Rabu, 18 Januari 2017 | 12.58 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Jumlah Korban Banjir Bandang Garut Bertambah Jadi 19

Jumlah Korban Banjir Bandang Garut Bertambah Jadi 19

Rabu, 21 September 2016 - 22:46 WIB

IMG-17429

banjir garut yang telah surut, setidaknya sudah ada 30 orang meninggal dunia diakibatkan banjir. (foto: Istimewa)

Garut, kini.co.id – Banjir bandang Garut yang merenggut korban nyawa, hingga kini telah menjadi 19 orang dinyatakan meninggal. Jenazah yang divakuasi langsung dibawa ke RS TNI AD Guntur, Garut, Jawa Barat untuk proses itendifikasi.

Dari hasil identifikasi hingga pukul sekira 15.00 WIB, Rabu (21/9/2016), 19 orang tersebut berhasil diidentifikasi dengan data nama para korban sebagai berikut :

1. H Nawawi (65) 2. Iis (35) 3. Irsyad (8) 4. Ahmad (3,5) 5. Resal (4 bulan) 6. Deni (23) 7. Siti (38) 8. Santi (38) 9. Revina (7) 10. Nunung (75) 11. Sari (25) 12. Jana (35) 13. Aceng Taryana (50) 14. Welis (25) 15. Nuryati (58) 16. Ny.X (25) 17. Anak perempuan berumur 6 tahun 18. Anak perempuan berumur 4 tahun 19. Fika (4)

Para korban meninggal dunia dievakuasi dari beberapa tempat yang berbeda, yakni Kampung Bjong Larang, Lapang Paris dan Kampung Cimacan.

Sementara itu, korban selamat yang masih menjalani perawatan di RS TNI AD Guntur saat ini berjumlah 37 korban.

Sementara itu, Walikota Bandung Ridwan Kamil, telah mengimbau kepada seluruh masyarakat Bandung yang ingin berdonasi agar mengumpulkan bantuan di keluarahan setempat. Dimana bantuan tersebut akan disalurkan melalui Pemerintah Kota Bandung untuk korban Garut dan Sumedang.

“Warga Bandung mari kita bantu mereka yg terkena bencana, bantuan baju, obat2an dan uang bisa dititipkan ke kelurahan masing2 untuk dikoordinasikan Pemkot kepada yang membutuhkan di Garut dan Sumedang. Hatur Nuhun,” ujar walikota Bandung yang akrab disapa kang Emil.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
2016, BPJS Raup Rp 48,5 T dari Iuran
Ekonomi - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:34 WIB

2016, BPJS Raup Rp 48,5 T dari Iuran

Sepanjang tahun 2016, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan tealh meraup Rp48,53 triliun dari iuran. Jumlah ini naik 14 persen ...
Kapolri Perintahkan Usut Pengibaran Bendera Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid
Peristiwa - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:30 WIB

Kapolri Perintahkan Usut Pengibaran Bendera Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid

Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian memerintahkan jajarannya untuk menyelidiki dugaan penghinaan bendera Merah Putih bergambar pedang dan tulisan kalimat tauhid ...
Bahas Outlook 2017, Sri Mulyani Merapat ke DPR
Ekonomi - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:14 WIB

Bahas Outlook 2017, Sri Mulyani Merapat ke DPR

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani, mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, (18/1/2017). Ia datang untuk ...
FPI Tuntut Kapolda Jabar dan Metro Jaya Dicopot, Ini Kata Kapolri
Hukum - Rabu, 18 Januari 2017 - 11:28 WIB

FPI Tuntut Kapolda Jabar dan Metro Jaya Dicopot, Ini Kata Kapolri

Atas sejumlah hal, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab meminta Kapolri mencopot Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan ...
Kasus Pulomas Tuntas dalam Waktu Singkat, Kapolri Beri Penghargaan
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 11:01 WIB

Kasus Pulomas Tuntas dalam Waktu Singkat, Kapolri Beri Penghargaan

Kasus perampokan dan pembunuhan di rumah mewah kawasan Pulomas Jakarta Timur tuntas dalam waktu singkat. Bagaimana tidak, anggota Polda Metro ...
Ini Jawaban Panglima TNI dan Habib Rizieq soal FPI Disebut Anti Pancasila ?
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 10:44 WIB

Ini Jawaban Panglima TNI dan Habib Rizieq soal FPI Disebut Anti Pancasila ?

Ormas Islam, terutama Front Pembela Islam (FPI) kerap kali dituding sebagai ormas anti Pancasila. Ormas bentukan Habib Rizieq Shihab itu ...