Rabu, 13 Desember 2017 | 10.18 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>ITW Desak Kapolri Usut Pungli di Samsat Polda Metro Jaya

ITW Desak Kapolri Usut Pungli di Samsat Polda Metro Jaya

Rabu, 21 September 2016 - 15:25 WIB

IMG-17425

Samsat Metro Jaya. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Indonesia Traffic Watch (ITW) mendesak Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mengusut dugaan praktik pungutan liar (Pungli) yang mencapai ratusan juta perharinya di Samsat Polda Metro Jaya.

“Hasil penelusuran kita selama dua bulan terakhir di Samsat Polda, kita temukan fakta adanya praktik pungli di sana,” ujar Ketua Presidium ITW Edison Siahaan melalui keterangan yang diterima Kini.co.id pada Rabu (21/9/2016).

Edison mengungkapkan, dugaan praktik pungli tersebut dilakukan bukan langsung dari masyarakat wajib pajak (WP) melainkan para petugas biro jasa show room yang sehari-hari mengurus ribuan STNK kendaraan baru di Samsat Polda Metro Jaya.

“Praktik pungli itu terjadi di loket checklist formulir A, B dan C serta loket pendaftaran kendaraan baru. Untuk chek list formulir, para biro jasa wajib membayar sebesar Rp255,000 per berkas. Sedangkan di loket pendaftaran kendaraan baru yang berada di lantai dua gedung Samsat, para petugas biro jasa dipatok membayar sebesar Rp 186.000 per satu berkas untuk mobil dan Rp 135.000 untuk kendaraan roda dua,” terangnya.

Edison menjelaskan, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No 50 tahun 2010 tentang pendapatan negara bukan pajak (PNBP)yang berlaku di Polri, chek list formulir dan pendaftaran kendaraan baru tidak dikenakan biaya.

“Bahkan, semua biaya untuk penerbitan STNK sudah tercantum di lembaran STNK, yang melalui proses hingga terbit resi STNK, barulah bisa dibayar sesuai dengan jumlah yang tertera di lembaran STNK,” tuturnya.

Anehnya, lanjut Edison, para petugas biro jasa itu tidak keberatan untuk membayar, meskipun tidak sesuai dengan ketentuan PP nomor 50 tahun 2010. Alasanya, karena semua biaya untuk pengurusan STNK dan BPKB sudah dibebankan kepada pembeli mobil.

“Mereka bilang gak ada masalah, karena pembeli kendaraan yang menanggungnya,” ucapnya.

Sementara, berdasarkan data Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya jumlah pendaftaran kendaraan baru setiap harinya mencapai 1.500 unit kendaraan roda empat sedangkan untuk roda dua mencapai 4.000 unit.

Untuk diketahui, jika dihitung secara sederhana, uang hasil pungli hanya di loket pendaftaran dan chek list formulir mencapai Rp 1,7 miliar perhari.

Dengan rincian, pendaftaran kendaraan roda empat baru sebanyak 1500 unit dikali Rp 186.000 jumlahnya sebesar Rp 279.000.000.Sedangkan untuk pendaftaran 4.000 unit motor baru dikali Rp 135.000 jumlahnya sebesar Rp540.000.000 setiap harinya. Ditambah lagi dari chek list formulir jika dihitung secara global mencapai Rp 255.000.000 per hari.

Untuk itu, ITW mendesak Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengusut dugaan praktik pungli yang telah merugikan masyarakat tersebut. Apalagi Korps Lantas Polri akan merayakan HUT ke 61 tahun pada 22 September 2016 mendatang.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Ini yang Janggal Dalam Dakwaan Novanto Menurut Pengacara
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 10:16 WIB

Ini yang Janggal Dalam Dakwaan Novanto Menurut Pengacara

Pengacara Ketua DPR RI, Setya Novanto, Maqdir Ismail mengatakan pihaknya sudah menerima dan membaca surat dakwaan Jaksa KPK terhadap kliennya. ...
Kuasa Hukum Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 09:10 WIB

Kuasa Hukum Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor

Kuasa Hukum Setya Novanto, Firman Wijaya tiba di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang ada di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.Firman tiba ...
Susunan Majelis Hakim yang Sidangkan Perkara Novanto
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 08:29 WIB

Susunan Majelis Hakim yang Sidangkan Perkara Novanto

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat telah menetapkan susunan Majelis Hakim dalam perkara korupsi pengadaan e-KTP (Kartu Tanda Penduduk berbasis ...
Pimpinan KPK Pantau Sidang Novanto
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 08:26 WIB

Pimpinan KPK Pantau Sidang Novanto

Sidang kasus dugaan korupsi megaproyek pengadaan e-KTP, dengan tersangka Setya Novanto, akan mulai digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu, 13 ...
KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 01:11 WIB

KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pencegahan terhadap dua pengusaha dari PT Sumber Swarna, Joe Fandy Yoesman dan Ali Tonang bepergian ...
Seminar ‘Jejak pelacur arab  dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi
Pendidikan - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:54 WIB

Seminar ‘Jejak pelacur arab dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi

Penyelenggaraan seminar bertajuk "Jejak Pelacur Arab dalam Seni Baca Al Qur'an" yang digelar UIN Sumatera Utara, Senin (11/12) disesalkan ...