Senin, 26 Juni 2017 | 00.16 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>ITW Desak Kapolri Usut Pungli di Samsat Polda Metro Jaya

ITW Desak Kapolri Usut Pungli di Samsat Polda Metro Jaya

Rabu, 21 September 2016 - 15:25 WIB

IMG-17425

Samsat Metro Jaya. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Indonesia Traffic Watch (ITW) mendesak Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mengusut dugaan praktik pungutan liar (Pungli) yang mencapai ratusan juta perharinya di Samsat Polda Metro Jaya.

“Hasil penelusuran kita selama dua bulan terakhir di Samsat Polda, kita temukan fakta adanya praktik pungli di sana,” ujar Ketua Presidium ITW Edison Siahaan melalui keterangan yang diterima Kini.co.id pada Rabu (21/9/2016).

Edison mengungkapkan, dugaan praktik pungli tersebut dilakukan bukan langsung dari masyarakat wajib pajak (WP) melainkan para petugas biro jasa show room yang sehari-hari mengurus ribuan STNK kendaraan baru di Samsat Polda Metro Jaya.

“Praktik pungli itu terjadi di loket checklist formulir A, B dan C serta loket pendaftaran kendaraan baru. Untuk chek list formulir, para biro jasa wajib membayar sebesar Rp255,000 per berkas. Sedangkan di loket pendaftaran kendaraan baru yang berada di lantai dua gedung Samsat, para petugas biro jasa dipatok membayar sebesar Rp 186.000 per satu berkas untuk mobil dan Rp 135.000 untuk kendaraan roda dua,” terangnya.

Edison menjelaskan, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No 50 tahun 2010 tentang pendapatan negara bukan pajak (PNBP)yang berlaku di Polri, chek list formulir dan pendaftaran kendaraan baru tidak dikenakan biaya.

“Bahkan, semua biaya untuk penerbitan STNK sudah tercantum di lembaran STNK, yang melalui proses hingga terbit resi STNK, barulah bisa dibayar sesuai dengan jumlah yang tertera di lembaran STNK,” tuturnya.

Anehnya, lanjut Edison, para petugas biro jasa itu tidak keberatan untuk membayar, meskipun tidak sesuai dengan ketentuan PP nomor 50 tahun 2010. Alasanya, karena semua biaya untuk pengurusan STNK dan BPKB sudah dibebankan kepada pembeli mobil.

“Mereka bilang gak ada masalah, karena pembeli kendaraan yang menanggungnya,” ucapnya.

Sementara, berdasarkan data Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya jumlah pendaftaran kendaraan baru setiap harinya mencapai 1.500 unit kendaraan roda empat sedangkan untuk roda dua mencapai 4.000 unit.

Untuk diketahui, jika dihitung secara sederhana, uang hasil pungli hanya di loket pendaftaran dan chek list formulir mencapai Rp 1,7 miliar perhari.

Dengan rincian, pendaftaran kendaraan roda empat baru sebanyak 1500 unit dikali Rp 186.000 jumlahnya sebesar Rp 279.000.000.Sedangkan untuk pendaftaran 4.000 unit motor baru dikali Rp 135.000 jumlahnya sebesar Rp540.000.000 setiap harinya. Ditambah lagi dari chek list formulir jika dihitung secara global mencapai Rp 255.000.000 per hari.

Untuk itu, ITW mendesak Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengusut dugaan praktik pungli yang telah merugikan masyarakat tersebut. Apalagi Korps Lantas Polri akan merayakan HUT ke 61 tahun pada 22 September 2016 mendatang.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 23:02 WIB

Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, pemerintah mendukung aparat kepolisian untuk menindak pelaku penyerangan di Mapolda Sumatera Utara, Minggu (25/6) dini ...
GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:46 WIB

GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran

Pengurus GNPF-MUI berharap agar hubungannya dengan pemerintah dapat mencair usai Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah."Kami diterima Presiden dalam rangka ...
Ini Poin-poin Hasil Pertemuan Jokowi dengan GNPF-MUI
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:32 WIB

Ini Poin-poin Hasil Pertemuan Jokowi dengan GNPF-MUI

Tim GNPF-MUI menggelar pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (25/6). Pertemuan Presiden dengan GNPF MUI cukup mendadak ...
Polisi Geledah Percetakan Logo IS usai Penyerangan Mapolda Sumut
Nasional - Minggu, 25 Juni 2017 - 21:37 WIB

Polisi Geledah Percetakan Logo IS usai Penyerangan Mapolda Sumut

Paska insiden penyerangan yang dilakukan Hendra dan Sawaludin Pakhpahan, yang diduga merupakan pendukung Islamic State terhadap anggota polisi di ...
Dua Orang Pelaku Diduga Pendukung IS Serang Anggota Polda Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 20:59 WIB

Dua Orang Pelaku Diduga Pendukung IS Serang Anggota Polda Sumut

Dua orang pelaku yang diduga merupakan pendukung Islamic State , melakukan penyerangan terhadap dua anggota Polda Sumatera Utara yang tengah ...
Ketua GNPF-MUI: Berislamlah Secara Kaffah, Jangan Berikan yang Sisa
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 11:01 WIB

Ketua GNPF-MUI: Berislamlah Secara Kaffah, Jangan Berikan yang Sisa

Ketua GNPF-MUI, KH Bachtiar Nasir dalam khutbah Idul Fitri 1438 Hijriyah di Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan, Minggu (25/6) menyebutkan ...