Rabu, 22 Februari 2017 | 01.49 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Menunggu Bertahun-tahun, Murdaya Poo Mengaku Lega Bisa Ikut Tax Amnesti

Menunggu Bertahun-tahun, Murdaya Poo Mengaku Lega Bisa Ikut Tax Amnesti

Senin, 19 September 2016 - 16:07 WIB

IMG-17387

Kedua dari kanan Murdaya Widyawimarta Poo saat memberikan keterangan kepada media di Kantor DJP Jaksel, didampingi Wakil Ketua Apindo Suryadi Sasmita (pertama dari kanan) diterima Ka Kanwil DJP Jaksel-I, Sakli Anggoro, Senin (19/9/2016). (Kininews/RAKISA)

Jakarta, kini.co.id – Satu persatu pengusaha kelas kakap Indonesia mendaftarkan diri ikut serta program amnesti pajak atau tax amnesty. Sebelumnya sejumlah nama pengusaha ternama tanah air juga telah ikut program amnesti pajak, seperti Sofjan Wanandi, James Riady, Garibaldi Thohir, Erick Thohir, dan Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto.

Kali ini salah satu pengusaha keturunan Tionghoa, Poo Tjie Gwan atau Poo Djie Thiong atau biasa disapa Murdaya Widyawimarta Poo ikut menyukseskan program pemerintah tersebut.

Pengusaha terkaya versi majalah forbes dengan kekayaan mencapai USD2,1 miliar itu, Senin (19/9/2016) pagi tadi mendatangi Kanwil DJP Jakarta Selatan didampingi Wakil Ketua Umum Apindo, Suryadi Sasmita dan terima langsung Ka Kanwil DJP Jakarta Selatan I, Sakli Anggoro dilantai 24.

“Saya pribadi, adanya amnesti pajak ini sudah kita tunggu bertahun-bertahun. Amnesti pajak ini bisa terjadi kalau Presiden ini jujur dan ini keberanian Pak Jokowi. Kita sebagai pengusaha, kita sambut baik,” ujar Murdaya, di Kanwil DJP Jakara Selatan, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, Senin (19/9/2016) kepada awak media.

Ia mengaku telah menunggu selama bertahun-tahun agar pemerintah melaksanakan amnesti pajak. Tak hanya dia seorang, pengusaha lainnya pun menanti kebijakan pemerintah untuk mengampuni pajak pribadi atau badan yang hanya berlaku hingga 31 Maret 2017 ini.

Murdaya menjelaskan bahwa pelaporan harta dalam rangka mengikuti program amnesti pajak sangat mudah. Ditjen Pajak Kemenkeu telah memberi kemudahan bagi para pengusaha yang ingin berpartisipasi dalam program tersebut.

“Selama ini Ditjen Pajak dan pemerintah sangat membantu karena ini begitu kooperatif, kerja sama yang luar biasa. Saya sangat lega, apalagi umur saya yang sudah lumayan. Ada deklarasi dan repatriasi,” pungkas Murdaya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Riski Ditemukan tak Bernyawa
Nasional - Selasa, 21 Februari 2017 - 21:40 WIB

Riski Ditemukan tak Bernyawa

Korban tenggelam di Kali Pulo, Kecamatan Medan Satria, Muhammad Riski (16) berhasil ditemukan tim gabungan dari Basarnas dan BPBD Kota ...
Lima Lansia Dievakuasi BPBD Bekasi
Nasional - Selasa, 21 Februari 2017 - 21:31 WIB

Lima Lansia Dievakuasi BPBD Bekasi

Lima warga lansia, dan Satu dibawah umur yang sedang mengidap penyakit berhasil dievakuasi Satuan Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ...
SMK Ananda Bekasi Siap Laksanakan UNBK
Nasional - Selasa, 21 Februari 2017 - 21:27 WIB

SMK Ananda Bekasi Siap Laksanakan UNBK

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ananda yang berada di Jalan Prof. M Yamin, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur. Siap melaksanakan ...
Tandon kota Bekasi belum Berfungsi Optimal
Nasional - Selasa, 21 Februari 2017 - 20:59 WIB

Tandon kota Bekasi belum Berfungsi Optimal

Seluruh proyek kolam retensi atau tandon yang dibangun sejak 2015 hingga 2016 di wilayah Kota Bekasi hingga kini belum berfungsi ...
Nyali Habib Rizieq Dianggap Rontok Terbantahkan !
Peristiwa - Selasa, 21 Februari 2017 - 20:18 WIB

Nyali Habib Rizieq Dianggap Rontok Terbantahkan !

Kehadiran Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab ditengah-tengah massa ratusan ribu aksi 212 jilid II di DPR, ...
Banjir Jakarta, PKS Minta Masyarakat Tidak Menyalahkan Siapapun
Peristiwa - Selasa, 21 Februari 2017 - 19:49 WIB

Banjir Jakarta, PKS Minta Masyarakat Tidak Menyalahkan Siapapun

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman mengimbau kepada semua lapisan masyarakat untuk tidak menyalahkan siapa pun terhadap bencana ...