Rabu, 25 April 2018 | 03.56 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>ITW Desak Kapolri Usut Pungli di Samsat Polda Metro Jaya

ITW Desak Kapolri Usut Pungli di Samsat Polda Metro Jaya

Rabu, 21 September 2016 - 15:25 WIB

IMG-17425

Samsat Metro Jaya. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Indonesia Traffic Watch (ITW) mendesak Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mengusut dugaan praktik pungutan liar (Pungli) yang mencapai ratusan juta perharinya di Samsat Polda Metro Jaya.

“Hasil penelusuran kita selama dua bulan terakhir di Samsat Polda, kita temukan fakta adanya praktik pungli di sana,” ujar Ketua Presidium ITW Edison Siahaan melalui keterangan yang diterima Kini.co.id pada Rabu (21/9/2016).

Edison mengungkapkan, dugaan praktik pungli tersebut dilakukan bukan langsung dari masyarakat wajib pajak (WP) melainkan para petugas biro jasa show room yang sehari-hari mengurus ribuan STNK kendaraan baru di Samsat Polda Metro Jaya.

“Praktik pungli itu terjadi di loket checklist formulir A, B dan C serta loket pendaftaran kendaraan baru. Untuk chek list formulir, para biro jasa wajib membayar sebesar Rp255,000 per berkas. Sedangkan di loket pendaftaran kendaraan baru yang berada di lantai dua gedung Samsat, para petugas biro jasa dipatok membayar sebesar Rp 186.000 per satu berkas untuk mobil dan Rp 135.000 untuk kendaraan roda dua,” terangnya.

Edison menjelaskan, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No 50 tahun 2010 tentang pendapatan negara bukan pajak (PNBP)yang berlaku di Polri, chek list formulir dan pendaftaran kendaraan baru tidak dikenakan biaya.

“Bahkan, semua biaya untuk penerbitan STNK sudah tercantum di lembaran STNK, yang melalui proses hingga terbit resi STNK, barulah bisa dibayar sesuai dengan jumlah yang tertera di lembaran STNK,” tuturnya.

Anehnya, lanjut Edison, para petugas biro jasa itu tidak keberatan untuk membayar, meskipun tidak sesuai dengan ketentuan PP nomor 50 tahun 2010. Alasanya, karena semua biaya untuk pengurusan STNK dan BPKB sudah dibebankan kepada pembeli mobil.

“Mereka bilang gak ada masalah, karena pembeli kendaraan yang menanggungnya,” ucapnya.

Sementara, berdasarkan data Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya jumlah pendaftaran kendaraan baru setiap harinya mencapai 1.500 unit kendaraan roda empat sedangkan untuk roda dua mencapai 4.000 unit.

Untuk diketahui, jika dihitung secara sederhana, uang hasil pungli hanya di loket pendaftaran dan chek list formulir mencapai Rp 1,7 miliar perhari.

Dengan rincian, pendaftaran kendaraan roda empat baru sebanyak 1500 unit dikali Rp 186.000 jumlahnya sebesar Rp 279.000.000.Sedangkan untuk pendaftaran 4.000 unit motor baru dikali Rp 135.000 jumlahnya sebesar Rp540.000.000 setiap harinya. Ditambah lagi dari chek list formulir jika dihitung secara global mencapai Rp 255.000.000 per hari.

Untuk itu, ITW mendesak Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengusut dugaan praktik pungli yang telah merugikan masyarakat tersebut. Apalagi Korps Lantas Polri akan merayakan HUT ke 61 tahun pada 22 September 2016 mendatang.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...