak. Tak hanya dia seorang, pengusaha lainnya pun menanti kebijakan pemerintah untuk mengampuni pajak pribadi atau badan yang hanya berlaku hingga 31 Maret 2017 ini.

Murdaya menjelaskan bahwa pelaporan harta dalam rangka mengikuti program amnesti pajak sangat mudah. Ditjen Pajak Kemenkeu telah memberi kemudahan bagi para pengusaha yang ingin berpartisipasi dalam program tersebut.

“Selama ini Ditjen Pajak dan pemerintah sangat membantu karena ini begitu kooperatif, kerja sama yang luar biasa. Saya sangat lega, apalagi umur saya yang sudah lumayan. Ada deklarasi dan repatriasi,” pungkas Murdaya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tak Hanya Sebagai Pembina GMBI, Kapolda Jabar Mengaku membina 35 Orgnisasi
Hukum - Selasa, 17 Januari 2017 - 23:40 WIB

Tak Hanya Sebagai Pembina GMBI, Kapolda Jabar Mengaku membina 35 Orgnisasi

Kapolda Jabar, Irjen Anton Charliyan secara gentle mengakui dirinya memang sebagai pembina ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI). Tak hanya ...
PLN Diduga Lakukan Pemerasan kepada Warga Bekasi Utara
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 22:17 WIB

PLN Diduga Lakukan Pemerasan kepada Warga Bekasi Utara

Achmad Sugandi (53) warga perumahan Taman Wisma Asri RT 006 RW 014, Kelurahan Teluk pucung, Kecamatan Bekasi Utara, mengaku ...
Anggaran Besar jadi Alat Kampanye Walikota Bekasi
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 22:13 WIB

Anggaran Besar jadi Alat Kampanye Walikota Bekasi

Praktisi Politik dan Pemilhan kepala daerah, Jiwang Jiputro, menduga program kartu sakti berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang diluncurkan oleh ...
Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:43 WIB

Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI

Komisi III DPR berjanji akan menindaklanjuti pengaduan yang disampaikan pimpinan Front Pembela Islam terkait dugaan penyalahgunaan jabatan yang dilakukan Kapolda ...
Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:21 WIB

Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III

Pimpinan GNPF-MUI dan FPI mengadukan beberapa persoalan kepada Komisi III DPR yang akhir-akhir mencuat, salah satunya terkait insiden penyerangan yang ...
Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 20:56 WIB

Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami

Laman www.bmkg.go.id menyebutkan gempa bumi mengguncang Aceh dan Sabang. Goncangan sekuat 5,6 SR itu tak berpotensi tsunami. Bunyi dalam pernyataan ...