Rabu, 26 Juli 2017 | 13.28 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Jumlah Korban Banjir Bandang Garut Bertambah Jadi 19

Jumlah Korban Banjir Bandang Garut Bertambah Jadi 19

Rabu, 21 September 2016 - 22:46 WIB

IMG-17429

banjir garut yang telah surut, setidaknya sudah ada 30 orang meninggal dunia diakibatkan banjir. (foto: Istimewa)

Garut, kini.co.id – Banjir bandang Garut yang merenggut korban nyawa, hingga kini telah menjadi 19 orang dinyatakan meninggal. Jenazah yang divakuasi langsung dibawa ke RS TNI AD Guntur, Garut, Jawa Barat untuk proses itendifikasi.

Dari hasil identifikasi hingga pukul sekira 15.00 WIB, Rabu (21/9/2016), 19 orang tersebut berhasil diidentifikasi dengan data nama para korban sebagai berikut :

1. H Nawawi (65) 2. Iis (35) 3. Irsyad (8) 4. Ahmad (3,5) 5. Resal (4 bulan) 6. Deni (23) 7. Siti (38) 8. Santi (38) 9. Revina (7) 10. Nunung (75) 11. Sari (25) 12. Jana (35) 13. Aceng Taryana (50) 14. Welis (25) 15. Nuryati (58) 16. Ny.X (25) 17. Anak perempuan berumur 6 tahun 18. Anak perempuan berumur 4 tahun 19. Fika (4)

Para korban meninggal dunia dievakuasi dari beberapa tempat yang berbeda, yakni Kampung Bjong Larang, Lapang Paris dan Kampung Cimacan.

Sementara itu, korban selamat yang masih menjalani perawatan di RS TNI AD Guntur saat ini berjumlah 37 korban.

Sementara itu, Walikota Bandung Ridwan Kamil, telah mengimbau kepada seluruh masyarakat Bandung yang ingin berdonasi agar mengumpulkan bantuan di keluarahan setempat. Dimana bantuan tersebut akan disalurkan melalui Pemerintah Kota Bandung untuk korban Garut dan Sumedang.

“Warga Bandung mari kita bantu mereka yg terkena bencana, bantuan baju, obat2an dan uang bisa dititipkan ke kelurahan masing2 untuk dikoordinasikan Pemkot kepada yang membutuhkan di Garut dan Sumedang. Hatur Nuhun,” ujar walikota Bandung yang akrab disapa kang Emil.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kasus BLBI, Laksamana Sukardi Penuhi Panggilan KPK
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 13:19 WIB

Kasus BLBI, Laksamana Sukardi Penuhi Panggilan KPK

Laksmana Sukardi, Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akhrinya datang memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk ...
Idhzam Azis Resmi Jabat Kapolda Metro Jaya, Ini Alasan Tito
Peristiwa - Rabu, 26 Juli 2017 - 13:02 WIB

Idhzam Azis Resmi Jabat Kapolda Metro Jaya, Ini Alasan Tito

Pucuk pimpinan Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya resmi diganti dari Inspektur Jendral M Iriawan kepada Inspektur Jendral Idham Azis dalam ...
Aktivis: Ada Politik Saling Sandra di Tubuh Polisi
Peristiwa - Rabu, 26 Juli 2017 - 12:06 WIB

Aktivis: Ada Politik Saling Sandra di Tubuh Polisi

Genap 106 hari proses penyidikan yang dilakukan Polisi terkait teror penyiraman terhadap Novel Baswedan belum juga menemukan titik terang siapa ...
KPK Panggil Marisi Martondang Terkait Kasus Korupsi RS Udayana
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 11:59 WIB

KPK Panggil Marisi Martondang Terkait Kasus Korupsi RS Udayana

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Utama PT Mahkota Negara, Marisi Martondang terkait kasus tindak pidana korupsi ...
KPK: Penetapan Tersangka Terhadap Muchtar Effendi Tidak Berdasarkan Dendam
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 08:30 WIB

KPK: Penetapan Tersangka Terhadap Muchtar Effendi Tidak Berdasarkan Dendam

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa penetapan tersangka terhadap Muchtar Effendi tidak berdasarkan pada dendam pribadi. Hal itu membantah tudingan ...
KPK Perpanjang Masa Penahanan 2 Auditor BPK
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 08:17 WIB

KPK Perpanjang Masa Penahanan 2 Auditor BPK

Tersangka kasus suap dalam pemberian opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan keuangan Kemendes PDTT Tahun Anggaran 2016 yakni Rochmadi ...