Jumat, 20 Januari 2017 | 06.28 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>ITW Desak Kapolri Usut Pungli di Samsat Polda Metro Jaya

ITW Desak Kapolri Usut Pungli di Samsat Polda Metro Jaya

Rabu, 21 September 2016 - 15:25 WIB

IMG-17425

Samsat Metro Jaya. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Indonesia Traffic Watch (ITW) mendesak Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mengusut dugaan praktik pungutan liar (Pungli) yang mencapai ratusan juta perharinya di Samsat Polda Metro Jaya.

“Hasil penelusuran kita selama dua bulan terakhir di Samsat Polda, kita temukan fakta adanya praktik pungli di sana,” ujar Ketua Presidium ITW Edison Siahaan melalui keterangan yang diterima Kini.co.id pada Rabu (21/9/2016).

Edison mengungkapkan, dugaan praktik pungli tersebut dilakukan bukan langsung dari masyarakat wajib pajak (WP) melainkan para petugas biro jasa show room yang sehari-hari mengurus ribuan STNK kendaraan baru di Samsat Polda Metro Jaya.

“Praktik pungli itu terjadi di loket checklist formulir A, B dan C serta loket pendaftaran kendaraan baru. Untuk chek list formulir, para biro jasa wajib membayar sebesar Rp255,000 per berkas. Sedangkan di loket pendaftaran kendaraan baru yang berada di lantai dua gedung Samsat, para petugas biro jasa dipatok membayar sebesar Rp 186.000 per satu berkas untuk mobil dan Rp 135.000 untuk kendaraan roda dua,” terangnya.

Edison menjelaskan, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No 50 tahun 2010 tentang pendapatan negara bukan pajak (PNBP)yang berlaku di Polri, chek list formulir dan pendaftaran kendaraan baru tidak dikenakan biaya.

“Bahkan, semua biaya untuk penerbitan STNK sudah tercantum di lembaran STNK, yang melalui proses hingga terbit resi STNK, barulah bisa dibayar sesuai dengan jumlah yang tertera di lembaran STNK,” tuturnya.

Anehnya, lanjut Edison, para petugas biro jasa itu tidak keberatan untuk membayar, meskipun tidak sesuai dengan ketentuan PP nomor 50 tahun 2010. Alasanya, karena semua biaya untuk pengurusan STNK dan BPKB sudah dibebankan kepada pembeli mobil.

“Mereka bilang gak ada masalah, karena pembeli kendaraan yang menanggungnya,” ucapnya.

Sementara, berdasarkan data Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya jumlah pendaftaran kendaraan baru setiap harinya mencapai 1.500 unit kendaraan roda empat sedangkan untuk roda dua mencapai 4.000 unit.

Untuk diketahui, jika dihitung secara sederhana, uang hasil pungli hanya di loket pendaftaran dan chek list formulir mencapai Rp 1,7 miliar perhari.

Dengan rincian, pendaftaran kendaraan roda empat baru sebanyak 1500 unit dikali Rp 186.000 jumlahnya sebesar Rp 279.000.000.Sedangkan untuk pendaftaran 4.000 unit motor baru dikali Rp 135.000 jumlahnya sebesar Rp540.000.000 setiap harinya. Ditambah lagi dari chek list formulir jika dihitung secara global mencapai Rp 255.000.000 per hari.

Untuk itu, ITW mendesak Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengusut dugaan praktik pungli yang telah merugikan masyarakat tersebut. Apalagi Korps Lantas Polri akan merayakan HUT ke 61 tahun pada 22 September 2016 mendatang.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Siswa SMA di Bekasi Terlibat Prostitusi Online
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 23:17 WIB

Siswa SMA di Bekasi Terlibat Prostitusi Online

Empat orang pelaku berhasil diamankan Polres Metropolitan Bekasi Kota terkait dugaan kasus prostitusi online yang melibatkan anak di usia dini ...
Ini Modus Operandi Skandal Emirsyah Satar dengan Rolls Royce
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 21:17 WIB

Ini Modus Operandi Skandal Emirsyah Satar dengan Rolls Royce

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil membongkar praktik suap antara petinggi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia dengan perusahaan terkemuka Rolls ...
KPK : Skandal Emirsyah Satar Tergolong Korupsi Lintas Negara
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 20:47 WIB

KPK : Skandal Emirsyah Satar Tergolong Korupsi Lintas Negara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan mantan Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar menjadi tersangka kasus dugaan suap ...
Pasar Senen Terbakar, Ahok Salahkan Pedagang
Peristiwa - Kamis, 19 Januari 2017 - 19:29 WIB

Pasar Senen Terbakar, Ahok Salahkan Pedagang

Ribuan kios di Pasar Senen, Jakarta Pusat yang ludes terbakar, Kamis (19/1) pagi tadi, disayangkan Gubernur DKI Jakarta non aktif ...
KPK Tetapkan Mantan Dirut Garuda jadi Tersangka
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 18:14 WIB

KPK Tetapkan Mantan Dirut Garuda jadi Tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar menjadi tersangka. Ia diduga menerima ...
Ditetapkan Menjadi Tersangka oleh KPK, Garuda : Kami Akan Kooperatif
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 16:06 WIB

Ditetapkan Menjadi Tersangka oleh KPK, Garuda : Kami Akan Kooperatif

Vice President Corporate Communication Garuda Indonesia Benny S Butarbutar, mengatakan pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada KPK dalam penuntasan kasus dugaan ...